Apa yang Menyebabkan Tumbuhnya Rambut Uban?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sama seperti warna kulit, warna rambut asli setiap orang bisa berbeda karena dipengaruhi oleh jumlah melanin atau pigmen pewarna dalam rambut. Semakin banyak melanin yang Anda miliki, semakin gelap pula warna rambut Anda. Lantas, apa yang menyebabkan orang tua punya rambut uban khas abu keputihan? Terlebih, kenapa orang-orang muda bisa beruban, padahal belum berumur? Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang uban.

Kenapa bisa muncul rambut uban?

Banyak orang beranggapan bahwa uban adalah rambut yang berubah warna menjadi abu-abu atau putih. Padahal, uban merupakan rambut baru yang tumbuh dengan warna abu abu atau putih karena berkurangnya kandungan melanin pada rambut.

Kadar melanin rambut akan semakin menurun seiring penuaan tubuh. Semakin sedikit sel-sel pigmen dalam folikel rambut, maka rambut baru yang selanjutnya tumbuh akan jadi berwarna keabu-abuan atau perak. Semakin bertambanya usia, maka akan semakin banyak sel pigmen rambut yang mati sehingga melanin yang diproduksi juga lebih sedikit. Pada akhirnya, rambut uban Anda akan menjadi putih seluruhnya. Kebanyakan dari kita akan mulai beruban pada usia sekitar 30 tahun dan mungkin pada akhirnya akan benar-benar memutih total begitu menginjak usia 50 tahun.

Apakah wajar muncul uban di usia 20 tahun?

Selain karena faktor “U”, kemunculan uban pada anak-anak muda juga dapat dipengaruhi oleh genetik warisan orangtua. Jika ada riwayat uban prematur pada pohon keluarga Anda, maka Anda juga berisiko mengalami hal yang sama.

Munculnya uban juga dapat dipercepat dengan kerusakan rambut akibat paparan lingkungan. Misalnya paparan dengan udara, air, atau bahan kimia deterjen dalam shampo atau cat pewarna rambut. Reaksi melanin dengan asam akan menggelapkan warna rambut, sementara reaksi dengan basa dapat mencerahkan warna rambut. Selain itu, sinar matahari juga dapat memengaruhi warna rambut secara langsung. Radiasi UV matahari dapat mengurangi jumlah pigmen melanin dan dapat memutihkan serat rambut.

Dalam kasus yang jarang, munculnya uban lebih dini bisa dipicu oleh masalah kesehatan seperti obesitas, anemia, gangguan metabolisme, penyakit tiroid, masalah dengan kelenjar hipofisis, atau penyakit autoimun yang menyerang kulit dan rambut, seperti alopecia atau vitiligo.

Apakah kebiasaan merokok memicu munculnya uban?

Merokok bukanlah penyebab langsung dari tumbuhnya rambut uban. Bagaimanapun juga, faktor usia dan genetik tetap memegang peranan paling besar terhadap perubahan warna rambut ini. Namun, sebuah studi telah menemukan adanya hubungan antara kebiasaaan merokok dan kemunculan uban sebelum usia 30 tahun.

Apakah stres memicu munculnya uban?

Sampai saat ini belum banyak studi yang membuktikan adanya hubungan antara stres dengan kemunculan uban. Namun, sebuah studi menemukan bahwa stres bisa mempercepat munculnya rambut uban. Studi tersebut menemukan bahwa sel-sel yang memproduksi melanin akan hilang ketika terekspos oleh hormon-hormon penyebab stres, meskipun tidak akan membuat seluruh rambut Anda berubah menjadi putih.

Apakah boleh mencabut uban?

Sebaiknya jangan. Kebiasaan mencabut uban bisa merusak folikel, saraf-saraf dan juga akar rambut yang bisa memicu terjadinya infeksi. Kebiasaan mencabut uban juga bisa membuat rambut rentan menipis, sehingga rambut uban akan terlihat lebih banyak, meski sebenarnya jumlah uban yang muncul di rambut itu tetap.

Bagaimana mencegah munculnya uban?

Munculnya uban tidak bisa dicegah, karena uban adalah proses penuaan yang juga ditentukan oleh faktor genetik. Namun, Anda tetap bisa mencegah munculnya uban di usia muda yang disebabkan oleh gaya hidup. Jika Anda ingin mencegah munculnya uban di usia muda, Anda perlu memperhatikan gaya hidup Anda, yaitu dengan menghindari kebiasaan merokok, diet seimbang yang kaya akan antioksidan seperti salmon, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan kurangi stres. Penting juga untuk merawat rambut dengan berbagai metode perawatan agar mahkota kepala Anda tetap terlihat sehat dan berkilau.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Tak banyak yang tahu bahwa kandungan kalium dalam pisang berkhasiat menurunkan risiko stroke. Apa lagi manfaat pisang untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit



Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengenal Misophonia

Misophonia, Alasan Mengapa Anda Benci Suara Tertentu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit