Sjogren Syndrome

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30/04/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu Sjogren syndrome?

Sjogren syndrome adalah kelainan sistem kekebalan tubuh dengan dua gejala paling umum – mata kering dan mulut kering. Penyakit ini disebabkan oleh peradangan kelenjar air mata, air liur, dan zat-zat lainnya. Arthritis, paru-paru, ginjal, pembuluh darah, saraf, dan otot mungkin juga terkena.

Sjogren syndrome sering terkait dengan kelainan sistem kekebalan tubuh lainnya, seperti rheumatoid arthritis dan lupus. Dalam Sjogren syndrome, membran lendir dan kelenjar sekresi mata yang lembap (lacrimal) dan mulut adalah daerah yang kali pertama terpengaruh – dengan akibat menurunnya jumlah air mata dan air liur.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Penyakit ini dapat menyerang orang pada semua umur. Namun, kebanyakan pasien yang terdiagnosis berumur lebih dari 40 tahun. 

Wanita lebih banyak terkena penyakit ini daripada pria. Penyakit ini juga lebih umum terjadi pada orang dengan penyakit autoimun tertentu misalnya lupus atau rheumatoid.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala Sjogren syndrome?

Dikutip dari Mayo Clinic, gejala Sjogren syndrome paling umum adalah mata kering dan mulut kering. Mata kering dapat membuat bagian bawah kelopak mata seolah-olah terkena pasir, mata terasa terbakar, semakin sensitif terhadap cahaya, keluarnya air mata, dan terdapat bisul. 

Mulut kering dapat menyebabkan kesulitan dalam mengunyah dan menelan makanan kering, meningkatkan risiko pembusukan gigi, penyakit gusi, dan infeksi mulut.

Gejala lain mungkin meliputi:

  • Penglihatan kabur
  • Mata gatal dan merah
  • Bibir dan tenggorokan kering, sakit pada mulut atau haus
  • Demam, ruam
  • Kelelahan atau napas yang pendek
  • Nyeri sendi
  • Sakit perut;
  • Pembengkakan kelenjar pada pipi dan node limfa;
  • Vagina menjadi kering; vagina yang kering menyebabkan sakit saat berhubungan intim.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan harus pergi ke dokter?

Jika mengalami salah satu tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasi ke dokter. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik dalam situasi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab Sjogren syndrome?

Sjogren syndrome adalah penyakit gangguan autoimun. Ini terjadi ketika sistem ketahanan tubuh Anda menyerang sel dan jaringan Anda sendiri. 

Sjogren syndrome adalah gangguan yang menyerang kelenjar air liur dan air mata, sehingga dapat berhenti bekerja. Penyebab penyakit ini masih tidak jelas. Namun, sejumlah faktor genetik dan lingkungan dapat meningkatkan risiko penyakit. Sindrom ini tidak menular.

Selain kelenjar air liur dan air mata, penyakit ini juga bisa merusak bagian lain tubuh Anda, seperti:

  • Otot
  • Tiroid
  • Ginjal
  • Hati
  • Paru-paru
  • Kulit
  • Saraf

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan faktor risiko Sjogren syndrome?

Ada banyak faktor risiko penyakit ini yaitu:

  • Umur. Sjogren syndrome biasanya terdiagnosis pada orang berumur lebih dari 40 tahun.
  • Jenis kelamin. Wanita lebih berisiko terkena penyakit ini.
  • Mengidap rheumatoid. Umumnya orang dengan Sjogren syndrome mengidap penyakit rheumatoid, seperti arthritis atau lupus

Obat & Pengobatan

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Apa saja tes untuk mendiagnosis kondisi ini?

Sjogren syndrome sulit didiagnosis karena tanda dan gejalanya berbeda pada setiap orang dan bisa mirip dengan kondisi lain. Ada beberapa pengobatan yang memiliki efek samping mulut kering, sehingga mirip dengan gejala sindrom ini.

Pemeriksaan di bawah ini mungkin dapat membantu dokter dalam mendiagnosis Sjogren syndrome:

Tes darah

Dokter mungkin akan meminta Anda melakukan tes darah untuk mengecek:

  • Kadar berbagai jenis sel darah
  • Kehadiran antibodi
  • Bukti kondisi peradangan
  • Indikasi masalah dengan hati dan ginjal

Tes mata

Dokter dapat mengukur kekeringan mata Anda dengan tes yang disebut tes air mata Schirmer. Sepotong kecil kertas saring akan ditempatkan di bawah kelopak mata Anda untuk mengukur produksi air mata. 

Tes pencitraan

Beberapa tes pencitraan dapat menentukan fungsi dari kelenjar air liur Anda. Berikut tes pencitraan yang mungkin diminta dokter:

  • Sialogram. Prosedur ini menunjukkan berapa banyak air liur yang ada di mulut.
  • Salivary scintigraphy. Ini merupakan tes kedokteran nuklir yang melibatkan suntikan ke dalam vena isotop radioaktif. 

Biopsi

Dokter mungkin juga akan melakukan biopsi mulut untuk melihat keberadaan sel yang mengalami peradangan, yang bisa menandakan Sjogren Syndrome. 

Apa pilihan pengobatan untuk Sjogren syndrome?

Dikutip dari situ layanan kesehatan masyarakat Britania Raya, NHS, tidak ada metode yang dapat menyembuhkan secara total, tapi obat-obatan dan perawatan lainnya dapat membantu mengendalikan Sjogren syndrome. Dokter mungkin memberikan obat untuk menjaga kelembapan mata, mulut, dan vagina.

Obat anti radang nonsteroid mungkin membantu mengurangi nyeri otot dan bengkak. Prednisone dan obat lainnya dapat diminum jika menderita nyeri otot luar biasa atau gangguan paru-paru, ginjal dan pembuluh darah.

Hydroxychloroquine (Plaquenil) sering membantu dalam pengobatan Sjogren syndrome. Obat-obatan untuk menekan sistem kekebalan tubuh, seperti metotreksat (Trexall), juga mungkin diresepkan dokter. 

Prosedur kecil untuk menutup saluran air mata dapat membantu mengatasi mata kering Anda. Dalam prosedur pembedahan ini, silikon dimasukkan ke dalam saluran untuk membantu menjaga air mata Anda. 

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi Sindrom Sjogren?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi penyakit Anda:

  • Beri tahu dokter jika Anda hamil atau menyusui
  • Diskusikan dengan dokter gigi secara teratur. Sikat dan bersihkan gigi setelah makan
  • Tanyakan dokter produk apa yang mampu melembapkan. Jika air mata buatan menyebabkan sensasi terbakar pada mata Anda, gunakan obat jenis lain tanpa pengawet. Jika mata kering pada malam hari, salep mata mungkin membantu. Pelumas vagina yang dipakai sepanjang hari atau sebelum berhubungan intim juga dapat membantu
  • Gunakan perekat atau salep untuk kulit kering yang membantu menjaga kelembapan kulit
  • Gunakan pelembap pada malam hari untuk menghindari mata, mulut dan hidung kering
  • Hubungi dokter jika Anda mengalami sakit perut parah, sakit mata, atau perubahan mendadak pada penglihatan

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyebab Bibir Bengkak Saat Bangun di Pagi Hari (Plus Cara Tepat Mengatasinya)

Pernah dibuat kaget karena bibir yang bengkak saat baru bangun tidur? Aneh memang, padahal mungkin sebelumnya masih baik-baik saja. Memangnya kenapa, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 15/06/2019 . Waktu baca 5 menit

7 Penyebab Leher Bengkak yang Tak Boleh Diremehkan

Leher bengkak seringkali membuat Anda merasa terganggu. Lalu, apa saja penyebab bengkak di leher? Temukan 6 penyebabnya di artikel Hello Sehat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Penyakit Tiroid, Health Centers 23/05/2019 . Waktu baca 7 menit

3 Tips Jitu Agar Terhindar dari Mulut Kering Ketika Puasa

Bau mulut merupakan salah satu masalah saat puasa yang dikarenakan mulut yang kering. Bagaimana cara mencegah mulut kering agar tetap nyaman saat puasa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 26/03/2019 . Waktu baca 5 menit

Retensi, Ketika Cairan yang Harusnya Dibuang Malah Menumpuk Dalam Tubuh

70% tubuh manusia terdiri dari air. Retensi adalah gangguan ketika tubuh gagal mengeluarkan kelebihan cairannya. Apa akibatnya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 17/03/2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
Frekuensi sikat gigi saat puasa dan pemilihan pasta gigi yang tepat dapat menjaga kesegaran mulut dan meminimalisasi bau mulut saat puasa

Agar Mulut Tak Bau, Haruskah Sikat Gigi Lebih Sering Selama Puasa?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
mulut segar saat puasa

5 Tips Menjaga Mulut Tetap Segar Saat Puasa di Bulan Ramadan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . Waktu baca 4 menit
sindrom angioedema

Mengenal Sindrom Angioedema, Pembengkakan Pada Kaki Hingga Organ Intim

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11/08/2019 . Waktu baca 4 menit