home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Mencabut Uban Bikin Uban Tambah Banyak?

Benarkah Mencabut Uban Bikin Uban Tambah Banyak?

Bagi Anda dengan rambut yang sudah ditumbuhi uban, mungkin mencabut rambut berwarna silver keabu-abuan ini merupakan keinginan yang tak bisa ditahan. Padahal, beberapa orang percaya bahwa mencabut uban justru membuatnya bertambah banyak. Lantas, benarkah demikian? Simak selengkapnya di sini.

Bolehkah mencabut uban?

Seiring bertambahnya usia, sel pigmen pada folikel rambut akan ikut mati. Bila folikel rambut memiliki lebih sedikit sel pigmen, setiap helaiannya tidak lagi mengandung melanin sebanyak ketika Anda muda.

Alhasil, warna rambut akan menjadi lebih transparan, seperti abu-abu, perak, atau putih, ketika kembali tumbuh.

Selain itu, sel pigmen akan menghasilkan melanin lebih sedikit seiring berjalannya waktu. Hal ini yang membuat rambut Anda beruban dan tampak abu-abu.

Beberapa orang mungkin merasa uban merupakan hal yang bisa mengganggu penampilan mereka. Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi uban dan salah satunya yakni mencabut setiap helaian yang tumbuh.

Faktanya, kebiasaan tersebut ternyata tidak menghilangkan rambut beruban sepenuhnya, melainkan memberi Anda uban baru sebagai gantinya.

Rambut beruban akan tetap tumbuh

uban di usia muda

Menurut dr. Shaskank Kraleti pada University of Arkansas menyebutkan bahwa mencabut uban tidak akan menyelesaikan masalah Anda.

Hal ini dikarenakan ketika Anda mencabut rambut, rambut baru akan tumbuh menggantikan helaian yang hilang.

Mengingat sel pigmen tak lagi menghasilkan pigmen, rambut baru yang tumbuh juga akan berwarna putih atau abu-abu.

Mencabut rambut beruban tidak disarankan

Itu sebabnya, mencabut rambut beruban tidak disarankan. Pasalnya, mencabut rambut dapat menyebabkan trauma folikel rambut.

Sementara itu, trauma yang dilakukan berulang pada setiap folikel dapat memicu infeksi, pembentukan bekas luka, hingga kebotakan.

Bila Anda merasa ingin melenyapkan uban pada rambut, cobalah untuk memotongnya dengan hati-hati. Meski tidak dapat menghilangkan warna tersebut sepenuhnya, cara ini setidaknya bisa menyamarkan uban dengan warna rambut lainnya.

Tips merawat rambut beruban

Jika khawatir dengan adanya rambut beruban, mencabut uban bukan solusinya. Anda bisa melakukan perubahan gaya hidup yang membantu mempertahankan warna rambut asli lebih lama.

Berikut ini beberapa tips merawat rambut beruban.

1. Memenuhi kebutuhan vitamin

vitamin untuk menumbuhkan rambut

Tahukah Anda bahwa kekurangan vitamin, terutama vitamin B-12 dan biotin, dapat meningkatkan pertumbuhan uban?

Maka dari itu, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin guna mendapatkan rambut yang sehat dan warna alami yang lebih lama.

Selain vitamin B, beberapa vitamin lainnya yang perlu dipenuhi yaitu vitamin A, D, dan E.

2. Mendapatkan mineral yang cukup

Tak hanya vitamin, memenuhi kebutuhan mineral pun sama pentingnya untuk mendapatkan rambut uban yang sehat.

Alih-alih mencabut uban, Anda bisa mengonsumsi makanan atau suplemen mineral ini untuk mempertahankan warna rambut, yakni:

  • zinc (seng),
  • zat besi,
  • magnesium,
  • selenium, dan
  • tembaga.

3. Berhenti merokok

Bagi para perokok yang ingin menjaga keaslian warna rambut mereka mungkin perlu mempertimbangkan untuk berhenti dari merokok. Mengapa demikian?

Sebuah penelitian dari Indian Dermatology Online Journal menemukan hubungan antara rambut beruban yang terjadi sebelum usia 30 tahun dan merokok.

Hal ini mungkin dikarenakan rokok dapat mempersempit pembuluh darah yang dapat mengurangi aliran darah menuju folikel rambut. Akibatnya, rambut pun rontok.

Racun dalam rokok juga bisa merusak bagian tubuh Anda, seperti folikel rambut, yang dapat memicu pertumbuhan uban lebih awal.

Dengan berhenti merokok setidaknya Anda mengurangi salah satu pemicu yang bisa membuat seluruh rambut Anda memutih, bukan?

4. Berhenti merusak rambut

rambut beruban

Bila Anda melakukan beberapa kebiasaan yang bisa merusak rambut di bawah ini, sudah saatnya berhenti demi mempertahankan warna rambut yang asli lebih lama.

  • bleaching,
  • menyisir rambut yang basah dengan sisir bergigi rapat,
  • terlalu sering menggunakan alat pengeriting rambut, catokan, atau hair dryer,
  • memakai sampo berbahan keras atau tidak cocok dengan jenis rambut, dan
  • keramas terlalu sering.

5. Mengelola stres dengan baik

Dilanda stres bukan berarti membuat Anda harus mencabuti uban yang muncul. Dibandingkan itu, Anda perlu mengelola stres dengan baik agar pertumbuhan uban melambat.

Ada pun beberapa tips mengelola stres yang bisa Anda coba antara lain:

  • luangkan waktu setiap minggu untuk melakukan hobi,
  • prioritaskan komitmen yang paling penting,
  • meditasi atau melatih pernapasan setiap hari, dan
  • rutin berolahragan untuk meningkatkan serotonin otak.

Meski belum diketahui pasti apakah stres dapat memicu uban di rambut, tidak ada salahnya untuk mengelolanya dengan baik.

Intinya, mencabut uban bukan menjadi solusi untuk mengembalikan warna rambut asli karena rambut beruban tidak dapat dihindari.

Anda hanya perlu merawat rambut agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai kerusakan rambut, serta masalah kulit kepala. Bila bingung, tanyakan kepada dokter kulit atau ahli dermatologi guna memahami solusi yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Zayed, A. A., Shahait, A. D., Ayoub, M. N., & Yousef, A. M. (2013). Smokers’ hair: Does smoking cause premature hair graying?. Indian dermatology online journal, 4(2), 90–92. https://doi.org/10.4103/2229-5178.110586. Retrieved 3 May 2021. 

Shmerling, R.H. (2017). Why does hair turn gray?. Harvard Health. Retrieved 3 May 2021, from https://www.health.harvard.edu/blog/hair-turn-gray-2017091812226 

Does Pulling One Gray Hair Cause More to Grow in its Place?. (2019). University of Arkansas for Medical Sciences. Retrieved 3 May 2021, from https://uamshealth.com/medical-myths/does-pulling-one-gray-hair-cause-more-to-grow-in-its-place/ 

Frothingham, S. (2018). 20+ Home Remedies for Gray Hair. Healthline. Retrieved 3 May 2021, from https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-gray-hair

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Theresia Evelyn Diperbarui 03/05/2021
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x