5 Jenis Game Mengasah Otak yang Bisa Anda Coba di Rumah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Selain berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat,  cara lain yang banyak diyakini untuk mengasah dan meningkatkan fungsi otak adalah dengan bermain games atau permainan. Permainan ini dinilai dapat membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, juga kesehatan otak. Benarkah demikian? Apa saja games atau permainan mengasah otak yang bisa dilakukan?

Benarkah games bisa membantu mengasah otak?

Ada banyak manfaat yang bisa Anda peroleh dari bermain games. Dilansir dari American Psychological Association bermain games, termasuk video games, dapat membantu meningkatkan pembelajaran, kesehatan, dan keterampilan sosial pada anak-anak.

Tak hanya pada anak, permainan ini juga disebut dapat membantu mengatasi stres dan depresi, mengurangi kemungkinan antisosial, hingga memperbaiki hubungan dengan pasangan, pada orang dewasa. Bahkan, games tertentu juga diyakini bisa meningkatkan kemampuan pembelajaran, koordinasi gerak tangan dan mata, fokus, serta membuat Anda lebih bugar (terutama untuk games yang melibatkan gerak tubuh).

Meski demikian, manfaat dan pengaruh games terhadap otak masih kontroversial hingga saat ini. Sebuah studi di jurnal PLoS One menyebutkan, games bisa meningkatkan fungsi eksekutif, memori, hingga kecepatan pemrosesan informasi pada otak anak muda.

Dalam penelitian lainnya pun disebutkan, aktivitas pada waktu senggang yang merangsang kognitif bisa mengurangi risiko demensia dan gangguan kognitif lainnya pada kemudian hari. Tak hanya itu, penderita multiple sclerosis juga disebut bisa terbantu dengan bermain game karena kemampuannya dalam melatih koordinasi dan keseimbangan tubuh.

Di sisi lain, pengaruh games terhadap fungsi kognitif otak justru tidak terbukti. Memainkan satu jenis games secara rutin disebut hanya dapat meningkatkan kemampuan seseorang pada games tersebut, tetapi tidak memengaruhi kemampuan otak secara keseluruhan.

Meski masih kontroversial, tidak ada salahnya jika Anda ingin memainkan game mengingat manfaat lain yang bisa Anda peroleh. Namun, jangan jadikan game sebagai satu-satunya cara untuk meningkatkan kemampuan fungsi otak Anda. Anda juga perlu melakukan cara lainnya yang telah terbukti, seperti berolahraga, senam otak, atau mengonsumsi beberapa makanan untuk meningatkan daya ingat Anda.

Berbagai games atau permainan yang bisa membantu mengasah otak

game atau permainan edukasi untuk anak sd

Ada beragam bentuk games atau permainan yang bisa Anda mainkan untuk membantu mengasah otak Anda. Games ini ada yang bisa Anda peroleh secara konvensional, seperti dengan kertas, atau dengan mengunduhnya di ponsel Anda. Berikut adalah berbagai games atau permainan asah otak yang dapat Anda coba:

1. Sudoku

Sudoku adalah permainan teka-teki berbasis logika yang mengandalkan memori jangka pendek. Permainan yang berasal dari Jepang ini menggunakan kotak 9×9 yang di dalamnya sudah terdapat beberapa angka petunjuk.

Anda diminta untuk melengkapi angka-angka tersebut dengan aturan tidak ada angka yang sama pada satu baris, satu kolom, atau satu kotak bagian 3×3 yang ditandai garis tebal. Begitupun seterusnya hingga seluruh kotak terisi.

Game sudoku disebut dapat membantu mengasah otak Anda menjadi lebih tajam. Bahkan, dalam sebuah penelitian disebutkan, orang dewasa di atas 50 tahun yang bermain sudoku dan teka-teki silang, memiliki fungsi otak yang lebih baik. Anda dapat memainkan sudoku dengan menggunakan kertas atau bisa diperoleh dengan mengunduh aplikasinya di ponsel Anda.

2. Teka-teki silang

Anda tentu sudah tak asing dengan permainan yang satu ini. Permainan teka-teki silang (TTS) sudah sangat sering ditemukan di berbagai koran, majalah, buku khusus TTS, atau bahkan saat ini, bisa Anda unduh secara gratis melalui ponsel Anda.

Game klasik ini disebut bisa mengasah otak secara verbal serta meningkatkan daya ingat atau memori dan pengetahuan Anda. Bahkan, penelitian yang sama dengan sudoku menyebutkan, orang yang mengerjakan permainan teka-teki, termasuk TTS, memiliki fungsi otak yang setara dengan usia mereka saat 10 tahun lebih muda.

3. Lumosity

Berbeda dengan dua game mengasah otak di atas, lumosity adalah permainan yang bisa Anda mainkan melalui situs web atau mengunduh aplikasinya di ponsel Anda. Aplikasi ini terdiri dari games yang berfokus pada peningkatan memori pengguna, kemampuan memecahkan masalah, serta pemikiran.

Pada games ini, ada berbagai jenis permainan di setiap sesi yang menantang otak Anda. Anda pun perlu menyelesaikan permainan ini sambil bermain melawan waktu.

4. Fit brain trainer

demensia berpikir negataif main game mendeteksi demensia

Sama seperti lumosity, permainan fit brain trainer juga dapat dimainkan melalui aplikasi di ponsel Anda. Pada aplikasi fit brain trainer, ada 10 set game yang bisa Anda mainkan. Anda diharuskan menyelesaikan tugas tertentu dari setiap kategori game tersebut dan aplikasi akan melacak perkembangannya melalui grafik berkode warna.

Dengan 10 set game tersebut, permainan fit brain trainer diyakini dapat membantu berbagai bagian otak Anda, termasuk otak kanan dan kiri, dalam meningkatkan fungsinya. Hal ini termasuk meningkatkan daya ingat, konsentrasi, koordinasi antara tangan dan mata, hingga pemecahan masalah.

5. Brain Fitness

Game yang satu ini dikembangkan dengan bantuan oleh ahli saraf, sehingga diklaim dapat meningkatkan kemampuan kognitif, termasuk memori dan konsentrasi, seseorang yang memainkannya. Tidak hanya itu, game ini juga sangat menyenangkan karena bisa dimainkan bersama teman-teman Anda.

Anda dapat memperoleh game ini dengan mengunduh aplikasi Cognifit Brain Fitness di ponsel Anda. Di aplikasi ini, Anda bisa memainkan beragam permainan yang dapat membantu mengasah otak Anda setiap hari, dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan dengan profil pengguna.

Selain aplikasi-aplikasi di atas, masih ada banyak permainan serupa yang bisa Anda unduh di layar ponsel Anda. Memainkan berbagai jenis permainan ini bisa mengisi waktu luang Anda sekaligus merilekskan pikiran dan mungkin mengasah otak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara untuk Melupakan Sesuatu yang Tidak Ingin Anda Ingat

Ingatan buruk dan menyedihkan pasti ingin Anda lupakan. Namun, bagaimana cara melupakan sesuatu yang tidak ingin diingat seperti ini? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 1 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Informasi Lengkap Otak Tengah, Termasuk Struktur, Fungsi, dan Gangguannya

Berdasarkan letaknya, otak Anda terbagi menjadi bagian depan, tengah (midbrain), dan belakang. Yuk, kenali struktur dan fungsi dari otak tengah berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Informasi Lengkap tentang Kondisi Mati Batang Otak

Mati batang otak adalah kondisi fatal yang merupakan salah satu tanda dari seseorang mengalami kematian. Pahami tentang kondisi ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 26 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Pertajam Daya Ingat Dengan Berolahraga Ringan 10 Menit Saja, Yuk!

Tak hanya menyehatkan tubuh, olahraga ternyata bisa menjadi salah satu cara mempertajam ingatan. Fakta ini telah dibuktikan para ahli melalui penelitian.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Otak dan Saraf 25 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ingatan fotografis

Benarkah Ada Orang yang Punya Ingatan Fotografis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
demensia frontotemporal dementia adalah

Demensia Frontotemporal (Frontotemporal Dementia)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
mengganggu kesehatan mental

7 Kebiasaan Buruk yang Membuat Anda Rentan Alami Gangguan Mental

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
cara meningkatkan daya ingat anak

5 Cara Efektif Meningkatkan Daya Ingat Anak Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Nadhila Erin
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit