Penyakit Jaringan Ikat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu penyakit jaringan ikat?

Penyakit jaringan ikat adalah berbagai jenis penyakit yang menyerang bagian tubuh yang menghubungkan struktur tubuh menjadi satu. Beberapa jenis penyakit jaringan ikat yang paling umum adalah rheumatoid arthritis (rematik), skleroderma, dan lupus eritematosus sistemik.

Jaringan ikat terbuat dari 2 protein: kolagen dan elastin. Kolagen adalah protein yang ditemukan pada tendon, ligamen, kulit, kornea, tulang rawan, tulang dan pembuluh darah. Elastin adalah protein elastis yang menyerupai karet gelang dan merupakan komponen utama dari ligamen dan kulit.

Apabila seseorang memiliki penyakit jaringan ikat, kolagen dan elastinnya akan meradang. Sehingga, protein dan bagian tubuh yang dihubungkan akan terganggu.

Seberapa umum penyakit jaringan ikat?

Rheumatoid arthritis menyerang lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria. Namun, anak-anak kecil dan lansia juga dapat mengalami rheumatoid arthritis.

Skleroderma menyerang wanita 3 kali lebih sering dibandingkan pada pria selama hidupnya, dengan angka 15 kali lebih besar untuk wanita berusia subur.

Lupus eritematosus sistemik 9 kali lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria.

Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala penyakit jaringan ikat?

Tanda-tanda dan gejala tidak spesifik. Tergantung pada penyakit jaringan ikat dan seberapa aktif kondisi, berbagai gejala dapat terjadi, seperti demam, nyeri otot dan sendi, kelemahan dan berbagai gejala lainnya.

Rheumatoid arthritis

  • Sendi yang nyeri, lemah dan bengkak
  • Kekakuan pada sendi yang biasanya memburuk di pagi hari dan setelah tidak melakukan aktivitas
  • Kelelahan, demam dan penurunan berat badan

Scleroderma

  • Hampir semua orang dengan scleroderma mengalami bagian kulit yang mengeras dan mengencang.
  • Jari tangan atau kaki. Salah satu tanda-tanda awal dari scleroderma adalah respon berlebih terhadap suhu dingin atau stres emosional, yang dapat menyebabkan mati rasa, nyeri atau perubahan warna pada jari-jari tangan atau kaki.
  • Sistem pencernaan. Beberapa orang dengan scleroderma juga dapat mengalami gangguan dalam menyerap gizi jika otot usus tidak memindahkan makanan dengan baik.
  • Jantung, paru-paru atau ginjal. Kondisi ini dapat mempengaruhi fungsi jantung, paru-paru atau ginjal.

Systemic lupus erythematosus lupus (SLE)

  • Kelelahan dan demam
  • Nyeri, kekakuan dan pembengkakan pada sendi
  • Ruam yang berbentuk kupu-kupu pada wajah yang menutupi pipi dan batang hidung
  • Luka pada kulit yang muncul atau memburuk dengan paparan matahari (photosensitivity)
  • Jari-jari tangan dan kaki yang berubah menjadi putih atau biru saat terpapar dingin atau saat stres (Raynaud’s phenomenon)
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Mata kering
  • Sakit kepala, linglung dan kehilangan ingatan.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab penyakit jaringan ikat?

Penyebab spesifik dari kebanyakan penyakit jaringan ikat tidak diketahui. Namun, ada pola umum yang meningkatkan risiko terhadap penyakit jaringan ikat. Kemungkinan kombinasi risiko genetik dan faktor lingkungan diperlukan untuk terjadinya penyakit jaringan ikat.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk penyakit jaringan ikat?

Ada banyak faktor risiko untuk penyakit jaringan ikat, yaitu:

  • Penyakit jaringan ikat yang disebabkan oleh turunan genetik.
  • Penyakit jaringan ikat lain yang tidak dapat ditentukan dengan kelainan gen tertentu, seperti systemic lupus erythematosus  atau scleroderma.
  • Penyakit jaringan ikat ini muncul dengan penyebab yang tidak diketahui, namun memiliki faktor genetik yang lebih lemah. Kondisi ini ditandai dengan kumpulan overaktivitas spontan dari sistem imun yang berpengaruh terhadap produksi antobodi berlebih pada peredaran.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana penyakit jaringan ikat didiagnosis?

