Emboli

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 November 2019 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu emboli?

Emboli adalah kondisi di mana aliran darah pada arteri tersumbat oleh objek asing, seperti gumpalan darah atau gelembung udara.

Embolus adalah partikel yang bergerak di pembuluh darah kita, baik di pembuluh vena atau arteri. Kebanyakan emboli terdiri dari sel-sel darah beku. Darah beku disebut trombus dan darah beku yang bergerak disebut tromboembolus. 

Ketika bergerak menyusuri pembuluh darah dalam tubuh, embolus cenderung menuju ke bagian yang tidak bisa ditembusnya dan bersarang. Sel-sel yang biasanya mendapat suplai darah melalui jalur ini mengalami kekurangan oksigen (iskemia) dan mati. Kondisi ini disebut emboli. 

 Apa saja jenis emboli?

Ada beberapa jenis kondisi ini, yaitu:

Embolus terbentuk pada kaki dan terletak pada salah satu arteri paru-paru. Kondisi ini biasanya menghilang dengan sendirinya.

  • Emboli otak

Apabila gumpalan darah berpindah ke otak, hal tersebut dapat menyebabkan stroke atau transient ischemic attack.

  • Emboli retina

Gumpalan darah kecil dapat menyumbat pembuluh darah kecil pada bagian belakang mata, biasanya menyebabkan kebutaan.

  • Emboli septik

Infeksi menyebabkan zat-zat menyumbat pembuluh darah.

  • Emboli amniotik

Selama kehamilan, cairan ketuban dapat berpindah ke paru-paru ibu dan menyebabkan pulmonary amniotic embolism.

  • Emboli udara

Gelembung udara pada darah dapat menyumbat aliran darah pada arteri, biasanya terjadi pada penyelam.

  • Emboli lemak

Lemak atau sumsum tulang dapat menyumbat aliran darah seperti udara menyumbat aliran darah.

Seberapa umum kondisi ini?

Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. 

Dua kondisi serius yang paling sering muncul akibat emboli adalah stroke, di mana suplai darah ke otak putus dan emboli paru, di mana benda asing menyumbat arteri yang membawa darah dari jantung ke paru-paru.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kondisi ini?

Gejala kondisi ini tergantung pada jenis apa yang berhubungan dengan kondisi itu sendiri. Gejala utama dari stroke adalah lemah atau mati rasa di satu lengan dan bicara cadel atau ketidakmampuan untuk bicara sama sekali. 

Jika Anda mengidap emboli paru, Anda akan merasakan sakit dada seperti ditusuk yang datang tiba-tiba atau secara bertahap. Napas pendek, batuk, merasa pusing, atau pingsan juga merupakan gejala umum kondisi tersebut. 

Jika Anda mengidap deep vein thrombosis (DVT), Anda mungkin akan merasakan sakit dan bengkak pada salah satu kaki Anda. Sakit parah di area yang terkena, kulit terasa hangat, dan kulit merah di bagian belakang kaki Anda juga menjadi gejala umum kondisi ini. 

Sementara itu, gejala utama dari emboli adalah:

  • Napas yang pendek dan cepat
  • Dahak berdarah
  • Batuk
  • Pusing
  • Pingsan
  • Nyeri dada atau punggung yang intens.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kondisi ini?

Kondisi ini disebabkan oleh objek lain yang seharusnya tidak ada dalam darah Anda. Objek yang umumnya menjadi sebab emboli adalah

Gumpalan darah

Beberapa kondisi kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, kanker, atau kehamilan dapat menyebabkan gumpalan darah di dalam nadi meski tidak ada perdarahan. 

Gumpalan darah dapat berpindah melalui aliran darah sebelum macet dan mulai menghalangi aliran darah ke organ atau anggota tubuh tertentu.

Deep vein thrombosis (DVT), gumpalan darah pada bagian dalam vena di kaki, merupakan salah satu penyebab utama emboli paru.  

Lemak

Patah tulang yang panjang, seperti tulang paha, dapat menyebabkan partikel lemak di dalam tulang terlepas ke dalam aliran darah. Partikel itu juga dapat berkembang setelah Anda mengalami luka bakar atau komplikasi setelah operasi tulang. 

Udara

Emboli juga bisa muncul jika ada gelembung udara atau gas lain masuk ke aliran darah. 

Kondisi ini merupakan perhatian khusus bagi penyelam. Jika penyelam keluar dari air terlalu cepat, perubahan tekanan bisa menyebabkan gelembung nitrogen terbentuk di alirah darah dan terjebak dalam pembuluh darah.

Kolesterol

Pada orang-orang dengan aterosklerosis parah, potongan-potongan kecil kolesterol terkadang dapat melepaskan diri dari sisi pembuluh darah dan menghasilkan emboli. 

Air ketuban

Dalam kasus langka, air ketuban–yaitu cairan yang melindungi bayi di dalam rahim–bisa bocor ke pembuluh darah ibu selama persalinan dan menyebabkan penyumbatan.

Hal ini dapat menyebabkan masalah pernapasan, penurunan tekanan darah, dan hilangnya kesadaran. 

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk emboli?

Faktor risiko emboli adalah:

  • Obesitas 

Kelebihan berat badan meningkatkan risiko pembekuan darah, terutama pada perempuan yang merokok atau darah tinggi. 

  • Kehamilan

Berat bayi yang menekan vena di panggul dapat memperlambat aliran darah dari kaki. Gumpalan lebih mungkin terbentuk ketika aliran darah melambat.  

  • Merokok

Dengan alasan yang tak sepenuhnya jelas, penggunaan tembakau mempengaruhi beberapa orang terhadap pembentukan gumpalan darah, terutama jika dikombinasikan dengan faktor risiko lainnya. 

  • Estrogen tambahan

Estrogen dalam pil KB dan terapi penggantian hormon dapat meningkatkan faktor pembekuan dalam darah, terutama jika Anda merokok atau kelebihan berat badan.

Dalam kasus emboli paru, hal-hal yang meningkatkan risiko Anda terkena kondisi tersebut, dikutip dari Mayo Clinic, adalah:

Riwayat medis

Anda punya risiko lebih tinggi terkena kondisi ini jika ada anggota keluarga yang pernah mengalami penyumbatan darah di vena atau emboli paru. Kondisi ini mungkin juga terjadi karena kelainan bawaan yang mempengaruhi darah dan membuatnya lebih mudah mengalami pembekuan. 

Beberapa kondisi kesehatan yang meningkatkan risiko Anda mengalami emboli paru adalah: 

  • Penyakit jantung

Penyakit kardiovaskular, seperti gagal jantung, meningkatkan kemungkinan pembentukan gumpalan. 

  • Kanker 

Beberapa kanker–terutama kanker pankreas, kanker ovarium dan paru–bisa meningkatkan kadar yang membantu pembekuan darah. Kemoterapi semakin meningkatkan risiko kondisi tersebut.

Perempuan dengan riwayat pribadi atau keluarga terhadap kanker payudara yang mengonsumsi tamoxifen atau raloxifene juga punya risiko tinggi terhadap pembekuan darah. 

  • Operasi

Operasi merupakan penyebab utama munculnya masalah pembekuan darah. Atas alasan ini, obat-obatan diberikan untuk mencegah pembekuan sebelum dan sesudah operasi besar.

Imobilitas yang berkepanjangan

Pembekuan darah cenderung terbentuk saat Anda berada dalam periode tidak aktif, seperti:

  • Bed rest

Menetap di tempat tidur untuk waktu yang lama setelah operasi, serangan jantung, patah kaki, trauma, atau penyakit serius apapun membuat Anda lebih rentan terhadap pembekuan darah. 

  • Perjalanan panjang

Duduk dalam posisi sempit selama perjalanan panjang dapat memperlambat aliran darah di kaki, yang berkontribusi pada pembentukan gumpalan. 

Komplikasi apa yang mungkin saya alami dalam kondisi ini?

Emboli, khususnya paru bisa mengancam jiwa. Sekitar sepertiga orang dengan kondisi ini yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati tidak bisa bertahan hidup. 

Namun, ketika kondisi tersebut didiagnosis dan diobat dengan segera, angka tersebut bisa turun. Dalam kasus langka, emboli kecil bisa berkembang seiring dengan berjalannya waktu dan menyebabkan hipertensi paru kronis atau yang dikenal dengan hipertensi paru tromboemboli kronis. 

Diagnosis

Bagaimana emboli didiagnosis?

Selain memeriksa gejala fisik dan menanyakan sejarah medis, kondisi didiagnosis dengan tes-tes berikut:

  • UX-ray dada, perfusi ventilasi (V/Q) scan, CT scan atau angiografi paru-paru akan dilakukan untuk melihat adanya objek yang menyumbat aliran darah.
  • Untuk diagnosis vena yang lebih dalam atau scan otak, stroke, angiografi, Doppler ultrasound studies atau impedance plethysmography (IPG) dapat dilakukan untuk melihat arteri yang tersumbat.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana emboli ditangani?

Penanganan emboli diberikan tergantung pada kasus, ukuran dan lokasi penyumbatan. Cara-cara mengatasi emboli adalah:

Obat-obatan

  • Obat-obatan antikoagulan

Obat-obatan tersebut termasuk warfarin, heparin, dan aspirin dosis rendah dapat direkomendasi untuk memecah emboli dan mencegah aliran darah dari gumpalan darah.

