6 Penyebab Masih Muda Ubanan dan Cara Mencegahnya

6 Penyebab Masih Muda Ubanan dan Cara Mencegahnya

Setiap orang pasti akan memiliki uban yang umumnya akan muncul ketika memasuki usia pertengahan 30-an atau 40-an. Namun terkadang ada anak muda yang memiliki uban meski usianya masih 20-an. Apa penyebab uban di usia muda?

Bagaimana cara mencegah rambut beruban di usia muda? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Apa penyebab uban di usia muda?

Uban di usia muda ternyata bisa dialami sebelum usia 20 tahun pada orang Kaukasia, sebelum usia 25 tahun pada orang Asia, dan sebelum 30 tahun pada orang Afrika-Amerika.

Rambut kepala yang beruban dapat memengaruhi kepercayaan diri seseorang.

Penyebab tumbuhnya uban di usia muda sendiri terbagi atas beberapa penyebab, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Genetik

Sebuah ulasan di dalam Current problems in dermatology (2015) menyebut genetika dan lingkungan memengaruhi sel induk folikel atau pori tempat tumbuhnya rambut dan melanosit (sel pigmen rambut).

Hal tersebut yang kemudian bisa menjadi penyebab tumbuhnya uban di usia dini bagi sebagian orang.

Jika rambut Anda mulai beruban di usia muda, kemungkinan orang tua atau kakek-nenek Anda juga mengalaminya dulu ketika muda.

2. Stres

penyebab rambut beruban

Stres menyebabkan rambut memutih lebih cepat. Sebuah studi dari Nature Medicine (2013) menemukan hubungan antara stres dan penipisan sel induk di folikel rambut tikus.

Stres akan menyebabkan stres oksidatif atau ketidakseimbangan reaksi radikal bebas dengan antioksidan yang menyebabkan kerusakan pada sel-sel rambut.

Apabila Anda melihat peningkatan jumlah helai rambut putih, stres mungkin menjadi penyebabnya.

3. Kekurangan vitamin B12

Salah satu penyebab masih muda sudah ubanan adalah kekurangan vitamin B12. Vitamin ini memainkan peran penting dalam pertumbuhan sel-sel rambut.

Tubuh Anda membutuhkan vitamin B12 untuk sel darah merah yang membawa oksigen ke sel-sel dalam tubuh Anda, termasuk sel-sel rambut.

Kekurangan vitamin ini bisa melemahkan sel-sel rambut dan memengaruhi produksi melanin (pigmen pemberi warna).

Kekurangan vitamin B12 juga menjadi gejala penyakit yang disebut anemia pernisiosa, yaitu ketika tubuh Anda tidak dapat menyerap cukup vitamin B12.

4. Gangguan kelenjar tiroid

Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of clinical endocrinology and metabolism (2008) menyebut penurunan hormon tiroid bisa jadi penyebab uban di usia muda.

Hormon tiroid T3 dan T4 bekerja langsung pada folikel rambut untuk meningkatkan melanogenesis, yaitu produksi melanosit alias sel penghasil pigmen rambut (melanin).

Kelenjar tiroid yang terlalu atau kurang aktif dapat menyebabkan tubuh Anda memproduksi lebih sedikit melanin.

5. Merokok

Merokok setelah makan

Sejumlah riset menunjukkan merokok memiliki pengaruh signifikan sebagai penyebab uban di usia muda.

Efek dari merokok pada tubuh memicu peningkatan stres oksidatif pada melanosit folikel rambut. Selain itu, racun dalam rokok dapat merusak bagian tubuh Anda termasuk folikel rambut Anda

Lebih jauh, kebiasaan merokok bisa menyempitkan pembuluh darah yang dapat mengurangi aliran darah ke folikel rambut dan menyebabkan rambut rontok.

6. Konsumsi obat-obatan

Obat kemoterapi dan antimalaria dapat menjadi penyebab uban di usia muda. Obat-obatan ini diduga menghambat reseptor tirosin kinase c-kit yang ditemukan dalam melanosit.

Sebuah ulasan yang diterbitkan dalam jurnal Lupus (2009) juga menemukan bahwa obat klorokuin secara signifikan mengurangi produksi melanin rambut.

Faktor risiko penyebab uban di usia muda

rambut memutih uban karena stres

Beberapa penelitian menemukan adanya faktor risiko lain yang menjadi penyebab uban di usia muda.

Pria dengan gangguan kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) sebagian besar mengalami rambut beruban di usia muda.

Selain itu, masalah pendengaran dikaitkan sebagai penyebab uban di usia muda. Hal ini tercatat dalam penelitian terbaru di tahun 2015 yang diterbitkan di The Journal of laryngology and otology.

Beberapa orang yang masih muda dan sudah ubanan juga memiliki gangguan pendengaran pada frekuensi tinggi.

Penelitian tersebut juga menduga munculnya uban di usia muda merupakan faktor risiko gangguan pendengaran. Namun, penelitian ini masih membutuhkan pengujian lebih lanjut.

Cara mencegah masih muda ubanan

Kemampuan untuk mencegah masih muda ubanan tergantung pada penyebabnya.

Jika penyebabnya adalah faktor genetik, tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mencegah perubahan warna rambut secara permanen.

Apabila Anda mencurigai masalah rambut berkaitan dengan masalah kesehatan konsultasikan segera dengan dokter.

Beberapa cara lain untuk mengatasi masih muda ubanan, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Menjalani terapi dan konsumsi vitamin

Jika masalah tiroid jadi penyebab uban, Anda bisa menjalani terapi hormon untuk meningkatkan pigmentasi (warna) rambut.

Anda juga perlu menambah vitamin B12 untuk memperbaiki kekurangan vitamin ini. Cara ini juga dapat meningkatkan kesehatan folikel rambut dan mengembalikan warna alami Anda.

2. Mewarnai rambut

Anda bisa mengambil opsi untuk mewarnai dengan cat rambut. Namun, pewarna rambut tidak menembus kutikula dan dapat hilang seiring waktu.

Pewarna rambut tidak hanya membantu menyamarkan tetapi juga melindungi uban dari kerusakan akibat sinar matahari.

Meski demikian, bagi beberapa orang perlu waspada apabila mengalami dermatitis iritan dan rambut rontok karena pewarnaan rambut.

Ada beragam penyebab rambut memutih di usia muda, selain masalah genetika dan kesehatan, Anda juga perlu mengatur kembali gaya hidup.

Apabila Anda merasa uban yang muncul mulai mengganggu dan merasakan adanya gejala penyakit lain, segera konsultasikan dengan dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Chou W. C., et al. (2013). Direct migration of follicular melanocyte stem cells to the epidermis after wounding or UVB irradiation is dependent on Mc1r signaling. Nature Medicine, 19(7), 924-931. https://doi.org/10.1038/nm.3194.

Di Giacomo, T. B., Valente, N. Y., & Nico, M. M. (2009). Chloroquine -induced hair depigmentation. Lupus, 18(3), 264–266. https://doi.org/10.1177/0961203308097473.

Goodier, M., & Hordinsky, M. (2015). Normal and aging hair biology and structure ‘aging and hair’. Current problems in dermatology, 47, 1–9. https://doi.org/10.1159/000369594.

Hartmann, J. T., & Kanz, L. (2008). Sunitinib and periodic hair depigmentation due to temporary c-KIT inhibition. Archives of dermatology, 144(11), 1525–1526. https://doi.org/10.1001/archderm.144.11.1525.

Jo, S. J., Paik, S. H., Choi, J. W., Lee, J. H., Cho, S., Kim, K. H., Eun, H. C., & Kwon, O. S. (2012). Hair graying pattern depends on gender, onset age and smoking habits. Acta dermato-venereologica, 92(2), 160–161. https://doi.org/10.2340/00015555-1181.

Kumar, A. B., Shamim, H., & Nagaraju, U. (2018). Premature Graying of Hair: Review with Updates. International journal of trichology, 10(5), 198–203. https://doi.org/10.4103/ijt.ijt_47_18.

Ozbay, I., Kahraman, C., Kucur, C., Namdar, N. D., & Oghan, F. (2015). Is there a relationship between premature hair greying and hearing impairment?. The Journal of laryngology and otology, 129(11), 1097–1100. https://doi.org/10.1017/S0022215115002571.

Pandhi, Deepika; Khanna, Deepshikha (2013). Premature graying of hair. Indian Journal of Dermatology, Venereology, and Leprology, 79(5), 641–653. https://doi.org/10.4103/0378-6323.116733.

Redondo, P., Guzmán, M., Marquina, M., Pretel, M., Aguado, L., Lloret, P., & Gorrochategui, A. (2007). Repigmentación del pelo canoso tras tratamiento con hormona tiroidea [Repigmentation of gray hair after thyroid hormone treatment]. Actas dermo-sifiliograficas, 98(9), 603–610. PMID: 17961449.

van Beek, N., Bodó, E., Kromminga, A., Gáspár, E., Meyer, K., Zmijewski, M. A., Slominski, A., Wenzel, B. E., & Paus, R. (2008). Thyroid hormones directly alter human hair follicle functions: anagen prolongation and stimulation of both hair matrix keratinocyte proliferation and hair pigmentation. The Journal of clinical endocrinology and metabolism, 93(11), 4381–4388. https://doi.org/10.1210/jc.2008-0283.

Zayed, A. A., Shahait, A. D., Ayoub, M. N., & Yousef, A. M. (2013). Smokers’ hair: Does smoking cause premature hair graying?. Indian dermatology online journal, 4(2), 90–92. https://doi.org/10.4103/2229-5178.110586.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana Diperbarui Aug 30
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan