Benarkah Mencabut Uban Bikin Uban Tambah Banyak?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah di rambut Anda sudah mulai tumbuh uban? Pernahkah Anda diminta ayah Anda untuk mencabuti ubannya yang bertambah banyak dengan pinset? Beberapa orang meyakini bahwa mencabut uban justru malah akan membuatnya bertambah banyak. Apakah ini benar? Lalu benarkah Anda hanya akan ubanan saat sudah tua? Simak penjelasannya berikut ini.

Bagaimana rambut bisa berubah warna menjadi putih?

Rambut tumbuh pada suatu struktur kulit kepala yang dinamakan folikel. Terdapat rata-rata 100.000 hingga 150.000 folikel pada satu kulit kepala manusia.

Rambut kita pada dasarnya berwarna putih. Warna yang rambut miliki, didapatkan karena adanya melanin, suatu pigmen yang juga memberi warna pada kulit. Melanin terdiri dari 2 jenis melanin gelap (eumelanin) dan melanin terang (phaeomelanin).

Melanin dibuat dalam sebuah sel pigmen yang bernama melanosites. Pada proses pembentukan rambut, melanosites berperan dalam menyuntikkan melanin pada sel yang mengandung keratin (protein yang berperan dalam pembentukan kuku, rambut dan kulit manusia). Uban terbentuk karena kurangnya melanin, sebagai pemberi warna. Sehingga, beberapa faktor yang menyebabkan gelap dan terangnya rambut seseorang antara lain adalah faktor genetik, hormon, usia, iklim, polusi, serta paparan zat kimia.

Berbagai mitos dan fakta tentang uban

Memiliki uban berarti Anda sudah tua

Tidak sepenuhnya benar. Uban terbentuk karena rambut Anda kekurangan melanin, pigmen yang memberi warna pada rambut Anda. Melanin yang terkandung dalam rambut tiap orang berbeda-beda. Itulah mengapa, terdapat beberapa orang yang rambutnya telah beruban meskipun usianya masih 25 tahun, sedangkan yang lain belum memilki uban bahkan saat usianya telah menginjak 50 tahun.

Saat Anda mencabut satu uban, banyak uban lain akan tumbuh

Salah. Seorang dokter mengungkapkan bahwa hanya satu helai rambut yang akan tumbuh dari satu folikel, dan rambut-rambut di sekitar uban tidak akan terpengaruh memutih, mengingat uban timbul karena pigmen dalam folikelnya telah mati. Sehingga, bila Anda mencabut satu uban, uban yang baru tetap akan tumbuh nantinya, karena sel pigmen tak lagi menghasilkan pigmen untuk menumbuhkan rambut hitam. Namun tenang, yang tumbuh tetap hanya satu, bukan berlipat ganda.

Perlu kehati-hatian juga dalam mencabut rambut. Hal ini dikarenakan mencabut rambut dapat memberikan trauma pada rambut tersebut, dan trauma yang berulang-ulang dapat menyebabkan infeksi, luka, hingga berpotensi kebotakan.

Uban lebih kuat dari rambut hitam

Tak sepenuhnya benar. Masih belum dapat diketahui dengan pasti apakah diameter uban lebih tebal atau lebih tipis dari rambut hitam. Namun, beberapa literatur menjelaskan bahwa, biasan cahaya pada warna abu-abu memang mampu membuatnya terlihat lebih tebal.

Kurangnya vitamin B bisa meningkatkan pertumbuhan uban

Benar. Keberadaan uban pada rambut seseorang yang masih berusia 35 tahun sebagian besar dikarenakan kurangnya kandungan vitamin B5 dalam tubuh orang tersebut.

Anda dapat mengembalikan warna uban menjadi hitam kembali tanpa dicat

Salah. Belum ada penelitian yang mendukung asumsi ini. Sekali rambut berubah warna karena pigmennya mati, maka selamanya warna akan tetap seperti itu.

Merokok dapat mempercepat kemunculan uban

Benar. Terdapat beberapa penelitian yang telah mampu mengungkapkan bahwa uban perokok aktif akut muncul lebih cepat ketimbang perokok pasif.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Segudang Manfaat Masker Lidah Buaya dan Tips Membuatnya

Buat Anda yang sedang cari cara alami untuk merawat tubuh, kenapa tidak coba membuat masker lidah buaya? Ada segudang manfaat yang sayang jika terlewatkan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Apa Benar Wanita Tidak Boleh Makan Timun Saat Sedang Haid?

Apakah Anda sering mendengar mitos tentang tidak boleh makan timun saat haid? Memang apa efek yang mungkin terjadi? Simak penjelasan ilmiahnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Wanita, Menstruasi 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Segudang Manfaat Minyak Zaitun untuk Rambut dan Cara Memakainya

Manfaat minyak zaitun untuk rambut bukan hanya membuatnya berkilau, tapi juga bisa mengurangi ketombe. Bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Yuk, Pakai Minyak Kelapa untuk Rambut Indah dan Berkilau!

Minyak kelapa memiliki banyak manfaat, termasuk untuk rambut. Berikut tips menggunakan minyak kelapa untuk rambut agar lebih indah dan berkilau.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hypertrichosis, hipertrikosi, werewolf syndrom

Hipertrikosis, Kelainan Langka yang Membuat Sekujur Tubuh Ditumbuhi Bulu Lebat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tips waxing di rumah

Tips Melakukan Waxing di Rumah Dengan Bahan-bahan Alami

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
hirsutisme adalah

Hirsutisme

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
penyebab rambut rontok

Inilah Ragam Penyebab Rambut Rontok yang Tak Anda Duga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit