Nyeri Anus

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Mei 11, 2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu sakit anus?

Sakit anus atau dubur adalah kondisi yang terjadi ketika Anda mengalami rasa nyeri atau sakit di dalam dan sekitar anus (juga disebut dengan rektum atau dubur, yaitu di daerah perianal).

Penyakit ini merupakan keluhan umum. Meskipun sebagian besar penyebab sakit anus tidak berbahaya, rasa sakitnya bisa parah karena banyaknya ujung saraf yang ada di daerah perianal.

Sakit dubur dapat terjadi sebelum, selama, atau setelah buang air besar. Rasa sakitnya bisa berkisar dari sakit ringan yang bisa memburuk dari waktu ke waktu hingga sakit yang sangat parah sampai membatasi aktivitas sehari-hari. 

Penyebab sakit dubur sangat banyak. Biasanya bersifat umum dan dapat diobati. Namun, jika sakit dubur tidak menghilang dalam 24 hingga 48 jam, penting untuk mengunjungi dokter. Jika sakit disertai dengan demam, Anda harus memeriksakan diri ke dokter dengan segera.

Banyak kondisi penyebab sakit anus yang juga dapat menyebabkan perdarahan pada dubur. Hal ini mungkin terlihat menakutkan, padahal biasanya perdarahannya tidak begitu serius.

Penyebab nyeri biasanya dapat didiagnosis dengan mudah dan dapat diobati dengan pereda sakit yang dijual bebas atau bisa menggunakan rendaman air panas.

Seberapa umumkah sakit anus?

Kondisi kesehatan ini sangat umum dan lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. sakit dubur dapat menyerang pasien di segala usia. Untungnya, kondisi ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sakit anus?

Tanda-tanda dan gejala sakit anus berbeda-beda, bergantung pada penyebabnya. Biasanya gejala sakit anus yang paling umum adalah sebagai berikut:

Fissura ani (robekan di area dubur)

Berikut adalah gejala fissura ani:

  • Rasa nyeri yang tajam dan parah saat buang air besar.
  • Rasa terbakar yang tidak hilang bahkan beberapa jam setelah buang air besar.
  • Perdarahan di dubur, biasanya terlihat adanya sejumlah kecil darah saat buang air besar.

Wasir (ambeien)

Berikut adalah gejala ambeien:

  • Perdarahan setelah buang air besar.
  • Bokong gatal.
  • Merasa seperti ada benjolan di dalam atau sekitar anus.
  • Rasa sakit dan kemerahan di sekitar anus.
  • Sakit anus, jika pasokan darah terhambat karena pembengkakan (wasir) dan penggumpalan darah.

Fissura ani dan nanah

Berikut adalah gejala dari kondisi ini:

  • Sakit yang tidak hilang dan berdenyut, serta bertambah parah saat Anda duduk.
  • Iritasi kulit di sekitar anus.
  • Keluar nanah atau darah saat buang air besar.
  • Pembengkakan dan kemerahan di sekitar anus.
  • Suhu tubuh tinggi (demam).

Kemungkinan ada gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikan pada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Sakit anus dapat merujuk pada sakit atau ketidaknyamanan pada anus, rektum, atau bagian saluran gastrointestinal (GI) yang lebih rendah. 

Nyeri ini biasa terjadi dan penyebabnya jarang serius. Kondisi tersebut seringkali adalah kejang otot atau sembelit.

Namun, Anda harus menghubungi dokter jika mengalami gejala sakit anus berikut:

  • Rasa sakit yang tak tertahankan.
  • sakit tidak membaik setelah beberapa hari.
  • Anda juga mengalami perdarahan di dubur.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab sakit anus?

Dikutip dari Mayo Clinic, dipercaya bahwa ada sejumlah besar penyebab sakit anus. Berikut adalah penyebab-penyebab yang paling umum:

  • Kanker anus
  • Fissura ani (robekan kecil di dinding saluran dubur)
  • Anus gatal (pruritus ani)
  • Cedera karena seks anal
  • Fistula anorektal (saluran abnormal di antara anus atau dubur, biasanya ke kulit di sekitar anus)
  • Coccydynia atau coccygodynia (sakit tulang ekor)
  • Sembelit kronis
  • Penyakit Crohn
  • Impaksi feses (massa feses yang mengeras di dubur akibat sembelit kronis)
  • Wasir atau ambeien (pembuluh darah yang kejang dan meradang di anus atau rektum)
  • Sindrom levator ani (kejang di otot yang mengitari anus)
  • Nanah di jaringan dalam sekitar anus
  • Hematoma perianal (penumpukan darah di jaringan perianal akibat pembuluh darah yang pecah, terkadang disebut wasir eksternal)
  • Proctalgia fugax (sakit sekilas akibat kejang otot dubur)
  • Proktitis (peradangan dinding dubur)
  • Sindrom ulkus rektum soliter (luka di dubur)
  • Wasir trombosis (bekuan darah dalam wasir)
  • Trauma atau cedera
  • Beberapa jenis penyakit radang usus, seperti kolitis ulseratif dan proktitis ulseratif. 

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Dokter dapat melakukan pemeriksaan di area dubur untuk mengetahui penyebab dari rasa sakit. Beberapa pemeriksaan untuk sakit anus yang dapat dilakukan antara lain:

  • Pemeriksaan colok dubur diperlukan untuk menegaskan diagnosis sindrom levator ani. Selama pemeriksaan, dokter akan memeriksa otot levator ani. Otot ini bisa terasa tegang, dan ketika disentuh akan terasa sakit.
  • Dokter dapat membuat diagnosis wasir trombosis dengan melakukan pemeriksaan visual anus atau kanal anus.
  • Diagnosis fissura ani biasanya dibuat dengan pemeriksaan visual.

Apa saja pengobatan untuk sakit anus?

Pengobatan berikut dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan dari wasir yang menyakitkan yang memicu sakit dubur:

  • Duduklah dalam rendaman air hangat selama 20 menit beberapa kali sehari.
  • Gunakan obat-obatan bebas untuk mengobati wasir.

Pengobatan berikut akan mendukung penyembuhan fissura ani:

  • Duduklah di rendaman air hangat selama 20 menit, tiga kali sehari, untuk mengurangi rasa sakit dan membantu penyembuhan.
  • Menambah asupan makanan tinggi serat dan gunakan pelunak feses untuk membantu buang air besar agar tidak begitu sakit.
  • Oleskan hidrokortison atau krim antisakit untuk membantu mengurangi sakit.

Karena serangan sakit anus terjadi untuk waktu yang sangat singkat, tidak ada pengobatan yang cukup cepat menghentikan serangan tersebut. Saat ini belum ada obat khusus untuk mencegah serangan sakit dubur.

Pengobatan di Rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini?

Cara terbaik untuk menghindari sakit anus adalah dengan mengonsumsi banyak serat dan minum air putih yang cukup. Ini akan membantu Anda menghasilkan feses lunak yang mudah dikeluarkan dan tidak menyebabkan trauma pada saluran anus.

Konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber