home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Benarkah Mencabut Uban Malah Membuatnya Tambah Banyak?

Benarkah Mencabut Uban Malah Membuatnya Tambah Banyak?

Bagi Anda dengan rambut yang sudah beruban, mencabutinya merupakan keinginan yang tak bisa ditahan. Padahal, beberapa orang percaya bahwa mencabut uban justru membuatnya tambah banyak. Benarkah hal tersebut?

Bolehkah mencabut uban?

rambut beruban

Seiring bertambahnya usia, sel pigmen pada folikel (pori pada kulit untuk rambut tumbuh) akan ikut mati. Bila folikel rambut memiliki lebih sedikit sel pigmen, setiap helaiannya tidak lagi mengandung melanin sebanyak ketika Anda muda.

Alhasil, warna rambut menjadi lebih transparan seperti abu-abu, perak, atau putih, ketika kembali tumbuh. Sel pigmen pun akan menghasilkan melanin (zat warna alami) lebih sedikit seiring waktu. Hal ini membuat rambut beruban dan tampak abu-abu.

Beberapa orang mungkin merasa uban merupakan hal yang dapat mengganggu penampilan mereka. Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi uban yang salah satunya yakni mencabut setiap helaian yang tumbuh.

Faktanya, kebiasaan tersebut ternyata tidak menghilangkan rambut beruban sepenuhnya, melainkan memberi Anda uban baru sebagai gantinya.

Rambut beruban akan tetap tumbuh

Menurut dr. Shaskank Kraleti pada University of Arkansas, mencabut uban tidak akan menyelesaikan masalah Anda. Hal ini dikarenakan ketika Anda mencabut rambut, rambut baru akan tumbuh menggantikan helaian yang hilang.

Mengingat sel pigmen tak lagi menghasilkan pigmen warna, rambut baru yang tumbuh juga akan berwarna putih atau abu-abu.

Mencabut rambut beruban tidak disarankan

Maka itu, mencabut uban tidak disarankan. Pasalnya, mencabut rambut dapat menyebabkan trauma folikel rambut. Trauma yang dilakukan berulang pada setiap folikel dapat memicu infeksi, pembentukan bekas luka, hingga kebotakan.

Bila Anda merasa ingin melenyapkan uban pada rambut, cobalah untuk memotongnya dengan hati-hati. Meski tidak dapat menghilangkan warna sepenuhnya, cara ini setidaknya bisa menyamarkan uban dengan warna rambut lainnya.

Tips merawat rambut beruban

uban di usia muda

Jika khawatir dengan adanya rambut beruban, mencabut uban bukan solusinya. Anda bisa melakukan perubahan gaya hidup yang membantu merawat rambut dengan mempertahankan warna rambut asli lebih lama. Di bawah ini tips merawatnya.

1. Memenuhi kebutuhan vitamin

Tahukah Anda bahwa kekurangan vitamin, terutama vitamin B7 (biotin) dan vitamin B12 (kobalamin), dapat meningkatkan pertumbuhan uban?

Maka dari itu, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin untuk rambut yang sehat dan warna alami yang lebih lama. Selain vitamin B, beberapa vitamin lainnya yang perlu dipenuhi yaitu vitamin A, vitamin D, dan vitamin E.

2. Mendapatkan mineral yang cukup

Tak hanya vitamin, memenuhi kebutuhan mineral pun sama pentingnya untuk mendapatkan rambut uban yang sehat. Alih-alih mencabut uban, Anda bisa mengonsumsi makanan atau suplemen mineral untuk mempertahankan warna rambut, yakni:

3. Berhenti merokok

Sebuah penelitian dari Indian Dermatology Online Journal menemukan hubungan antara rambut beruban yang terjadi sebelum usia 30 tahun dan merokok.

Hal ini mungkin dikarenakan rokok dapat mempersempit pembuluh darah yang dapat mengurangi aliran darah menuju folikel rambut. Akibatnya, rambut pun rontok.

Racun dalam rokok juga bisa merusak bagian tubuh Anda, seperti folikel rambut, yang dapat memicu pertumbuhan uban lebih awal. Dengan berhenti merokok, Anda mengurangi salah satu pemicu yang membuat rambut Anda memutih.

4. Berhenti merusak rambut

Bila Anda melakukan beberapa kebiasaan yang bisa merusak rambut di bawah ini, sudah saatnya berhenti demi mempertahankan warna rambut yang asli lebih lama.

  • bleaching rambut,
  • menyisir rambut yang basah dengan sisir bergigi rapat,
  • terlalu sering menggunakan alat pengeriting rambut, catokan, atau hair dryer,
  • memakai produk sampo berbahan keras atau tidak cocok dengan jenis rambut, dan
  • keramas terlalu sering.

5. Mengelola stres dengan baik

Dilanda stres bukan berarti Anda harus mencabuti uban yang muncul. Anda perlu mengelola stres dengan baik agar pertumbuhan uban melambat. Ada pun beberapa tips mengelola stres yang bisa Anda coba antara lain:

  • luangkan waktu setiap minggu untuk melakukan hobi,
  • prioritaskan komitmen yang paling penting,
  • meditasi atau melatih pernapasan setiap hari, serta
  • rutin berolahraga untuk meningkatkan serotonin otak.

Meski belum diketahui pasti apakah stres dapat memicu rambut jadi beruban, tidak ada salahnya untuk mengelolanya dengan baik.

Intinya, mencabut uban bukanlah solusi untuk mengembalikan warna rambut asli karena rambut beruban tidak dapat dihindari. Anda perlu merawat rambut agar sehat dan terhindar dari berbagai kerusakan rambut, serta masalah kulit kepala.

Bila bingung, tanyakan kepada dokter spesialis kulit atau ahli dermatologi guna memahami solusi yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Zayed, A. A., Shahait, A. D., Ayoub, M. N., & Yousef, A. M. (2013). Smokers’ hair: Does smoking cause premature hair graying?. Indian dermatology online journal, 4(2), 90–92. https://doi.org/10.4103/2229-5178.110586. Retrieved 3 May 2021. 

Shmerling, R.H. (2017). Why does hair turn gray?. Harvard Health. Retrieved 3 May 2021, from https://www.health.harvard.edu/blog/hair-turn-gray-2017091812226 

Does Pulling One Gray Hair Cause More to Grow in its Place?. (2019). University of Arkansas for Medical Sciences. Retrieved 3 May 2021, from https://uamshealth.com/medical-myths/does-pulling-one-gray-hair-cause-more-to-grow-in-its-place/ 

Frothingham, S. (2018). 20+ Home Remedies for Gray Hair. Healthline. Retrieved 3 May 2021, from https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-gray-hair

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Theresia Evelyn Diperbarui 26/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro