Sindrom Kelelahan Kronis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu sindrom kelelahan kronis?

Chronic fatigue syndrome atau sindrom kelelahan kronis adalah kondisi yang membuat orang merasa lelah pada sebagian besar atau sepanjang waktu. Gejala sering meliputi nyeri otot dan sulit berkonsentrasi yang berlangsung selama setidaknya 6 bulan. Gejala bisa datang dan pergi sepanjang periode, dan banyak orang dapat memiliki masalah serius, termasuk tidak dapat bekerja. Dengan kebiasaan gaya hidup yang baik, banyak orang penderita sindrom ini yang muncul setelah infeksi virus, biasanya membaik atau sembuh total setelah 2-3 tahun.

Seberapa umumkah sindrom kelelahan kronis?

Sindrom kelelahan kronis cukup umum terjadi dan lebih banyak mempengaruhi wanita daripada pria.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sindrom kelelahan kronis?

Gejala sindrom kelelahan kronis yang paling umum adalah merasa lelah, lemah, atau kecapekan pada sebagian besar waktu. Meski begitu, beberapa tanda dan gejala sindrom kelelahan kronis lainnya meliputi:

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran mengenai gejala tertentu, konsultasikan dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasikanlah kepada dokter. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Selalu diskusi dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab sindrom kelelahan kronis?

Penyebab kondisi ini masih belum diketahui. Beberapa orang percaya bahwa ini adalah komplikasi infeksi virus, tapi tidak ada virus yang telah teridentifikasi. Respon terhadap infeksi pada sistem kekebalan tubuh (sistem yang melawan infeksi) yang abnormal atau stres mungkin berperan dalam sindrom ini.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk sindrom kelelahan kronis?

Ada banyak faktor risiko yang meningkatkan risiko sindrom kelelahan kronis seperti:

  • Usia. Sindrom ini lebih rentan terjadi pada usia antara 40-50 tahun.
  • Jenis kelamin. Wanita lebih sering terkena penyakit ini daripada pria.
  • Stres. Di bawah situasi yang membuat Anda tertekan dan banyak pikiran.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk sindrom kelelahan kronis?

Tidak ada obat yang benar-benar menyembuhkan, tapi perawatan yang mendukung dari dokter dan anggota keluarga sangat penting. Dokter mungkin meresepkan obat anti radang untuk membantu meredakan nyeri otot. Antidepresan mungkin juga diberikan. Dokter mungkin akan menyarankan program olahraga dan diet seimbang. Konseling dan terapi kebiasaan mungkin membantu orang hidup dengan sindrom ini.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk sindrom kelelahan kronis?

Tidak ada tes khusus yang dapat mendiagnosis penyakit ini. Dokter membuat diagnosis setelah mencatat gejala khusus yang berlangsung selama setidaknya 6 bulan seperti kelelahan berkepanjangan tanpa sebab yang tidak dapat hilang dengan beristirahat. Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya aktivitas secara drastis. Gejala lain termasuk masalah pada ingatan atau konsentrasi, sakit tenggorokan, node limfa yang lunak (kelenjar yang membengkak), nyeri otot, sakit kepala, nyeri pada banyak sendi, dan tidak dapat tidur nyenyak.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi sindrom kelelahan kronis?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu mengatasi sindrom kelelahan kronis adalah:

  • Tidak berolahraga terlalu keras
  • Berolahraga sesuai dengan rekomendasi dokter
  • Diet seimbang, rendah lemak dan tinggi serat
  • Selalu berpikir positif dan menghindari stres
  • Minum obat teratur dan ikuti saran pengobatan dari dokter
  • Segera hubungi dokter jika gejala memburuk setelah pengobatan

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Transplantasi Ginjal

    Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    nyeri atau sakit punggung

    Nyeri Punggung, Ketahui Penyebab Hingga Pengobatan yang Efektif

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
    daging ayam belum matang

    4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    atrofi otot

    Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pencegahan anemia

    7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit