home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Terlalu lama bermain smartphone tak hanya membuat kita lupa waktu, tapi juga dapat menyebabkan berbagai jenis gangguan kesehatan. Saat ini, hampir semua orang memiliki smartphone. Laporan SUPR yang dirilis melalui studi Nielsen Informate Mobile Insight oleh Vserv menemukan bahwa sekitar 61 persen pengguna smartphone di Indonesia berusia kurang dari 30 tahun.

Laporan tersebut menyatakan bahwa pengguna smartphone menghabiskan waktu rata-rata 129 menit per hari di depan layar. Bahkan, satu dari lima pengguna smartphone di Indonesia mengonsumsi data sekitar 249 MB/hari, sehingga masuk ke dalam kriteria pengguna penggila/rakus data.

Selain sebagai alat komunikasi, smartphone kini menjelma sebagai sumber informasi, penolong di saat salah tingkah, mengisi keheningan, bahkan untuk menghilangkan stres. Sehingga tidak jarang jika banyak orang lebih memilih untuk bermain smartphone disaat waktu senggang seperti istirahat atau sebelum tidur. Namun, apakah benar jika smartphone mampu menghilangkan stres atau malah sebaliknya?

Gangguan psikologis terkait penggunaan smartphone

Sebuah studi menyatakan bahwa ponsel pintar justru dapat meningkatkan stres karena sering membuat Anda merasa perlu untuk segera meninjau dan merespons setiap pesan atau pemberitahuan yang masuk.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda alami jika terlalu banyak menggunakan smartphone:

1. Low Battery Anxiety

Apa yang Anda lakukan saat baterai handphone Anda sudah mencapai 15 persen? Membiarkan saja atau panik lalu mencari charger ataupun powerbank? Jika jawaban Anda adalah panik, maka Anda bisa saja mengalami low battery anxiety alias kecemasan akibat low battery.

2. Phantom Vibration Syndrome

Pernahkah Anda merasa ponsel Anda bergetar atau mengira telepon berdering padahal sebenarnya tidak? Jika iya, Anda bisa saja mengalami phantom vibration syndrome. Sebuah studi menemukan bahwa semakin cemas Anda untuk tetap terhubung melalui handphone, maka semakin besar kemungkinan Anda akan salah menafsirkan rasa gatal sebagai pemberitahuan adanya pesan atau panggilan masuk.

3. Nomofobia

Apakah ketinggalan smartphone adalah hal yang paling Anda takuti? Jika iya, maka bisa saja Anda mengalami nomofobia. Nomofobia adalah suatu sindrom ketakutan jika tidak memegang handphone. Studi tahun 2015 menemukan bahwa seseorang yang sedang melakukan aktivitas di saat handphone-nya berdering menjadi lebih sulit konsentrasi bahkan bisa meningkatkan kecemasan.

4. Fear of Missing Out (FOMO)

Gangguan kesehatan lain adalah FOMO, rasa takut ketinggalan informasi terbaru dari internet atau media sosial. Studi dari University of Essex menemukan bahwa ciri-ciri orang yang sudah terjangkit FOMO adalah mereka yang selalu mengecek akun media sosial setiap saat untuk melihat apa saja aktivitas yang dilakukan orang lain, bahkan sampai mengabaikan aktivitasnya sendiri.

FOMO juga dapat diartikan sebagai munculnya rasa khawatir saat melihat orang lain lebih banyak melakukan aktivitas menyenangkan dan lebih bahagia. Akibatnya, mereka yang mengidap FOMO akan lebih sering membandingkan hidupnya dengan orang lain yang dapat membuat mereka merasa tidak bahagia, iri, bahkan depresi.

Menghindari gangguan kesehatan akibat penggunaan ponsel

Memang tidak ada yang salah dari menggunakan smartphone. Hanya saja, jika ponsel itu justru mengubah Anda menjadi acuh dengan lingkungan, malas beraktivitas, dan membuat Anda kecanduan, maka Anda perlu segera membatasi pemakaiannya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindari pemakaian ponsel pintar berlebih:

  • Bangun dan bergeraklah. Terlalu banyak menggunakan smartphone tidak jarang akan membuat Anda malas beraktivitas. Oleh karena itu, Anda perlu sedikit memaksa diri Anda untuk bangun dan melakukan aktivitas fisik, meskipun hanya aktivitas ringan seperti jalan sore, yoga, atau naik sepeda.
  • Bersenang-senanglah. Meskipun bermain smartphone dapat memberikan kesenangan. Tapi ingat juga, melakukan aktivitas selain menatap layar smartphone seperti memasak, menggambar, dan bertemu teman, akan memberikan kesenangan lain yang dapat membuat hidup Anda lebih bahagia dan berwarna.
  • Matikan smartphone sebelum tidur. Jika Anda sulit tidur, cobalah untuk mengganti aktivitas bermain ponsel ini dengan membaca buku atau mendengarkan musik. Menggunakan smartphone sebelum tidur justru membuat otak Anda terus bekerja sehingga akan terus membuat Anda terjaga dan semakin sulit tidur.

Jangan sampai kemajuan teknologi justru membuat Anda lupa bahwa sebenarnya teknologi ada untuk memudahkan manusia berkomunikasi, bukannya untuk membuat Anda ketergantungan, menjadi tidak berdaya, atau bahkan mengalami gangguan kesehatan saat smartphone tidak menyala.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novi Sulistia Wati Diperbarui 05/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x