home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Sejumlah Dampak Negatif Penggunaan Gadget Secara Berlebihan

Sejumlah Dampak Negatif Penggunaan Gadget Secara Berlebihan

Dampak negatif penggunaan gadget sering kali menjadi bahan perbincangan. Pasalnya, kebiasaan ini dapat berdampak pada kesehatan dan juga perilaku manusia. Banyak perubahan pola hidup yang terjadi akibat penggunaan ponsel pintar secara berlebihan. Apa saja dampak buruk gadget yang perlu diwaspadai? Simak penjelasan berikut.

Sejumlah dampak negatif penggunaan gadget yang perlu diwaspadai

Pada masa sekarang ini, gawai sudah menjadi kebutuhan bagi beberapa orang untuk menjalani hari, baik di rumah maupun di luar rumah.

Namun, di samping manfaat yang bisa diperoleh, ada sejumlah dampak buruk yang mengintai bila menggunakan gadget secara berlebihan, antara lain sebagai berikut.

1. Masalah penglihatan

Melansir situs 21st Century Repairs, dampak negatif penggunaan ponsel pintar dalam durasi yang lama dapat menyebabkan masalah pada mata dan penglihatan.

Beberapa masalah yang bisa ditimbulkan seperti mata lelah, kemerahan, pandangan kabur, sensasi terbakar di mata, bahkan penurunan penglihatan akibat terlalu fokus pada layar ponsel.

Oleh sebab itu disarankan untuk menjaga jarak antara ponsel dengan mata sekitar 16 sentimeter (cm) dan kurangi melihat layar smartphone bila tidak terlalu penting.

2. Mengganggu pola tidur

Dampak buruk menggunakan gadget sampai larut malam dapat mengganggu jam biologis Anda, apalagi bila sudah keasyikan bermain game atau menonton film.

Hal ini dapat membuat Anda melewatkan waktu tidur saat malam hari. Akibatnya, pola tidur menjadi terganggu dan Anda kehilangan waktu beristirahat yang cukup.

Tidak hanya itu, menurut American Optometric Association, paparan cahaya biru dari layar pada malam hari dapat menghambat kerja hormon melatonin. Akibatnya, Anda akan lebih mudah terkena insomnia.

3. Tidak fokus

Dampak negatif penggunaan gadget berikutnya adalah membuat Anda menjadi tidak fokus.

Banyaknya informasi yang mudah diakses melalui internet di smartphone dapat membuat pikiran Anda teralihkan.

Akibatnya, Anda menjadi tidak fokus pada pekerjaan dan aktivitas sehari-hari yang sebenarnya lebih penting.

Kondisi ini juga dapat menimpa para pelajar sehingga membuat mereka tidak fokus belajar dan sibuk dengan informasi-informasi yang tidak bermanfaat.

4. Ketergantungan gadget

Mengutip Sutardja Center for Entrepreneurship and Technology, dampak negatif penggunaan gadget adalah dapat membuat Anda ketergantungan.

Akibatnya, Anda menjadi sulit berbuat apa-apa tanpa kehadiran gadget.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan daya ingat dan kemampuan otak Anda menurun karena dimanjakan oleh fasilitas yang disediakan oleh perangkat tersebut.

Pada kondisi yang parah, hal ini dapat memicu kecanduan gadget yang berefek pada kesehatan mental, seperti gangguan kecemasan, kehilangan motivasi, bahkan depresi.

Percakapan phone sex

5. Sakit kepala

Selain berdampak pada kesehatan mata, pancaran cahaya dari ponsel pintar juga dapat menyebabkan sakit kepala.

Kondisi ini dapat diperparah bila otak Anda terlalu terbebani saat bermain game terus menerus sambil berganti-ganti aplikasi.

Pada kasus yang parah, Anda berisiko mengalami sakit kepala yang tak tertahankan, migrain, leher tegang, ansietas, stres, bahkan depresi.

6. Postur tubuh yang tidak ideal

Menurut penelitian dari Journal of Physical Therapy Science, penggunaan gadget yang terlalu lama memiliki dampak negatif terhadap postur tubuh.

Lambat laun, tubuh Anda menjadi lebih membungkuk, posisi leher menjadi semakin maju ke depan, atau bentuk bahu jadi melengkung.

Tidak hanya mengganggu penampilan, perubahan postur tubuh ini ternyata juga berpengaruh pada kelancaran pernapasan Anda.

7. Cedera pada otot dan ligamen

Lebih lanjut, postur tubuh yang buruk saat menggunakan gawai dapat menyebabkan tekanan berlebihan pada otot dan persendian di tangan, jari-jari, leher, dan pinggang.

Jika kebiasaan ini terus berlanjut dalam waktu lama, dapat menyebabkan nyeri otot, pegal, bahkan cedera pada persendian.

Untuk mencegah dampak buruk gadget tersebut, disarankan untuk mengubah-ubah posisi dan melakukan peregangan bila menggunakan perangkat ini dalam waktu yang cukup lama.

8. Risiko kecelakaan

Menggunakan smartphone saat sedang berjalan akan menyita perhatian Anda dari lingkungan sekitar. Ini tentunya dapat meningkatkan risiko tertabrak, tersandung, atau tertimpa sesuatu.

