Hernia Hiatal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu hiatal henrnia?

Hiatal hernia adalah kondisi di mana bagian atas perut menonjol hingga ke bagian bukaan diafragma. Diafragma adalah dinding otot yang memisahkan perut dengan dada. Diafragma membantu agar cairan asam lambung tidak naik ke kerongkongan.

Ketika Anda mengalami hernia hiatal, asam lambung lebih mudah naik. Bocornya asam dari perut ke kerongkongan disebut gastroesophageal reflux disease (GERD). Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi pada perut dan tenggorokan.

Seberapa umumkah hiatal hernia?

Setiap orang di segala usia berisiko terkena hiatal hernia. Meski begitu hiatal hernia adalah salah satu penyakit yang lebih sering terjadi pada wanita, orang yang kelebihan berat badan, dan orang-orang yang berusia lebih dari 50 tahun.

Anda dapat mencegah terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hernia hiatal?

Kebanyakan orang dengan kondisi ini seringkali tidak merasakan gejala. Meski begitu secara umum beberapa tanda dan gejala khas hiatal hernia adalah:

  • Rasa panas dalam perut
  • Sakit di dada (heartburn)
  • Sering sendawa
  • Dalam kasus yang jarang, seseorang mungkin juga mengalami masalah menelan

Biasanya gejala muncul satu jam setelah seseorang selesai makan. Menyender atau berbaring dapat memperburuk rasa panas dalam perut. Komplikasi seperti pendarahan disebabkan oleh iritasi dari kerongkongan.

Mungkin ada gejala dan tanda lain yang belum disebutkan. Jika Anda merasa gelisah terhadap suatu gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda telah didiagnosis mengalami hiatal hernia dan Anda merasakan sakit yang parah pada dada dan daerah perut, kemudian disertai dengan mual, muntah, atau tidak dapat buang gas. Anda kemungkinan mengalami jepitan atau gangguan hernia, yang merupakan kondisi gawat darutat medis. Segera hubungi dokter Anda.

Tubuh setiap orang beraksi berbeda-beda. Selalu baik untuk berdiskusi dengan dokter Anda mengenai hal yang terbaik bagi Anda.

Penyebab

Apa penyebab hernia hiatal?

Seringkali penyebab hernia tidak diketahui. Diafragma normalnya memiliki pembuka kecil (hiatus) yang dilalui oleh pipa makanan Anda (kerongkongan) hingga menuju ke penghubung dengan perut. Perut dapat menekan jauh ke atas melalui jalur ini dan mengakibatkan hiatal hernia.

Secara umum, beberapa penyebab umum hiatal hernia adalah:

  • Luka pada area tersebut
  • Lahir dengan hiatus besar yang tidak biasa
  • Tekanan yang tetap dan intens di sekeliling otot, seperti saat batuk, muntah, atau peregangan selama buang air besar, atau saat mengangkat benda berat

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko terkena hernia hiatal?

Berberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena hiatal hernia adalahP

  • Kehamilan
  • Obesitas
  • Sering batuk kencang
  • Mengejan saat buang air besar

Di samping itu, orang-orang yang berumur lebih dari 50 tahun berisiko lebih tinggi terkena hernia hiatal.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk hernia hiatal?

Tujuan dari pengobatan adalah mengontrol gejala dan mencegah komplikasi. Pengobatan paling utama yang bisa dilakukan untuk mengatasi hernia hiatal adalah dengan melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.  Selain itu, meninggikan kepala di kasur sekitar 10-15 cm (dengan ganjalan yang keras, bukan bantal) juga dapat membantu menjaga asam lambung tidak naik ke kerongkongan selama tidur. Hindarilah segala makanan dan minuman yang dapat memperburuk gejala.

Jika berbagai perubahan tersebut tidak juga membuat kondisi Anda membaik, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan tertentu. Beberapa obat-obatan yang sering diresepkan dokter untuk mengatasi hiatal hernia adalah:

Jika gejala tidak bisa dikendalikan atau komplikasi seperti luka, bisul, atau perdarahan terjadi, operasi dapat dibutuhkan untuk mengobati hiatal hernia.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk hernia hiatal?

Dokter akan melakukan endoskopi atau rontfen dengan menelan cairan barium untuk mendiagnosis hiatal hernia. Pada endoskopi, pipa kecil yang ringan dengan kamera akan dimasukkan ke dalam kerongkongan untuk melihat hernia. Jumlah tekanan (manometry) dapat dilakukan untuk membuktikan terdapat tekanan rendah di akhir kerongkongan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hernia hiatal?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu Anda mengatasi hiatal hernia adalah:

  • Kurangi berat badan jika Anda kelebihan berat badan
  • Makan dengan perlahan. Makan empat hingga lima makanan dengan porsi kecil sehari-hari dibanding dua kali makanan berporsi besar
  • Hindari makan gorengan, pedas, atau makanan berlemak sampai kondisi Anda membaik

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Susah Menelan Akibat Disfagia, Apakah Bisa Disembuhkan?

Kondisi susah menelan akibat disfagia bisa disebabkan oleh kerusakan saraf atau otot pada mulut, lidah, atau kerongkongan. Apakah disfagia bisa sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 27 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit

Sering Dikira Mirip, Begini Caranya Membedakan Gejala Diare dan Flu Perut (Muntaber)

Gejala diare dan flu perut sekilas tampak mirip sehingga sangat susah dibedakan oleh orang awam. Baca artikel ini supaya Anda tahu cara membedakannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Gangguan Pencernaan, Diare, Health Centers 27 Juli 2018 . Waktu baca 3 menit

Penyakit Hernia (Turun Berok) Pada Wanita Ternyata Berbeda Dengan Pria

Turun berok atau penyakit hernia bisa terjadi pada wanita dan pria. Namun, ternyata ada perbedaan hernia pada wanita dengan pria. Apa saja perbedaannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Juli 2018 . Waktu baca 3 menit

5 Gejala Sakit Perut yang Harus Diperiksa ke Dokter

Sakit perut adalah keluhan yang umum dirasakan banyak orang. Namun, gejala sakit perut bisa membahayakan kesehatan, lho. Cari tahu lebih jauh di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 Mei 2018 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

angkat barang berat bikin hernia

Benarkah Angkat Barang Berat Bisa Bikin Turun Berok (Hernia)?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 28 November 2018 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan nyeri haid

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 7 November 2018 . Waktu baca 6 menit
cara mengatasi hernia

Cara Mengatasi Pusar yang Menonjol dan Terasa Nyeri Setelah Melahirkan (Hernia Umbilikal)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit
setelah melahirkan caesar

Sembelit Setelah Operasi Caesar? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Turun Berok (Hernia)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 13 Agustus 2018 . Waktu baca 3 menit