Hordeolum (Bintitan)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu hordeolum (bintitan)?

Hordeolum adalah istilah medis dari penyakit bintitan, atau dikenal juga dengan sebutan timbilan. Hordeolum adalah benjolan kecil yang sekilas terlihat seperti jerawat di dekat bulu mata.

Hordeolum biasanya terbentuk satu di dalam kelopak mata dan satu lagi di luar kelopak mata. Dalam kasus tertentu, bintitan kadang kala juga bisa mengandung nanah.

Secara umum, hordeolum bukan kondisi serius. Biasanya benjolan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Meskipun tidak berbahaya, bintitan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda karena rasa nyerinya, serta merusak penampilan Anda.

Anda dapat mengurangi rasa sakit dengan mengompres kelopak mata menggunakan kain yang dicelupkan air hangat.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Hordeolum atau bintitan adalah penyakit yang bisa menyerang siapa saja di segala usia, baik orang dewasa maupun anak-anak. Anda bisa mencegah bintitan dengan mengurangi faktor-aktor yang membuat Anda berisiko. Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Jenis-jenis

Apa saja jenis-jenis hordeolum (bintitan)?

Ada 3 kelenjar kelopak mata yang sering terinfeksi, yaitu kelenjar Zeis, Moll, dan Meibom. Lokasi infeksi tersebutlah yang menentukan jenis bintitan.

Hordeolum dapat berada di luar (eksternal) atau di dalam (internal) dari kelopak mata Anda. Berikut penjelasannya. 

1. Hordeolum eksternal

Jenis ini jauh lebih umum dibandingkan hordeolum internal. Infeksi pada kelenjar Zeis atau Moll akan menyebabkan hordeolum eksternal.

Hordeolum eksterna akan muncul pada pangkal bulu mata karena lokasi kelenjar Zeis dan Moll berada pada pangkal bulu mata, baik pada kelopak mata atas maupun bawah. Benjolannya akan terlihat mengarah ke sisi luar.

2. Hordeolum internal

Kebanyakan hordeolum jenis ini mulai muncul pada kelenjar minyak pada jaringan kelopak mata Anda (kelenjar Meibom). Hordeolum internal biasanya akan muncul pada kelopak mata atas.

Benjolan mengarah ke sisi dalam sehingga kelopak mata perlu dibuka untuk dapat melihat benjolan dengan lebih jelas. Ketika tumbuh, kondisi ini menekan mata sehingga terasa lebih sakit dari jenis yang eksternal. 

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hordeolum?

Gejala yang biasanya timbul dari penyakit hordeolum adalah:

  • Muncul benjolan kecil di kelopak mata, baik atas maupun bawah
  • Benjolan biasanya terasa nyeri, kemerahan, dan terasa hangat ketika disentuh
  • Mata berairan dan sensitif terhadap cahaya
  • Mata terasa gatal

Meskipun bintitan adalah penyakit yang tidak berbahaya, kondisi ini bisa menyebabkan infeksi yang meluas hingga ke kelopak mata dan berisiko menyebabkan selulitis periorbital. Kondisi tersebut bisa terjadi apabila Anda tidak melakukan pengobatan yang tepat.

Mungkin masih terdapat juga beberapa ciri dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki keluhan yang sama, segera konsultasikan kepada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Kebanyakan kasus bintitan tidaklah berbahaya dan tidak akan memengaruhi kemampuan Anda untuk melihat dengan jelas. Namun, Anda perlu menghubungi dokter apabila terjadi gejala seperti di bawah ini:

  • Mulai terasa demam
  • Terdapat masalah penglihatan
  • Timbilan tidak hilang dalam 2 minggu
  • Kemerahan dan bengkak menyebar di luar kelopak mata dan bahkan mengenai dahi dan bagian wajah yang lain
  • Timbilan mengeluarkan darah, dan benjolan tersebut berubah menjadi sangat besar dan sakit, kelopak mata Anda lecet, atau seluruh kelopak mata dan mata Anda merah.

Penyebab

Apa penyebab hordeolum (bintitan)?

Penyebab bintitan umumnya adalah minyak dan kotoran yang menyumbat lubang tempat akar bulu mata.

Setelah lubang tertutupi, bakteri tumbuh di dalamnya dan menyebabkan infeksi. Bakteri yang paling sering menyebabkan bintitan adalah Staphylococcus aureus

Anda tidak harus menjauhi penderita mata bintitan. Pasalnya, mata bintitan tidak menular langsung dari kontak mata dengan penderita.

Meskipun begitu, Anda dapat berisiko ketularan mata bintitan jika Anda bersalaman dengan penderitanya yang baru saja menyentuh atau mengucek matanya yang terinfeksi. Terlebih, ketika Anda juga reflek menyentuh mata setelahnya.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya terkena bintitan?

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena hordeolum atau bintitan adalah:

Infeksi mata sering disebabkan oleh perawatan yang tidak tepat atau penggunaan lensa kontak. Perilaku yang meningkatkan risiko infeksi terkait lensa kontak adalah:

  • Lensa kontak yang kurang bersih
  • Menyentuh lensa kontak sebelum mencuci tangan
  • Menggunakan lensa kontak saat tidur
  • Menggunakan lensa kontak secara berulang
  • Menggunakan lensa kontak kedaluwarsa 

Risiko terkena kondisi ini akan meningkat jika sebelumnya Anda pernah mengalami kondisi serupa. Hordeolum juga dapat kembali setelah sembuh. 

Tidak adanya risiko tidak berarti Anda bebas dari kemungkinan terpapar penyakit. Ciri dan gejala yang dituliskan hanya untuk referensi. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Komplikasi

Apa komplikasi yang mungkin terjadi akibat hordeolum?

Dikutip dari American Academy of Ophthamology, hordeolum internal dapat menjadi awal dari kalazion, kondisi benjolan bengkak di kelopak mata akibat penyumbatan kelenjar kelopak mata.

Berbeda dari hordeolum, kalazion tidak terasa sakit. Benjolannya berkembang lebih jauh ke belakang kelopak mata dan jarang membuat seluruh kelopak mata bengkak.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk bintitan?

Bintitan merupakan penyakit yang bisa sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu, tapi proses penyembuhan bisa dipercepat dengan beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah. Beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi bintitan adalah:

1. Kompres hangat

Pertama, letakkan kompres hangat pada mata selama 10-15 menit sehari.

Kompres hangat dilakukan untuk mencegah penutupan lubang bulu mata dan penumpukan minyak serta membantu merawat kemerahan dan bengkak.

2. Minum antibiotik

Kedua, minum obat antibiotik. Dokter akan biasanya akan meresepkan antibiotik dalam bentuk salep atau tetes mata. Pada beberapa kasus, Anda mungkin butuh pergi ke dokter untuk mengeluarkan nanah yang ada jika pengobatan rumahan tak mempan.

Satu hal yang perlu Anda ingat, jangan mencoba untuk memencet atau memecahkan benjolan untuk mengeluarkan nanah. Tindakan sembrono ini justru bisa menyebabkan infeksi semakin meluas sehingga seluruh kelopak mata dapat menjadi terinfeksi.

Apa saja tes untuk mendiagnosis bintitan?

Dokter akan membuat diagnosis dengan cara melihat kondisi mata dan kelopak mata Anda. Dokter akan menggunakan cahaya dan kaca pembesar untuk memeriksa kelopak mata.

Pencegahan

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hordeolum?

Beberapa perubahan gaya hidup sehat dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mencegah hordeolum adalah:

  • Selalu menjaga muka, kulit kepala, alis, dan tangan Anda dalam kondisi bersih
  • Gunakan make up mata tipis-tipis atau tidak sama sekali, kemudian bersihkan sampai benar-benar bersih
  • Jangan memeras atau mencoba memencet timbilan
  • Jangan menggunakan lensa kontak selama timbilan masih ada
  • Jaga lensa kontak agar tetap bersih dan bebas infeksi
  • Cuci tangan sebelum Anda menyentuh lensa kontak
  • Cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat, atau gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol.

Kondisi ini tidak menular, tetapi bakteri dapat ditransfer melalui benda yang terinfeksi, termasuk make up. Anda tidak boleh membiarkan orang lain menggunakan riasan Anda, terutama maskara dan eye liner

Ganti penggunaan make up sesuai aturan di bawah ini:

  • Maskara yang digunakan sehari-hari, setiap tiga bulan
  • Maskara yang digunakan dalam saat-saat tertentu, setiap enam bulan
  • Eye liner cair, setiap tiga bulan
  • Eye liner pensil, setiap dua hingga tiga bulan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

    Jika mata Anda mudah merah tanpa penyebab yang jelas, coba simak artikel ini karena mungkin Anda memiliki alergi mata (konjungtivitis alergi).

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Alergi, Alergi Hidung dan Mata 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Meski tak bisa disembuhkan, ada berbagai macam cara untuk mencegah diabetes. Tindakan pencegahan diabetes ini pun sangat sederhana. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Retinopati Diabetik

    Retinopati diabetik adalah komplikasi diabetes yang menyerang mata dan bisa menyebabkan kebutaan. Cari tahu lebih lengkapnya di sini!

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 1 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

    Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
    Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    pantangan penderita psoriasis

    Daftar Pantangan Makanan yang Patut Diperhatikan oleh Penderita Psoriasis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 6 menit
    merawat kulit orang diabetes

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    transplantasi ginjal

    Transplantasi Ginjal

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit