Radikulopati Lumbal

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu radikulopati lumbal?

Radikulopati lumbal adalah penyakit yang berhubungan dengan saraf tulang belakang dan akar saraf di sumsum tulang belakang. Tepatnya pada area pinggang dan di bagian ujungnya.

Seberapa umumkah radikulopati lumbal?

Radikulopati lumbal adalah penyakit yang dapat dialami oleh pria dan wanita. Penyakit ini terjadi pada 3 sampai 5 persen dari populasi manusia di dunia. Pria di usia 40-an dan perempuan dari 50 sampai 60 tahun lebih sering mengalami penyakit ini.

Anda dapat mencegah terjadinya penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Silakan konsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala radikulopati lumbal?

Gejala khas dari radikulopati lumbal adalah mati rasa di lengan, kaki, dan kelemahan otot. Gejala lainnya yang mungkin muncul dari radikulopati lumbal adalah linu panggul, yaitu nyeri sepanjang saraf sciatic, saraf terpanjang dalam tubuh. Saraf ini berjalan dari bokong ke kaki (paha belakang dan kaki). Seseorang dengan kondisi ini juga mungkin mengalami kesulitan mengontrol keinginannya untuk buang air kecil dan buang air besar.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda dan gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan atau masalah, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda. Status dan kondisi dapat bervariasi dalam banyak orang. Selalu diskusikan dengan dokter Anda untuk metode diagnostik, pengobatan, dan perawatan yang terbaik untuk Anda.

Jika Anda tidak merasa lebih baik selama proses perawatan medis, tanyakan kepada dokter Anda tentang program perawatan khusus.

Penyebab

Apa penyebab radikulopati lumbal?

Penyebab radikulopati lumbal adalah tekanan dari hernia yang patah/ tergelincir pada piringan sendi/ diskus yang menyebabkan peradangan pada akar saraf.

Alasan lain yang mungkin jadi penyebab radikulopati lumbal adalah karena degenerasi diskus. Diskus adalah potongan tulang rawan yang terletak antar tulang pada tulang belakang yang berfungsi untuk mengurangi guncangan saat tulang bergerak. Seiring waktu, serat dapat merusak diskus. Sebuah cairan yang berbentuk seperti jelly dari pusat diskus dapat mengalir keluar (hernia) mengakibatkan tekanan pada akar saraf dan menyebabkan munculnya gejala-gejala di atas.

Beberapa penyebab lainnya mungkin termasuk stenosis tulang belakang, tumor, infeksi, dan cedera.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk radikulopati lumbal?

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko Anda mengalami radikulopati lumbal adalah:

  • Umur. Lansia memiliki risiko lebih tinggi
  • Sering melakukan aktivitas fisik yang berat
  • Memiliki kondisi lain yang berkaitan dengan tulang belakang atau sakit punggung

Tidak ada faktor risiko bukan berarti Anda tidak bisa mengalami penyakit ini. Tanda-tanda ini hanya berlaku sebagai acuan. Anda harus konsultasi ke dokter spesialis untuk lebih jelasnya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk radikulopati lumbal?

Kebanyakan pasien tidak memerlukan pengobatan karena nyeri akan menghilang dengan metode perawatan sendiri di rumah. Cara ini termasuk kompres panas atau kompres dingin, melemaskan otot, melakukan peregangan sederhana, serta penggunaan obat penghilang rasa sakit tanpa resep dokter.

Untuk kondisi sakit yang kronis sehingga tidak bisa dikendalikan, Anda harus mengubah gaya hidup dengan penurunan berat badan dan rajin berolahraga agar gejala dapat membaik. Latihan-latihan ini akan membantu Anda menyesuaikan postur, membuat otot punggung yang sehat dan meningkatkan daya tahan.

Obat anti-radang non steroid (NSAID), obat pelemas otot, analgesik, dan suntikan steroid dapat digunakan. Pasien membutuhkan tindak operasi jika pengobatan ini tidak efektif atau untuk mengatasi gejala tertentu.

Tes yang biasa dilakukan untuk lumbosakral radiculopathy

Dokter Anda dapat mendiagnosis berdasarkan riwayat medis dan pemeriksaan fisik, terutama pada tulang belakang dan kaki; memeriksa kekuatan otot, dan refleks otot. Kebanyakan pasien kesehatannya membaik dengan melakukan istirahat, perawatan atau penggunaan obat, kadang-kadang dokter tidak akan perlu melakukan uji gambar.

Untuk nyeri yang berkepanjangan, dokter akan melakukan pencitraan resonansi magnetik (MRI), rontgen, computed tomography (CT), untuk diagnosis sumsum tulang atau daya hantar impuls listrik (neurotransmitter).

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi radikulopati lumbal?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi radikulopati lumbal adalah:

  • Cobalah untuk menjaga postur tubuh yang baik saat duduk, berdiri, dan mengangkat. Lakukan aktivitas mengangkat dan membawa beban berat dengan benar.
  • Ketahui kondisi kesehatan Anda sendiri untuk membantu mengontrol rasa sakit.
  • Bila memungkinkan, lakukan olahraga secara teratur.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

    Lansia sering memiliki masalah tidur, terlihat mengantuk dan banyak tidur di siang hari. Kalaupun tidak tertidur, lansia sering menguap dan terlihat lesu.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

    Duduk Terlalu Lama Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

    Duduk terlalu lama memang tidak baik efeknya untuk kesehatan, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama juga meningkatkan risiko penyakit jantung?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    9 Penyebab Sakit Punggung yang Umum Terjadi pada Wanita

    Dismenore alias nyeri haid adalah penyebab sakit punggung yang paling umum pada wanita usia produktif. Lantas, apa lagi 8 penyebab lainnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina

    Tips Pekerjaan Rumah Jika Punya Masalah Tulang Belakang

    Melakukan pekerjaan rumah bagi yang punya masalah kronis pada tulang belakang tentu tidak mudah. Tapi tenang, berikut tipsnya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    persiapan puasa untuk lansia

    3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
    mengajak orang tua pindah

    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
    kebutuhan vitamin dan mineral

    Ragam Vitamin dan Mineral yang Baik untuk Sistem Imun Lansia

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
    nyeri otot punggung

    Beragam Penyebab Nyeri Otot Punggung dan Cara Mengatasinya!

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020