home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Waduh! Stres Bisa Membuat Wajah Anda Tampak Lebih Tua Dibanding Teman Seumuran

Waduh! Stres Bisa Membuat Wajah Anda Tampak Lebih Tua Dibanding Teman Seumuran

Mulai dari masalah di tempat kerja, bertengkar dengan teman, atau masalah rumah tangga, semua orang pasti pernah mengalami stres setidaknya satu kali seumur hidupnya. Namun jangan biarkan pikiran kalut dan gundah gulana berlama-lama. Pasalnya, ungkapan yang bilang bahwa stres bikin cepat tua bukan sekadar kabar burung belaka. Jika stres tidak ditangani, Anda bisa benar-benar terlihat lebih tua daripada teman sebaya Anda, lho!

Apa yang terjadi pada tubuh saat stres?

Stres biasanya dimulai dari rasa kewalahan akibat banyaknya tekanan dari luar dan dalam diri yang telah berlangsung cukup lama — baik secara fisik, mental, dan emosional. Ketika Anda dilanda stres, tubuh Anda membaca adanya serangan atau ancaman. Sebagai mekanisme perlindungan diri, tubuh akan memproduksi berbagai hormon stres seperti adrenalin, kortisol, dan norepinefrin. Peningkatan produksi hormon stres ini membuat denyut jantung meningkat, pernapasan lebih cepat, otot menegang, dan tekanan darah Anda naik.

Kenapa stres bikin cepat tua?

Kulit adalah organ yang paling pertama merasakan segala perubahan dari lingkungan luar — perubahan suhu panas-dingin, paparan bahan kimia berbahaya, hingga tekanan yang bisa merusak kulit. Kulit mengerjakan tugasnya ini lewat reseptor rasa sakit yang tertanam di bawah lapisan kulit bernama nosiseptor. Kulit juga peran untuk merespon berbagai peradangan dan gangguan sistem kekebalan tubuh.

Menurut penelitian terbitan Journal of Inflammation & Allergy Drug Targets, otak melepaskan hormon pelepas kortikotropin atau CRH. Setelahnya, CRH merangsang kelenjar pituitari untuk melepaskan ACTH dan merangsang kelenjar adrenal untuk melepaskan hormon stres kortisol. Salah satu efek hormon kortisol adalah membuat kulit cepat mengendur. Hormon kortisol disinyalir juga memperparah produksi minyak alami (sebum) dan menyebabkan jerawat. Itu sebabnya stres bikin cepat tua.

Lantas, bagaimana cara meringankan efek stres pada kulit?

Anda mungkin tidak bisa menghindari stres, tapi Anda bisa mencoba beberapa cara untuk menangani efek stres pada kulit dengan lebih baik. Berikut beberapa caranya, seperti yang dilansir dari Web MD:

  • Biarpun Anda lelah dan stres, jangan lupa untuk tetap merawat kulit. Mencuci muka, menggunakan pelembab, ataupun memakai tabir surya.
  • Lakukan olahraga secara teratur. Olahraga memiliki manfaat yang baik untuk kulit.
  • Luangkan waktu bagi diri Anda untuk melakukan sesuatu yang disukai, bahkan jika Anda hanya memiliki waktu 10 menit.
  • Cobalah pergi ke tempat yang Anda sukai.
  • Cobalah pelajari teknik latihan pernapasan, yoga, dan meditasi.
  • Tidur yang cukup. Tujuh sampai 8 jam setiap malam sangat ideal.
  • Coba beranilah untuk katakan tidak pada hal-hal yang memang tidak Anda sukai dan hanya menjadi beban untuk Anda.
  • Bicaralah dengan seseorang yang Anda percaya. Carilah dukungan dari teman atau bahkan bantuan medis profesional.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Brain-Skin Connection: Stress, Inflammation and Skin Aging.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4082169/. Accessed 29/11/2017.

Effects of Stress on Your Skin.

https://www.webmd.com/beauty/the-effects-of-stress-on-your-skin. Accessed 29/11/2017.

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari Diperbarui 30/11/2017
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x