Erythema Multiforme

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu erythema multiforme?

Erythema multiforme adalah reaksi kulit yang dapat dipicu oleh infeksi atau penggunaan obat-obatan tertentu. Erythema multiforme biasanya menyerang orang-orang di bawah usia 40 tahun, meski bisa terjadi pada usia berapapun.

Kondisi ini umumnya termasuk ringan dan akan pulih dalam beberapa minggu. Namun, ada jenis erythema multiforme yang lebih langka dan berakibat parah yang bisa membahayakan nyawa. Erythema multiforme mayor ini biasanya memengaruhi mulut, alat kelamin, dan mata.

Erythema multiforme bukanlah penyakit menular.

Tanda-tanda & Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala erythema multiforme?

Gejala erythema multiforme yang paling umum termasuk:

  • Demam
  • Rasa tidak enak badan
  • Kulit gatal
  • Persendian terasa ngilu
  • Lesi kulit yang timbul-tenggelam; menyebar; dapat berbentuk seperti bintil, jerawat kecil, atau biduran; bintil dapat memiliki mata yang dikelilingi lingkaran berwarna merah (seperti lingkaran target); bintil dapat berisi air yang berukuran macam-macam; paling banyak ditemui di tubuh bagian atas, kaki, lengan, telapak tangan, tangan dan kaki, hingga di bibir atau di wajah; ukuran bintil simetris.

Tanda dan gejala lainnya termasuk:

  • Mata merah
  • Mata kering
  • Mata terasa gatal, terbakar, mengeluarkan cairan
  • Rasa sakit dalam mulut
  • Gangguan penglihatan

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Dokter dapat langsung mendiagnosis erythema multiforme lewat ciri benjolannya, namun mereka dapat merujuk Anda pada dokter spesialis kulit untuk diagnosis yang lebih akurat.

Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Segera temui dokter jika Anda mengalami gejala-gejala di atas. Jika Anda mengalami kasus erythema multiforme mayor atau dicurigai mengalami sindrom Stevens-Johnson. Anda akan dirujuk ke rumah sakit sesegera mungkin karena dua kondisi ini dapat berakibat fatal.

Penyebab

Apa penyebab erythema multiforme?

Kebanyakan kasus erythema multiforme tidak dapat diketahui penyebabnya. Namun, beberapa kasus diakibatkan oleh reaksi infeksi (virus herpes simplex atau mycoplasma bacteria) atau obat-obatan tertentu, misalnya:

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana erythema multiforme didiagnosis?

Dokter akan memeriksa kulit Anda untuk menentukan apakah benjolan bintil benar disebabkan oleh erythema multiforme, dan bukannya kondisi lainnya. Dokter juga mungkin bertanya seputar riwayat kesehatan Anda, faktor risiko tertentu, atau penyakit yang berkaitan dengan erythema multiforme.

Tes yang mungkin dilakukan untuk mendiagnosis penyakit ini adalah:

  • Nikolsky’s sign
  • Biopsi jaringan kulit

Bagaimana erythema multiforme diobati?

Pengobatan dilakukan untuk mengendalikan penyakit yang mendasarinya; mencegah infeksi; dan mengobati gejalanya.

Dokter mungkin akan meminta Anda untuk menghentikan obat-obatan yang dicurigai memicu gejalanya. Jangan menghentikan dosis tanpa sepengetahuan dokter.

Pengobatan untuk erythema multiforme stadium ringan meliputi:

  • Resep antihistamin untuk mengurangi rasa gatal.
  • Kompres dingin pada kulit yang bermasalah.
  • Resep obat antivirus jika penyebabnya adalah herpes simplex.
  • Obat pereda nyeri nonresep seperti paracetamol untuk meredakan demam dan rasa nyeri.
  • Anestesi lokal (terutama untuk sariawan di mulut) untuk meredakan rasa nyeri yang mungkin muncul saat makan atau minum.

Pengobatan untuk kasus erythema multiforme yang parah meliputi:

  • Resep antibiotik untuk mengatasi infeksi kulit.
  • Resep kortikosteroid untuk mengendalikan peradangan.
  • Perawatan di ICU atau bangsal khusus luka bakar jika termasuk erythema multiforme mayor, dipicu oleh sindrom Stevens-Johnson, dan toxic epidermal necrolysis.
  • Immunoglobulin yang disuntikkan lewat infus (IVIG) untuk menghentikan perkembangan penyakit.

Anda mungkin butuh cangkok kulit jika sebagian besar kulit tubuh sudah rusak akibat kondisi ini.

Menjaga kebersihan tubuh dan menghindari kontak kulit dengan orang lain dapat membantu mencegah infeksi sekunder.

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Penyebab Rasisme yang Masih Terjadi di Sekitar Kita?

Rasisme masih menjadi masalah dalam kehidupan bermasyarakat di berbagai belahan dunia. Ternyata, ini faktor yang menjadi penyebab rasisme.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Wabah Virus Ebola Kembali Muncul di Kongo, Bagaimana Penanganannya?

Wabah Ebola di Kongo sebelumnya diprediksi akan berakhir dalam waktu dekat. Namun, virus yang menyerang sistem imun manusia ini kembali muncul.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Menyusui 05/06/2020

Mengulik Berbagai Manfaat Kacang Pistachio untuk Kesehatan

Tak hanya memiliki citarasa khas yang manis dan gurih, berbagai manfaat kesehatan dari kacang pistachio ini sayang untuk Anda lewatkan.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Nutrisi, Hidup Sehat 05/06/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Anak Penyandang Autisme Lebih Riskan Mengalami Gangguan Makan, Ini Faktanya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020
junk food menurunkan konsentrasi

Studi: Makan Satu Porsi Junk Food Saja Sudah Bisa Turunkan Konsentrasi

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020
protein untuk anak saat puasa

Cara Protein Whey Membantu Tubuh Anak Tetap Fit saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
persiapan puasa untuk lansia

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020