Phlebitis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/04/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu phlebitis?

Phlebitis atau plebitis adalah peradangan pembuluh darah. Thrombophlebitis adalah proses peradangan yang menyebabkan penggumpalan darah dan menghalangi satu atau lebih vena, biasanya di kaki Anda. 

Vena yang terkena mungkin berada di dekat permukaan kulit Anda (thrombophlebitis superfisial) atau di dalam otot (trombosis vena dalam atau deep vein thrombosis (DVT)). 

Penyebab kondisi ini adalah trauma, pembedahan, atau ketidakaktifan yang berkepanjangan. DVT meningkatkan risiko masalah kesehatan serius. Kondisi tersebut biasanya diobati dengan obat pengencer darah. Thrombophlebitis juga diobati dengan obat pengencer darah

Tanda-tanda dan gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala phlebitis?

Gejala phlebitis termasuk:

  • Rasa sakit umum
  • Benjolan keras di bawah kulit
  • Kulit memerah

Phlebitis dapat menimbulkan demam ringan atau keluarnya nanah dari lokasi phlebitis yang menandakan adanya infeksi (disebut septic thrombophlebitis). Urat nadi mungkin terlihat pada phlebitis dangkal (superfisial).

Gejala DVT termasuk kulit memerah dan membengkak pada kaki atau tangan yang terpengaruh. DVT yang memengaruhi kaki dapat menyebabkan sulit berjalan.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kabar sebaiknya ke dokter?

Anda perlu menghubungi dokter jika Anda mengalami vena yang memerah dan bengkak, terlebih jika Anda memiliki satu atau lebih faktor risiko thrombophlebitis. 

Segera pergi ke Unit Gawat Darurat jika:

  • Vena membengkak dan sakit terasa parah
  • Anda juga mengalami napas pendek atau sakit dada, batuk berdarah, atau gejala lain yang menunjukkan kemungkinan menunjukkan pembekuan darah yang mengarah ke paru-paru Anda (emboli paru). 

Anda mungkin membutuhkan pertolongan orang lain untuk menuju rumah sakit. Hal ini karena Anda akan mengalami kesulitan mengemudi mobil Anda sendiri. 

Penyebab

Apa penyebab phlebitis?

Dikutip dari Web MD, penyebab phlebitis superfisial bisa menjadi komplikasi karena prosedur medis atau besah. 

Selain itu, Mayo Clinic menyebut penyebab thrombophlebitis adalah gumpalan darah, yang dapat terbentuk dalam darah sebagai akibat dari hal-hal di bawah ini:

  • Gangguan pembekuan darah yang diwariskan
  • Tidak bisa bergerak untuk waktu yang lama, seperti saat cedera atau tinggal di rumah sakit. 

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk phlebitis?

Faktor risiko Anda akan meningkat mengalami plebitis adalah:

  • Tidak aktif untuk waktu lama, baik karena Anda terkurung di tempat tidur atau Anda bepergian dengan mobil atau pesawat untuk waktu yang lama
  • Memiliki varises, yang merupakan penyebab umum phlebitis superfisial
  • Memiliki alat pacu jantung atau memiliki tabung (kateter) yang tipis dan fleksibel dalam vena sentral, untuk perawatan kondisi medis, yang dapat mengiritasi dinding pembuluh darah dan mengurangi aliran darah
  • Hamil atau baru melahirkan
  • Menggunakan pil KB atau terapi hormon, yang dapat membuat darah Anda lebih mungkin membeku
  • Memiliki riwayat keluarga dengan kelainan pembekuan darah atau kecenderungan untuk membentuk pembekuan darah
  • Pernah mengalami episode thrombophlebitis sebelumnya
  • Pernah mengalami stroke
  • Lebih tua dari 60 tahun
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Menderita kanker
  • Merokok

Jika Anda memiliki satu atau lebih faktor risiko, diskusikan strategi pencegahan dengan dokter Anda sebelum mengambil penerbangan panjang atau perjalanan darat. Diskusikan pula pada dokter jika Anda berencana menjalani operasi yang membuat Anda harus tidak banyak bergerak. 

Komplikasi

Komplikasi apa yang mungkin saya alami dengan kondisi phlebitis?

Komplikasi dari thrombophlebitis superfisial jarang terjadi. Namun, jika Anda mengembangkan DVT, risiko komplikasi serius meningkat. Komplikasi plebitis adalah:

  • Emboli paru. Jika bagian dari gumpalan vena copot, itu bisa berpindah ke paru-paru Anda, sehingga menghalangi arteri (emboli). Kondisi ini dapat mengancam jiwa. 
  • Sindrom pasca-phlebitis. Kondisi ini juga dikenal sebagai sindrom pasca-trombotik yang dapat berkembang berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah Anda mengalami DVT. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit yang lama dan mungkin melumpuhkan dan sakit pada kaki. 

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Dokter dapat mendiagnosis kondisi Anda lewat pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan Anda.

Tes darah dapat dilakukan untuk menentukan apakah penyebabnya dari gangguan pembekuan darah atau adanya gumpalan darah.

Anda mungkin memerlukan stoking kompresi dan mungkin obat antiperadangan untuk mengendalikan gejala. Beberapa kasus mungkin membutuhkan antibiotik

Jika Anda memiliki riwayat trombophlebilitis atau jika phlebitis mungkin menyebar ke vena dalam, Anda perlu mengonsumsi pengencer darah selama 3-6 bulan. 

Jika Anda memiliki tanda-tanda infeksi, Anda perlu minum antibiotik. Jika phlebitis superfisial telah berkembang melibatkan vena dalam, ini merupakan kondisi serius yang memerlukan perawatan di rumah sakit.

Scan ultrasound dapat mencari letak gumpalan darah, terutama di pembuluh dalam kaki atas. Kadang, untuk mendeteksi gumpalan darah dokter dapat melakukan prosedur yang bernama venogram.

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Bagaimana phlebitis diobati?

Tidak ada terapi atau pengobatan khusus untuk phlebitis. Gumpalan darah dapat larut dengan sendirinya seiring waktu.

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Pengobatan di Rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi phlebitis?

Beberapa langkah pengobatan di rumah dapat membantu mengatasi plebitis adalah:

  • Sangga kaki lebih tinggi dari jantung
  • Gunakan stoking khusus medis
  • Terus bergerak aktif untuk menjaga kelancaran aliran darah
  • Minum obat pereda nyeri atau oleskan salep pereda nyeri pada kulit yang terasa sakit.

Pencegahan

Apa saja langkah pencegahan yang dapat saya lakukan untuk kondisi ini?

Duduk selama penerbangan panjang atau naik mobil dapat menyebabkan pergelangan kaki dan betis Anda membengkak dan meningkatkan risiko phlebitis. Untuk membantu mencegah plebitis adalah:

  • Jalan-jalan. Jika Anda terbang atau naik kereta api atau bus, Anda bisa berjalan di lorong dalam satu jam atau lebih sekali. Jika Anda mengemudi, berhenti setiap jam dan berkelilinglah. 
  • Gerakkan kaki Anda secara teratur. Lenturkan pergelangan kaki Anda dengan memijak ke lantai setidaknya 10 kali setiap jam. 
  • Banyak minum. Anda perlu minum banyak air untuk menghindari dehidrasi. 

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Masturbasi saat hamil kabarnya mampu memberikan kenikmatan yang lebih memuaskan daripada hubungan seksual. Namun, apakah aman?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit

    Apakah Ukuran Penis Berpengaruh Terhadap Kepuasan Seksual?

    Dalam hubungan seks, ukuran penis terkadang menajdi salah satu faktor tercapainya kepuasan. Namun, benarkah ukuran penis mempengaruhi kepuasan pasangan?

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 11/08/2020 . Waktu baca 4 menit

    COVID-19 Picu Kerusakan Saraf dan Otak Jangka Panjang

    Pasien COVID-19 dengan gejala ringan dapat mengalami kerusakan saraf dan otak serius yang berpotensi memiliki efek jangka panjang.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 11/08/2020 . Waktu baca 4 menit

    Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan dengan Test Pack?

    Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat, Seks & Asmara 11/08/2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bibir gatal

    7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
    kenapa penis ereksi di pagi hari

    Ketahui Berbagai Kemungkinan Penyebab Benjolan di Penis

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 4 menit
    hematuria adalah

    Hematuria

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 11 menit
    kanker prostat pada usia muda

    Kenali Penyebab dan Gejala Kanker Prostat pada Usia Muda

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 5 menit