Insufisiensi Aorta (kebocoran katup aorta)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu insufisiensi aorta?

Insufisiensi aorta atau kebocoran katup aorta adalah kondisi di mana katup aorta tidak dapat menutup rapat. Hal ini memungkinkan darah mengalir dari aorta (pembuluh darah besar) ke ventrikel kiri (ruang jantung). Insufisiensi aorta menyebabkan suplai darah ke seluruh tubuh berkurang.

Seberapa umum insufisiensi aorta?

Insufisiensi aorta saat ini telah terjadi pada 10.000 orang berusia 30 hingga 60 tahun. Pria lebih berisiko dibandingkan wanita. Meski begitu, penyakit ini dapat menyerang siapa pun pada usia berapa pun.

Tentu saja penyakit ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala insufisiensi aorta?

Sering kali penyakit ini tidak menunjukkan gejala selama bertahun-tahun. Gejala bisa datang perlahan-lahan atau tiba-tiba yang meliputi:

  • Kelelahan
  • Sakit dada
  • Sulit bernapas (terutama saat berbaring)
  • Batuk
  • Sesak napas
  • Pingsan
  • Palpitasi (sensasi jantung yang berdetak)
  • Pembengkakan pada kaki atau perut
  • Mudah lelah apalagi saat Anda melakukan aktivitas.

Kemungkinan terdapat tanda-tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda mempunyai kekhawatiran tertentu mengenai gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda. Tubuh setiap orang berbeda-beda. selalu diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi situasi Anda saat ini.

Penyebab

Apa penyebab insufisiensi aorta?

Penyebab insufisiensi aorta adalah katup aorta yang rusak atau membesar pada bagian bawah aorta. Infeksi seperti demam rematik (biasanya dari infeksi streptokokus) dan endokarditis (infeksi bakteri di dalam jantung) juga dapat mempengaruhi katup. Penyebab lainnya adalah kelainan kongenital misalnya pada katup bikuspid (dua bagian katup, bukan ketiganya).

Cedera yang disebabkan oleh benda tumpul (contohnya dada menubruk setir mobil saat kecelakaan), gangguan jaringan ikat seperti penyakit Marfan, serta hipertensi juga dapat menyebabkan aorta membesar dan insufisiensi aorta pada tahap selanjutnya.

Faktor-faktor risiko

Apa yang dapat meningkatkan risiko saya terkena insufisiensi aorta?

Ada banyak faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko terserang insufisiensi aorta, seperti:

  • Katup aorta rusak: endokarditis, demam rematik, atau stenosis katup aorta juga dapat menyebabkan darah mengalir kembali dari aorta ke jantung.
  • Hipertensi dapat menyebabkan pembesaran bagian bawah aorta.
  • Kelainan kongenital.
  • Penyakit lain: Penyakit Marfan atau ankylosing spondylitis
  • Umur: orang lanjut usia berusia memiliki risiko yang lebih tinggi.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti saran medis. SELALU konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk insufisiensi aorta?

Anda mungkin tidak memerlukan pengobatan jika Anda tidak memiliki gejala atau hanya gejala ringan. Namun, Anda perlu menemui penyedia layanan kesehatan untuk menjalani tes ekokardiogram secara rutin.

Jika tekanan darah Anda cukup tinggi, Anda perlu meminum obat penurun tekanan darah untuk membantu menghambat proses penggummplan pada aorta.

Obat inhibitor ACE dan diuretik (pil air) dapat digunakan untuk mengatasi gejala sedang hingga parah.

Kemungkinan dokter juga akan merekomendasikan rujukan bedah toraks untuk mengantisipasi operasi di kemudian hari.

Tes apakah yang biasa dilakukan untuk insufisiensi aorta?

Selain pemeriksaan fisik, dokter juga dapat melakukan tes-tes berikut untuk mendiagnosis stenosis aorta adalah:

  • EKG
  • Tes treadmill
  • Kateterisasi kardio bagian kiri
  • MRI jantung
  • Transesopagheal Echocardiogram (TEE)

Pengobatan di rumah

Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang bagaimanakah yang dapat membantu mengatasi insufisiensi aorta?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumah dapat membantu Anda mengatasi insufisiensi aorta.

  • Menjalani tes echocardiography secara rutin untuk memantau kondisi Anda.
  • Jika Anda memiliki cacat bawaan atau riwayat operasi, Anda harus meminum antibiotik berdasarkan resep sebelum melakukan prosedur bedah atau perawatan gigi.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, ataupun perawatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Syarat dan Persiapan Sebelum Menjalani Transcatheter Aortic Valve Implantation

    Seperti prosedur medis umumnya, pasien yang hendak menjalani TAVI juga perlu memenuhi persyaratan dan melakukan beberapa persiapan. Apa saja di antaranya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu

    Coralan

    Coralan adalah obat untuk gagal jantung. Cari tahu informasi tentang fungsi, dosis, efek samping, interaksi, dan kemanan obat ini di Hello Sehat.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini

    Tak Banyak yang Tahu, Vitamin B Ternyata Baik untuk Jaga Kesehatan Jantung

    Manfaat vitamin B kompleks untuk jantung ternyata amat besar. Vitamin ini bahkan disinyalir dapat mencegah gagal jantung. Benarkah demikian?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu

    4 Penyakit Unik yang Hanya Ada di Indonesia

    Setiap jenis penyakit memiliki istilah medis yang khas, tapi ada beberapa penyakit unik di Indonesia dengan istilah medis yang jarang dikenal. Apa saja?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu

    Direkomendasikan untuk Anda

    apakah penyakit jantung bisa sembuh

    Apakah Seseorang yang Terkena Penyakit Jantung Bisa Sembuh?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
    batuk terus gejala gagal jantung

    Duduk Terlalu Lama Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020
    mengukur denyut jantung olahraga

    Ini Alasannya Kenapa Anda Perlu Mengukur Denyut Jantung Selama Olahraga

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 13/12/2019
    perawatan tavi

    Perawatan Bagi Pasien yang Menjalani Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI)

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 04/12/2019