Fenilketonuria

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Mei 11, 2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu fenilketonuria?

Fenilketonuria, yang dikenal juga dengan Phenylketonuria (PKU), adalah kelainan genetik di mana tubuh Anda tidak dapat memecah asam amino fenilalanin. Enzim pada tubuh Anda yang disebut fenilalanin hidroksilase dapat memproses fenilalanin menjadi tirosin untuk menciptakan neurotransmiter, seperti epinephrine, norepinephrine, dan dopamine.

Akibat kelainan genetis ini, fenilalanin akan menumpuk di tubuh Anda, dan di sisi lain tidak ada cukup tirosin untuk membentuk sel-sel baru. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius.

Orang dengan PKU perlu mengikuti pola makan yang ketat dengan jumlah protein yang terbatas. Fenilalanin pada tubuh Anda berasal dari protein yang Anda konsumsi, terutama makanan kaya protein, seperti daging, ikan, telur, keju dan susu.

Seberapa umum fenilketonuria?

Kondisi ini langka dan merupakan kelainan turunan, di mana bayi lahir dengan penyakit ini. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala fenilketonuria?

Dikutip dari Mayo Clinic, fenilketonuria pada bayi baru lahir adalah kondisi yang biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun, tanpa perawatan, bayi biasanya merasakan tanda dan gejala dalam beberapa bulan. 

Fenilalanin berperan dalam produksi melanin pada tubuh, pigmen yang bertanggung jawab pada kulit dan warna rambut. Maka dari itu, bayi dengan kondisi ini sering memiliki kulit, rambut dan mata yang berwarna lebih terang daripada saudara kandung yang tidak memiliki kondisi ini.

Tirosin, produk lainnya dari proses fenilalanin, digunakan untuk membuat neurotransmiter. Kekurangan asam amino ini dapat menyebabkan kerusakan pada otak dan sistem saraf, yang ditandai dengan beberapa gejala berikut:

Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius pada anak-anak:

  • Kerusakan otak yang tak dapat diperbaiki, dan gangguan intelektual selama beberapa bulan pertama
  • Gangguan perilaku dan kejang-kejang pada anak yang lebih besar

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Tingkat keparahan 

Tingkat keparahan PKU berdasarkan jenisnya adalah:

  • PKU klasik. Bentuk yang paling parah dari kondisi ini disebut dengan PKU klasik. Enzim yang dibutuhkan untuk mengubah fenilalanin hilang atau sangat berkurang. Hal ini menghasilkan kadar fenilalanin yang tinggi dan kerusakan otak yang parah. 
  • PKU dengan bentuk yang lebih ringan. Pada bentuk yang ringan hingga sedang, enzim mempertahankan beberapa fungsi, sehingga kadar fenilalanin tidak tinggi. Hal ini berarti risiko kerusakan otak lebih kecil daripada jenis lainnya. 

Anak-anak dengan fenilketonuria masih memerlukan makanan tertentu untuk mencegah kecacatan intelektual dan komplikasi lainnya. 

Kehamilan dan PKU

Wanita hamil yang menderita fenilketonuria berisiko mengalami kondisi lain yang disebut PKU maternal. Jika wanita tidak mengikuti diet PKU khusus sebelum dan selama kehamilan, kadar fenilalanin dalam darah dapat meningkat dan akan membahayakan janin atau menyebabkan keguguran. 

Bayi yang lahir dari ibu dengan kadar fenilalanin tinggi biasanya tidak mewarisi fenilketonuria. Namun, mereka dapat memiliki risiko serius jika tingkat fenilalanin tinggi dalam darah ibu selama kehamilan. 

Komplikasi bayi saat lahir dari ibu dengan PKU adalah:

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Bayi baru lahir. Jika tes skrining bayi baru lahir rutin menunjukkan kemungkinan bayi Anda menderita PKU, dokter akan segera menyarankan diet untuk mencegah masalah jangka panjang. 
  • Wanita usia subur. Sangat penting bagi wanita dengan riwayat PKU untuk mengunjungi dokter dan menerapkan diet PKU sebelum hamil dan selama kehamilan untuk mengurangi risiko kadar fenilalanin darah yang tinggi. 
  • Orang dewasa. Orang-orang dengan PKU akan terus menerima perawatan sepanjang usianya. Orang dewasa dengan PKU yang menghentikan diet PKU pada usia remaja mungkin memerlukan saran dokter.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab fenilketonuria?

Fenilketonuria atau PKU adalah kondisi genetis di mana gen PAH yang bertanggung jawab menghasilkan fenilalanin hydroxylase tidak normal.

Mungkin orangtua memiliki kelainan pada gen, tapi tidak terjadi gejala-gejala. Maka dari itu, PKU diturunkan ke anak dari kedua orangtua pembawa kelainan ini, tanpa menyadarinya.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk fenilketonuria?

Beberapa faktor risiko untuk PKU adalah:

  • Memiliki kedua orangtua dengan kelainan gen PKU. Kedua orangtua harus menurunkan salinan gen PKU yang termutasi sehingga anak mengalami kondisi ini.
  • Memiliki keturunan tertentu.

Diagnosis dan pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana fenilketonuria didiagnosis?

Fenilketonuria dapat diidentifikasi dengan tes darah saat kelahiran anak. Tes ini juga dapat memberi tahu apabila terdapat kondisi medis lainnya yang mengkhawatirkan.

Jika hasil tes positif, tes darah dan urin lanjutan serta tes genetik akan diperlukan untuk mengonfirmasi diagnosis.

Orang dewasa dengan PKU juga akan memerlukan tes darah untuk mengukur kadar fenilalanin pada darah.

Apa saja pengobatan untuk fenilketonuria?

Perawatan dilakukan segera begitu Anda didiagnosis dengan kondisi ini. Pada beberapa kasus, perawatan dilakukan setelah persalinan.

Dokter akan menyarankan orangtua makanan yang tidak baik untuk anak. Perawatan utama untuk PKU adalah diet rendah protein yang menghindari makanan kaya protein, seperti daging, telur dan produk susu, serta mengendalikan asupan makanan lainnya, seperti kentang dan sereal.

Pola makan ini akan berlanjut hingga dewasa. Anda juga perlu memberi anak Anda suplemen asam amino.

Pada orang dewasa, pola makan yang sama juga diberikan, walau orang dewasa lebih toleran terhadap makanan dengan protein tinggi. Akibatnya, beberapa orang dapat merasa tidak dapat berfungsi dengan baik, seperti kehilangan konsentrasi atau bereaksi lebih lambat.

Beberapa mungkin tidak mengalami masalah dan menjalani hidup dengan normal. Pada wanita hamil, pola makan rendah protein yang ketat direkomendasikan untuk mencegah komplikasi pada janin.

Ada beberapa formula yang dikhususkan untuk bayi dengan PKU, dan dapat digunakan sebagai sumber protein yang sangat rendah fenilalanin dan seimbang untuk asam amino yang tersisa.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi fenilketonuria?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi fenilketonuria atau PKU:

  • Melakukan tes genetis sebelum memiliki anak
  • Memilih makanan dengan versi rendah protein
  • Mencatat asupan protein
  • Mencoba resep rendah protein
  • Merencanakan sebelum makan
  • Mengedukasi diri, teman, dan keluarga mengenai kondisi Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Selain Daging, Ini 5 Makanan Sumber Protein Terbaik untuk Anak

    Protein umumnya diperoleh dari bahan hewani seperti daging sapi dan unggas. Namun, sumber protein untuk anak sebenarnya tidak melulu cuma daging.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Diah Ayu
    Parenting, Nutrisi Anak September 9, 2019

    Agar Kebutuhan Protein Harian Tercukupi Dengan Baik, Jajal 8 Trik Mudah Ini

    Protein bermanfaat dann berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh. Agar tercukupi dengan baik, bagaimana cara memenuhi kebutuhan protein tubuh?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat September 6, 2019

    Tips Memilih Makanan untuk Bekal Mudik Saat Puasa

    Melakukan perjalanan jauh saat puasa membutuhkan kondisi tubuh yang fit. Mengonsumsi makanan sehat menjadi tips menjelang mudik yang wajib dilakukan.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh Widya Citra Andini
    Hari Raya, Ramadan Mei 30, 2019

    DiGeorge Syndrome, Kelainan Genetik yang Menyerang Berbagai Sistem Tubuh

    DiGeorge syndrome terjadi akibat hilangnya potongan pada kromosom 22. Kondisi ini dapat menyebabkan cacat jantung, hambatan perkembangan, hingga kematian.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Diah Ayu
    Hidup Sehat, Fakta Unik Mei 25, 2019

    Direkomendasikan untuk Anda

    Panduan Seputar Kebutuhan Protein untuk Balita Usia 2-5 Tahun

    Panduan Seputar Kebutuhan Protein untuk Balita Usia 2-5 Tahun

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh Riska Herliafifah
    Tanggal tayang April 10, 2020
    Memahami Kebutuhan Protein Bayi dan Pilihan Sumbernya

    Memahami Kebutuhan Protein Bayi dan Pilihan Sumbernya

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
    Tanggal tayang April 9, 2020
    Daftar Makanan Pencegah Osteoporosis yang Wajib Dikonsumsi Setiap Hari

    Daftar Makanan Pencegah Osteoporosis yang Wajib Dikonsumsi Setiap Hari

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Widya Citra Andini
    Tanggal tayang Januari 12, 2020
    Mengenal Hypodontia, Kelainan Genetik Saat Sejumlah Gigi Tak Tumbuh

    Mengenal Hypodontia, Kelainan Genetik Saat Sejumlah Gigi Tak Tumbuh

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Diah Ayu
    Tanggal tayang Desember 30, 2019