Dokter kadang dapat mendeteksi penyakit jaringan ikat dengan melakukan pemeriksaan fisik. Seringkali, tes darah, X-ray dan tes lain dapat membantu diagnosis terhadap penyakit jaringan ikat.

Apa saja pengobatan untuk penyakit jaringan ikat?

Rheumatoid arthritis

Pengobatan

  • NSAIDs. Ibuprofen (Advil, Motrin, IB) dan naproxen sodium (Alevecan) membantu meringankan rasa sakit dan mengurangi peradangan.
  • Steroid. Pengobatan kortikosteroid, seperti prednisone, mengurangi peradangan dan nyeri serta kerusakan sendi perlahan.
  • Disease-modifying antirheumatic drugs (DMARDs), Methotrexate (Trexall, Otrexup, Rasuvo), leflunomide (Arava), hydroxychloroquine (Plaquenil) and sulfasalazine (Azulfidine) dapat memperlambat perkembangan rheumatoid arthritis dan melindungi sendi dan jaringan lain dari kerusakan permanen.

Terapi

Terapis akan memberikan cara baru untuk melakukan tugas sehari-hari, yang akan lebih mudah untuk sendi Anda.

Operasi

Jika pengobatan tidak berhasil untuk mencegah atau memperlambat kerusakan sendi Anda, dokter dapat menyarankan operasi untuk memperbaiki sendi yang rusak. Operasi dapat mengembalikan kemampuan Anda untuk menggunakan sendi Anda, serta mengurangi rasa sakit dan memperbaiki kerusakan.

Pengobatan alternatif

Beberapa alternatif tambahan telah menunjukkan harapan untuk rheumatoid arthritis, seperti minyak ikan, minyak tumbuhan dan Tai Chi.

Scleroderma

Pengobatan

  • Obat tekanan darah yang melebarkan pembuluh darah dapat mencegah masalah paru-paru dan ginjal, serta mengatasi penyakit Raynaud’s.
  • Obat-obatan untuk menekan sistem imun, seperti obat yang diminum setelah transplantasi organ, dapat mengurangi gejala scleroderma.
  • Pengobatan seperti omeprazole (Prilosec) dapat meringankan gejala asam lambung.
  • Mencegah infeksi. Salep antibiotik, pembersihan dan perlindungan terhadap flu dapat mencegah infeksi dari ulkus ujung jari yang disebabkan oleh penyakit Raynaud’s. Vaksinasi influenza biasa dan pneumonia dapat membantu melindungi paru-paru yang telah terganggu oleh scleroderma.
  • Meringankan rasa sakit. Jika penawar rasa sakit yang dijual bebas tidak cukup membantu, Anda dapat meminta dokter untuk memberikan pengobatan yang lebih kuat.

Terapi

Terapis fisik atau okupasional dapat membantu Anda:

  • Mengatasi rasa sakit
  • Meningkatkan kekuatan dan mobilitas
  • Menjaga independensi pada tugas sehari-hari

Operasi

Pilihan operasi untuk komplikasi scleroderma dapat meliputi:

  • Amputasi
  • Transplantasi paru-paru

Systemic lupus erythematosus lupus (SLE)

  • Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs). Naproxen sodium (Aleve) dan ibuprofen (Advil, Motrin IB, others), dapat digunakan untuk mengatasi rasa sakit, pembengkakan dan demam yang terkait dengan lupus.
  • Antimalarial drugs. Obat-obatan yang sering digunakan untuk mengatasi malaria, seperti hydroxychloroquine (Plaquenil), juga dapat mengendalikan lupus.
  • Prednisone dan jenis lain dari kortikosteroid dapat mengatasi peradangan akibat lupus.
  • ImunosupresanObat-obatan yang menekan sistem imun dapat membantu terhadap kasus lupus yang serius, seperti azathioprine (Imuran, Azasan), mycophenolate (CellCept), leflunomide (Arava) dan methotrexate (Trexall).

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit jaringan ikat?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi penyakit jaringan ikat:

Rheumatoid arthritis

  • Olahraga ringan dapat memperkuat otot di sekitar sendi, dan dapat melawan kelelahan.
  • Letakkan panas atau dingin dapat meringankan rasa sakit dan merilekskan otot yang tegang dan sakit.
  • Cari cara untuk mengatasi sakit dengan mengurangi stres.

Scleroderma

  • Olahraga. Olahraga menjaga tubuh tetap fleksibel, meningkatkan sirkulasi dan meringankan kekakuan.
  • Tidak merokok. Nikotin menyebabkan pembuluh darah berkontraksi, memperburuk penyakit Raynaud’s. Merokok juga dapat menyebabkan penyempitan permanen terhadap pembuluh darah.
  • Mengatasi asam lambung. Hindari makanan yang menyebabkan asam lambung atau gas. Serta, hindari makan pada larut malam. Angkat kepala Anda di tempat tidur untuk menjaga asam lambung naik ke esofagus (reflux) saat Anda tidur. Antacid dapat meringankan gejala.
  • Lindungi diri Anda dari dingin. Gunakan sarung tangan hangat untuk melindungi tangan terekspos dengan dingin.

Systemic lupus erythematosus lupus (SLE)

  • Istirahat yang cukup. Orang-orang dengan lupus seringkali mengalami kelelahan terus-menerus yang berbeda dengan kelelahan biasa dan tidak dapat diatasi dengan hanya beristirahat.
  • Gunakan pakaian pelindung, seperti topi, baju lengan panjang dan celana panjang, serta tabir surya dengan SPF setidaknya 55 setiap Anda keluar ruangan.
  • Olahraga rutin.
  • Jangan merokok.
  • Miliki pola makan yang sehat.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Lupus Tak Jadi Penghalang Saat Liburan, Ini 5 Tips untuk Mencegahnya Kambuh

    Gejala lupus dapat menghambat kegiatan liburan Anda. Untungnya, ada sejumlah cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah lupus kambuh saat liburan.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Hidup Sehat, Tips Sehat 29/12/2019 . Waktu baca 4 menit

    Mungkinkah Lupus Bisa Menimbulkan Komplikasi Pada Organ Paru?

    Selain menyerang sendi dan kulit, lupus juga menimbulkan komplikasi pada organ lain, termasuk paru. Seperti apa gejala dan pengobatan yang perlu diketahui?

    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 08/11/2019 . Waktu baca 9 menit

    Apakah Psoriasis Kuku Bisa Disembuhkan?

    Psoriasis bisa menyerang kuku Anda. Bisa penyakit psoriasis kuku ini disembuhkan? Mari simak penuturan ahli dalam artikel berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Fakta Unik 23/10/2019 . Waktu baca 3 menit

    Semua Hal yang Perlu Anda Tahu Seputar Lupus dan Kehamilan

    Lupus banyak terjadi pada wanita usia muda. Lantas, bisakah hamil jika memiliki lupus? Dan apa pengobatan yang aman untuk menangani lupus pada ibu hamil?

    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 04/10/2019 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mitos skleroderma adalah

    Mitos dan Fakta Seputar Skleroderma yang Perlu Diungkap Kebenarannya

    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . Waktu baca 8 menit
    NSAID untuk autoimun

    Apakah Obat-obatan NSAID Bisa Digunakan untuk Penyakit Autoimun?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    komplikasi lupus

    Berbagai Komplikasi Lupus yang Mungkin Terjadi dan Harus Diwaspadai

    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit
    sahur untuk autoimun

    Panduan Sahur untuk Penderita Penyakit Autoimun

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020 . Waktu baca 4 menit