Apalagi bila sedang berkendara, menelpon dan mengirim pesan tentunya dapat mengganggu fokus Anda. Hal ini merupakan dampak buruk gadget yang sangat berbahaya.

Melansir situs Better Health Channel, penggunaan ponsel sambil berkendara meningkatkan angka kecelakaan lalu lintas. Oleh sebab itu, tindakan ini dianggap ilegal di sejumlah negara.

9. Risiko kegemukan

Dampak negatif penggunaan gadget menyebabkan Anda cenderung tidak aktif bergerak dalam waktu yang lama.

Anda lebih berisiko mengalami kegemukan, terlebih jika tidak diimbangi olahraga dengan pola makan sehat.

Risiko ini semakin diperkuat oleh studi yang diterbitkan oleh Malaysian Journal of Public Medicine terhadap 150 remaja di Yogyakarta.

10. Gangguan tumbuh kembang pada anak

Bukan hanya orang dewasa, gadget bahkan sudah digunakan oleh anak-anak.

Meskipun membuat si kecil lebih anteng, perangkat ini dapat berdampak buruk terhadap tumbuh kembang anak.

Menurut studi yang diterbitkan oleh STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, penggunaan gawai yang berlebihan dapat menghambat perkembangan sosial, bahasa, dan komunikasi anak.

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda berhati-hati dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memperkenalkan teknologi tersebut pada anak.

Apakah penggunaan gadget dapat menyebabkan kanker?

Phone sex malam hari

Pertanyaan tentang pengaruh smartphone terhadap risiko kanker atau tumor mungkin sering Anda temui.

Pasalnya, alat ini memancarkan radiasi yang dapat berpengaruh terhadap tubuh manusia. Sayangnya, pertanyaan ini masih belum menemukan jawaban yang pasti dan masih pro-kontra.

Menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA), radiasi gelombang radio dan elektromagnetik yang dipancarkan oleh smartphone masih tergolong aman.

Hal senada juga diungkapkan oleh National Cancer Institute. Dinyatakan bahwa hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan penggunaan ponsel terhadap risiko kanker dan tumor.

Namun di lain pihak, menurut American Cancer Society, belum adanya bukti tentang ini karena dampak negatif penggunaan gadget terhadap kanker baru bisa diketahui dalam jangka panjang.

Sementara penggunaan ponsel di masyarakat baru berlangsung dalam kurun waktu 10-20 tahun. Jadi, cukup sulit untuk memperkirakan efeknya terhadap kesehatan di masa depan.

Walau belum terbukti, disarankan agar Anda lebih berhati-hati dan membatasi penggunaan perangkat tersebut untuk mengantisipasi efek negatif radiasi yang mungkin terjadi.

Selain itu, batasi pula pemberian perangkat ini kepada anak-anak. Pasalnya, anak cenderung lebih rentan terhadap efek radiasi dibanding orang dewasa.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Walker, R., Walker, R., Walker, R., & Walker, R. (2021). Harmful effects of mobile phones on students. Retrieved 9 November 2021, from https://21stcenturyrepairs.co.uk/2021/01/harmful-effects-of-mobile-phones-on-students/

Do Cell Phones Pose a Health Hazard?. (2020). Retrieved 9 November 2021, from https://www.fda.gov/radiation-emitting-products/cell-phones/do-cell-phones-pose-health-hazard

Mobile phones and your health – Better Health Channel. Retrieved 9 November 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/mobile-phones-and-your-health

cancer?. (2021). Cell Phones and Cancer Risk Fact Sheet. Retrieved 9 November 2021, from https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/radiation/cell-phones-fact-sheet

Cellular (Cell) Phones. Retrieved 9 November 2021, from https://www.cancer.org/cancer/cancer-causes/radiation-exposure/cellular-phones.html

Naeem, Z. (2014). Health risks associated with mobile phones use. Retrieved 9 November 2021, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4350886/

Blue-light hype or much ado about nothing?. (2019). Retrieved 9 November 2021, from https://www.aoa.org/news/clinical-eye-care/health-and-wellness/blue-light-hype-or-much-ado-about-nothing?sso=y

Gadget Addiction. Retrieved 9 November 2021, from https://scet.berkeley.edu/reports/gadget-addiction/

Jung, S., Lee, N., Kang, K., Kim, K., & Lee, D. (2016). The effect of smartphone usage time on posture and respiratory function. Journal Of Physical Therapy Science, 28(1), 186-189. doi: 10.1589/jpts.28.186

Setiani, D. (2020). The Effect of Gadget Usage on the Social Development of Children Aged 3-5 Years: Literature Review. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 1732-1739. doi: 10.30994/sjik.v9i2.526

Handayani, O., Yuniastuti, A., Abudu, K., & Nugroho, E. (2021). GADGET ADDICTION AND THE EFFECT OF SLEEP HABIT, STRESS, PHYSICAL ACTIVITY TO OBESITY. Malaysian Journal Of Public Health Medicine, 21(1), 1-8. doi: 10.37268/mjphm/vol.21/no.1/art.272

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto