Cacing Kremi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu cacing kremi?

Cacing kremi atau Enterobius vermicularis adalah parasit kecil yang dapat hidup di usus besar dan rektum Anda. Anda dapat terinfeksi cacing kremi setelah memakan telur cacing kremi. Lalu telur tersebut akan menetas di usus Anda, sehingga menyebabkan berbagai penyakit.

Saat Anda tidur, cacing betina akan meninggalkan usus dan menuju anus untuk meletakkan telurnya di kulit sekitar anus. Saat Anda ke toilet dan tidak mencuci tangan Anda dengan bersih, telur dapat menempel di tangan Anda dan menyebar ke orang lain. Telur dapat bertahan hidup di permukaan benda-benda dalam waktu harian hingan 2 minggu.

Infeksi cacing kremi paling sering terjadi pada anak usia sekolah karena telur yang sangat kecil itu mudah menyebar dari anak-anak. Pengobatan untuk kondisi ini adalah obat-obatan oral yang dapat membunuh cacing kremi dan menjaga kebersihan. Seluruh anggota keluarga yang terkena juga harus dirawat agar hasil perawatan sesuai harapan. 

Seberapa umumkah kondisi ini?

Cacing kremi merupakan penyakit yang sangat sering terjadi. Dapat terjadi pada laki-laki maupun wanita dan biasanya terjadi pada usia 5-14 tahun. Hal ini dapat diatur dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala cacing kremi?

Gejala infeksi Enterobius vermicularis yang paling sering yaitu rasa gatal di sekitar anus (khususnya malam hari). Gejala lain yaitu iritasi kulit sekitar anus, sulit tidur, dan gatal di daerah vagina.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Hubungi dokter jika Anda atau anak Anda mengalami kulit di area dubur atau vagina yang gatal dan ingin selalu menggaruknya.

Tanyakan kepada dokter apakah anak Anda sulit tidur dan mengompol karena masalah ini karena cacing kremi dapat mengiritasi saluran kencing dan menyebabkan mengompol.

Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab cacing kremi?

Infeksi cacing kremi disebabkan oleh cacing yang disebut Enterobius vermicularis berukuran sepanjang staples. Enterobius vermicularis dapat menular jika Anda menyentuh anus lalu menyentuh makanan atau benda-benda di rumah.

Enterobius vermicularis tidak bisa menyebar melalui hewan. Manusia adalah satu-satunya inang bagi cacing ini.

Dikutip dari Mayo Clinic, menelan atau menghirup telur Enterobius vermicularis tanpa sengaja dapat menjadi penyebab infeksi cacing. Telur yang sangat kecil dapat dibawa ke mulut Anda melalui makanan terkontaminasi, minuman, atau tangan Anda. Setelah tertelan, telur menetas di usus, matang, dan menjadi cacing dewasa dalam beberapa minggu. 

Enterobius vermicularis betina bergerak ke daerah anus untuk bertelur, sehingga menyebabkan Anda mengalami gatal pada dubur. Saat Anda menggaruk ke daerah yang gatal, telur kecil itu akan menempel di jari-jari Anda dan berada di bawah kuku Anda. 

Telur-telur itu kemudian akan berpindah ke permukaan lain, seperti mainan, seprai, atau kursi. Telur yang sangat kecil juga dapat berpindah tempat dari jari terkontaminasi ke makanan, cairan, pakaian, atau orang lain.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, CDC, infeksi cacing kremi jarang menyebar di kolam renang. Infeksi ini terjadi ketika seseorang menelan telur cacing yang diambil dari permukaan terkontaminasi. 

Meskipun kadar klorin yang ditemukan di kolam tidak cukup tinggi untuk membunuh telur cacing, kemungkinan Anda terkena infeksi dari aktivitas di kolam renang tetap kecil. Ini karena perbandingan jumlah telur dengan air yang terdapat pada kolam terlampau sangat jauh.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk cacing kremi?

Ada banyak faktor risiko untuk terkena Enterobius vermicularis, yaitu:

  • Usia. Cacing kremi sering terjadi pada anak-anak usia 5-14 tahun. Telur cacing mudah menyebar ke anggota keluarga, atau anak-anak lain di sekolah atau pusat penitipan anak. Namun, kondisi ini jarang terjadi pada anak-anak di bawah usia 2 tahun.
  • Tinggal di tempat yang padat
  • Tinggal di daerah beriklim tropis

Komplikasi

Komplikasi apa yang mungkin terjadi dengan cacing kremi?

Biasanya, infeksi cacing kremi tidak akan menyebabkan masalah serius apapun. Namun pada kondisi langka, kondisi ini dapat menyebabkan infeksi pada alat kelamin wanita. 

Parasit dapat melakukan perjalanan dari daerah anus ke vagina, kemudian ke rahim, saluran tuba falopi, dan di sekitar organ panggul. Ini dapat menyebabkan masalah, seperti radang vagina (vaginitis) dan radang lapisan dalam rahim (endometritis). 

Meskipun jarang, komplikasi lain dari kondisi ini juga termasuk:

  • Infeksi saluran kemih
  • Penurunan berat badan.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk cacing kremi?

Dokter Anda akan meminta Anda dan anggota keluarga Anda meminum obat cacing untuk menghindari penularan. Krim atau pelembap dapat diberikan untuk mengurangi gatal dan rasa tidak nyaman. Enterobius vermicularis akan mati dalam beberapa hari setelah meminum obat cacing dan gatal akan hilang setelah 1 minggu.

Obat anti-parasit untuk mengatasi infeksi Enterobius vermicularis yang umumnya diresepkan dokter adalah:

Anda mungkin akan mengalami efek samping obat cacing yang berhubungan dengan masalah perut ringan selama pengobatan. Anda perlu minum dua dosis untuk menyingkirkan cacing kremi sepenuhnya.

Selama masa perawatan, Anda sebaiknya tidak mandi bersama anak-anak Anda dan berbagi handuk bersama. Ganti handuk, pakaian dalam, hingga selimut secara teratur dapat membantu proses pengobatan. 

Anggota keluarga harus mencuci tangannya dan membersihkan kuku secara teratur. Anda harus mandi setiap hari dan bersihkan area anus dengan baik. Jangan memasukan tangan atau benda lain ke mulut karena telur cacing dapat ditularkan melalui cara ini.

Gunakan air panas untuk mencuci piring, peralatan makan, pakaian, sprei dan handuk. Mainan anak harus dibersihkan menggunakan desinfektan.

Tidak ada penelitian ilmiah terbaru yang mendukung pengobatan rumahan dapat melawan infeksi cacing kremi. Namun, beberapa orang mungkin merasa lega dengan penggunaan bawang putih mentah, minyak kelapa, atau wortel.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Karena cacing sering menjalar ke anus dan meletakkan telurnya di malam hari, pemeriksaan terbaik dilakukan beberapa jam sebelum akan pergi tidur atau saat anak bangun di pagi hari. Orang tua dapat menggunakan senter untuk melihat lebih jelas.

Dokter Anda dapat membantu diagnosis cacing kremi dengan menempelkan selotip pada kulit anus dan kemudian dilepaskan. Cacing dapat menempel pada selotip dan dapat dilihat dengan menggunakan kaca pembesar atau mikroskop. Pemeriksaan ini juga harus dilakukan di pagi hari sebelum mandi atau ke toilet.

Pencegahan

Apa saja langkah-langkah pencegahan yang dapat membantu menghadapi cacing kremi?

Telur cacing kremi dapat menempel pada permukaan, termasuk mainan, faucet, tempat tidur, dan kursi toilet, selama dua minggu. Jadi, selain membersihkan permukaan secara teratur, cara-cara di bawah ini dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah penyebaran telur cacing kremi. 

  • Mencuci dubur di pagi hari. Cuci daerah dubur Anda di pagi hari karena cacing kremi bertelur di malam hari. Mandi dapat membantu menghindari kemungkinan kontaminasi di dalam air mandi. 
  • Ganti pakaian dalam dan seprai secara rutin. Langkah ini bisa menyingkirkan telur-telur cacing. 
  • Cuci dengan air panas. Cuci seprai, pakaian dalam, waslap, dan handuk dengan air panas untuk membantu membunuh telur cacing.
  • Jangan menggaruk. Hindari menggaruk area anus. Potong kuku Anda dan anak Anda, sehingga tidak menyisakan ruang untuk telur cacing. Hindari pula menggigit kuku. 
  • Cuci tangan Anda. Untuk mengurangi risiko terkena atau menyebarkan infeksi, cuci tangan Anda setelah buang air besar, mengganti popok, dan sebelum makan.

Cara terbaik untuk mencegah infeksi cacing kremi adalah dengan menjaga kebersihan pada rumah tangga. Anda juga perlu mengingatkan anak-anak Anda untuk melakukan hal yang sama.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Kenali Berbagai Jenis Bakteri Penyebab Diare

    Ada berbagai penyebab diare, termasuk infeksi bakteri. Tidak hanya satu jenis, bakteri penyebab diare pun berbeda-beda. Cari informasi lengkapnya di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila

    Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

    Diare bisa menyerang siapa saja, termasuk pada ibu menyusui. Lantas, apa penyebab, gejala, dan pengobatannya? Baca selengkapnya di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Diare, Health Centers 10/04/2020

    Apakah Kucing dan Hewan Lainnya Dapat Tertular COVID-19 dari Manusia?

    Coronavirus terbukti menular dari manusia ke manusia. Tapi belakangan ada kasus kucing positif COVID-19 karena tertular pemiliknya. Benarkah?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 09/04/2020

    Apa Bedanya Diare Akut dan Diare Kronis?

    Diare umumnya dibedakan menjadi akut dan kronis berdasarkan lama waktu sakitnya. Namn ternyata, jenis diare bukan cuma dua itu.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Diare, Health Centers 09/04/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    diare tanda hamil muda

    Diare Jadi Tanda Anda Sedang Hamil Muda, Benar atau Tidak?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020

    Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020
    selulitis pada anak

    Bagaimana Selulitis Terjadi pada Anak dan Cara Mencegahnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 18/04/2020
    gastritis adalah radang lambung

    Gastritis

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020