  • Trombolitik

Ketika gumpalan darah larut dengan sendirinya, ada obat yang diberikan melalui vena yang dapat larut dengan cepat. Obat ini diperuntukan untuk situasi yang mengancam jiwa karena dapat menyebabkan perdarahan yang tiba-tiba dan parah. 

Operasi dan prosedur lain

  • Penghapusan gumpalan

Jika Anda punya gumpalan darah yang sangat besar dan mengancam jiwa di paru-paru, dokter mungkin akan menyingkirkannya melalui tabung (kateter) yang dipasang melalui pembuluh darah Anda. 

  • Filter vena

Sebuah kateter juga bisa  digunakan untuk menempatkan filler pada vena utama tubuh. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk orang yang tidak bisa mengonsumsi obat antikoagulan atau ketika antikoagulan tidak bekerja dengan baik dan cepat.

  • Ruang hyperbaric

Emboli udara ditangani di ruang hyperbaric di mana tekanan udara lebih tinggi dari biasanya, yang dapat mengurangi gelembung udara pada tubuh

  • Pemotongan arteri

Untuk mengangkat sumbatan, operasi akan dilakukan dengan memotong arteri yang terpengaruh dan objek yang menghalangi aliran darah.

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi emboli?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi emboli adalah:

  • Minum banyak air

Air merupakan cairan terbaik yang bisa mencegah dehidrasi, yang bisa mengarah pada pembekuan darah. Hindari konsumsi alkohol, yang bisa membuat Anda kehilangan cairan. 

  • Istirahatlah dari kondisi duduk

Berjalanlah di pesawat beberapa kali dalam satu jam. Jika Anda menyetir, berhentilah setiap jam dan berjalan di sekitar mobil beberapa kali. 

  • Bergeraklah di kursi Anda

Lenturkan pergelangan kaki Anda setiap 15 hingga 30 menit sekali. 

  • Gunakan support stocking

Dokter mungkin akan merekomendasikan ini untuk membantu meningkatkan sirkulasi dan pergerakan cairan di kaki Anda. 

  • Lakukan kegiatan fisik

Bergerak secepatnya setelah operasi bisa membantu pencegahan emboli paru dan mempercepat pemulihan secara keseluruhan. 

  • Terapkan pola makan sehat

Konsumsi makanan bergizi, yaitu rendah lemak, tinggi serat, termasuk biji-bijian, buah, dan sayuran setidaknya lima porsi sehari. 

  • Batasi garam

Batasi konsumsi garam harian Anda menjadi kurang dari 6 gram perhari. 

  • Kurangi berat badan

Jika Anda punya berat badan berlebih atau obesitas, sebaiknya Anda melakukan olahraga teratur dan diet kalori untuk penurunan berat badan. 

  • Olahraga

Lakukan olahraga paling tidak 150 menit per minggu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Sindrom Budd-Chiari (Hepatic Vein Thrombosis/HVT)

    Sindrom Budd-Chiari adalah kondisi tersumbatnya pembuluh darah pada hati oleh gumpalan darah. Kondisi langka ini dapat menyebabkan kerusakan hati.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rena Widyawinata
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13 Desember 2018 . Waktu baca 5 menit

    Gambar Tangan Manusia Beserta Fungsi Setiap Bagiannya

    Anda mungkin tidak dapat beraktivitas dengan lancar apabila tangan sedang sakit. Yuk, cari tahu penjelasan tentang gambar tangan dan fungsi setiap bagiannya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hidup Sehat, Fakta Unik 7 November 2018 . Waktu baca 12 menit

    Bisakah Plak di Pembuluh Darah Dihilangkan Dengan Gaya Hidup Sehat?

    Plak di pembuluh darah adalah cikal bakal dari masalah jantung dan stroke. Jika Anda mau tetap sehat, yuk ikuti cara ini untuk menghilangkan plak!

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Hidup Sehat, Tips Sehat 1 November 2018 . Waktu baca 5 menit

    Spider Veins di Wajah, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Perempuan paling rentan mengalami kemunculan pembuluh darah di wajah yang terlihat jelas seperti sarang laba-laba. Kenapa? Bagaimana cara mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Tips Sehat 5 September 2018 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    urat menonjol pada orang muda

    6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
    penyakit sindrom koroner akut sembuh

    Bisakah Penyakit Sindrom Koroner Akut (SKA) Disembuhkan?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit
    cara menghilangkan pembuluh darah di wajah

    Apa Saja Pilihan Cara untuk Menghilangkan Pembuluh Darah yang Tampak Pada Wajah?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit
    telangiektasis adalah

    Apa, Ya, Penyebab Garis Berwarna Merah Kebiruan di Wajah?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit