Diseksi Aorta

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu diseksi aorta?

Diseksi aorta adalah keadaan yang berbahaya di mana dinding aorta, yaitu dinding pembuluh darah utama jantung, robek dan akhirnya mengakibatkan pemisahan.

Aorta adalah pembuluh terbesar utama yang membawa darah dari jantung. Aorta terbagi menjadi beberapa bagian yaitu aorta asenden (yang mengarah ke atas), lengkungan aorta, dan aorta desenden (yang mengarah ke bawah).

Bahayanya adalah bahwa diseksi menyalurkan darah dari aorta Anda. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi fatal, seperti pecahnya arteri atau penyumbatan aliran darah yang parah. Komplikasi serius dapat muncul jika diseksi pecah dan mengirim darah ke ruang di sekitar jantung atau paru-paru Anda. 

Berdasarkan letak terjadinya, maka kondisi ini terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Tipe A, yaitu jenis yang lebih umum dan berbahaya. Robekan berada di bagian aorta atau di aorta atas (ascending aorta), yang dapat meluas ke perut. 
  • Tipe B, yaitu jenis yang cenderung lebih ringan daripada tipe A. Robekan terletak pada aorta bagian bawah (aorta desendens), yang juga dapat meluas ke perut. 

Gejala yang ditunjukkan oleh diseksi aorta sering kali mirip dengan kondisi lain. Ini bisa menyebabkan keterlambatan diagnosis. Namun, perawatan dan diagnosis dini bisa meningkatkan Anda peluang bertahan hidup. 

Seberapa umum kondisi ini?

Diseksi aorta umumnya terjadi pada pria di umur 60 hingga 70 tahun tetapi dapat mempengaruhi orang-orang pada umur 40 tahun. Ini dapat berbahaya dan menyebabkan kematian mendadak atau gagal jantung.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala diseksi aorta?

Dikutip dari Mayo Clinic, diseksi aorta mempunyai gejala yang mirip dengan masalah jantung, seperti serangan jantung. Dalam kebanyakan kasus, penyakit ini datang secara tiba-tiba dengan gejala:

  • Sakit pada dada di bawah tulang dada dan merambah ke bahu, leher, lengan dan di antara bilah bahu atau di punggung.
  • Napas pendek
  • Berkeringat
  • Kebingungan
  • Pingsan
  • Gelisah
  • Tekanan darah naik
  • Detak jantung cepat
  • Terdapat perbedaan tekanan darah pada kedua lengan

Terdapat beberapa tanda dan gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda mendapati salah satu gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter ?

Robeknya dinding aorta dapat sangat berbahaya. Jika Anda memiliki salah satu tanda atau gejala di atas atau sakit dada yang berat, pingsan atau napas pendek secara tiba-tiba, segera konsultasikan dengan dokter Anda atau layanan medis terdekat.

Tanda-tanda dan gejala tersebut tidak selalu menandakan kondisi serius. Namun, perawatan dan diagnosis dini bisa menyelamatkan nyawa Anda.

Penyebab

Apa penyebab diseksi aorta? 

Penyebabnya tidak diketahui, tetapi dinding aorta yang robek bisa terjadi akibat tekanan darah tinggi dan penggumpalan di dalam pembuluh darah. Hal ini juga dapat terjadi sehubungan dengan gangguan jaringan seperti sindrom Marfan dan sindrom Ehlers-Danlos.

Infeksi seperti sifilis juga bisa memicu aneurisma (tonjolan pada arteri) meskipun jarang terjadi, dan ini memungkinkan untuk menyebabkan pemisahan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk diseksi aorta?

Kondisi yang dapat menjadi faktor risiko untuk diseksi aorta adalah:

  • Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol (hipertensi)
  • Pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis)
  • Arteri yang lemah dan menggembung (aneurisma aorta)
  • Katup aorta cacat
  • Penyempitan katup aorta saat lahir
  • Penyakit genetik seperti, sindrom Turner, Marfan, penyakit pada hubungan jaringan (Ehlers-Darlos), dan kondisi peradangan atau infeksi (sel arteris besar dan sifilis).

Selain itu, faktor-faktor lain yang mungkin meningkatkan risiko diseksi aorta adalah:

  • Jenis kelamin. Laki-laki mempunyai kemungkinan lebih besar untuk terkena diseksi aorta. 
  • Usia. Kondisi ini biasanya muncul pada usia 60-80 tahun. 
  • Penggunaan kokain. Obat-obatan ini mungkin menjadi faktor risiko karena dapat meningkatkan tekanan darah. 
  • Angkat berat intensitas tinggi. Latihan ini dapat meningkatkan risiko penyakit ini karena dapat meningkatkan tekanan darah selama aktivitas.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk diseksi aorta?

Diseksi aorta adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan perawatan segera. Perawatan mungkin termasuk pembedahan atau obat-obatan, tergantung pada area aorta yang terkena. 

Tipe A

Perawatan untuk diseksi aorta adalah:

  • Operasi. Dokter akan mengangkat aorta, menghalangi masuknya darah ke dinding aorta dan membentuk ulang aorta dengan tabung sintetis yang disebut graft. Jika katup aorta yang rusak, itu dapat diganti pada saat yang sama. Katup baru ditempatkan dalam graft. 
  • Obat-obatan. Beberapa obatan-obatan, seperti beta blockers dan nitroprusside (Nitropress), dapat menurunkan tekanan darah, sehingga dapat mencegah kondisi semakin buruk. 

Tipe B

Perawatan untuk kondisi ini adalah:

  • Obat-obatan. Obat-obatan yang digunakan dalam merawat diseksi aorta tipe A dapat menangani kondisi ini tanpa operasi. 
  • Operasi. Prosedurnya mirip dengan yang dilakukan untuk perawatan tipe A. 

Setelah perawatan, Anda mungkin perlu minum obat penurun tekanan darah seumur hidup. Selain itu, Anda mungkin perlu melakukan tindak lanjut CT scan atau MRI secara berkala untuk memantau kondisi Anda. 

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Jika dokter mendeteksi penyakit ini berdasarkan riwayat kesehatan dan pemeriksaan medis Anda, tambahan tes dapat berupa computed tomography (CT), MRI, atau Transesophageal echocardiography.

  • Pada tes transesophageal echocardiography, dokter menempatkan alat pemeriksa pada mulut hingga kerongkongan untuk mendapatkan penglihatan dari aorta.
  • MRI menggunakan medan lahan magnetis untuk melihat aorta
  • Pada angiografi, dokter menempatkan pipa tipis pada arteri hingga ke aorta dan menyuntikkan cairan kontrascelupan untuk mengambil gambar aorta.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi diseksi aorta?

Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah di bawah dapat membantu Anda menangani diseksi aorta:

  • Kontrol tekanan darah Anda. Kebanyakan diseksi aorta terjadi pada orang-orang dengan hipertensi jangka panjang.
  • Ikuti diet rendah garam, olahraga, dan kurangi berat badan.
  • Jangan merokok.
  • Gunakan sabuk pengaman untuk menghindari luka pada dada.

 Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

 

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Gangguan Mata yang Mungkin Terjadi Akibat Komplikasi Diabetes

    Diabetes juga bisa menyebabkan penglihatan kabur yang apabila dibiarkan bisa berdampak pada kebutaan permanen. Apa saja komplikasi diabetes pada mata?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 6 menit

    Kaki Diabetik, Salah Satu Komplikasi Diabetes yang Bisa Berujung Amputasi

    Salah satu komplikasi yang bisa terjadi pada penderita diabetes adalah kaki diabetik. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung amputasi.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Mengenal Komplikasi Hiperglikemi Hiperosmolar Nonketotik (HHS) pada Diabetesi

    Hyperosmolar Hyperglycemic State (HHS) adalah komplikasi diabetes yang disebabkan kadar gula darah yang sangat tinggi dan dapat berakibat fatal.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 6 menit

    Penyebab Luka Diabetes Sulit Sembuh dan Cara Perawatannya

    Diabetes kering dan basah sebenarnya merujuk pada kondisi luka yang dialami. Lantas, bagaimana cara mengobati luka diabetes yang sulit sembuh?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    osteoarthritis adalah

    Osteoarthritis (Pengapuran Sendi)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 11 menit
    merawat kulit orang diabetes

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    hipoglikemia adalah gula darah rendah

    Hipoglikemia

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Batasan Kadar Gula Darah yang Normal dalam Tubuh

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 8 menit