Bronkitis Kronis

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/04/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu bronkitis kronis?

Bronkitis adalah peradangan yang terjadi pada saluran udara atau adalah saluran bronkus. Bronkus merupakan saluran yang terhubung dengan paru-paru kanan dan kiri. Bagian saluran pernapasan ini berbentuk cabang sehingga disebut juga dengan cabang tenggorok.

Ketika saluran udara Anda meradang atau terinfeksi, udara yang dapat mengalir masuk dan keluar dari paru-paru menjadi berkurang. Saat peradangan terjadi pula akan tercipta pula lendir atau dahak tebal sehingga membuat Anda terbatuk karena berusaha mengeluarkannya.

Terdapat dua jenis penyakit bronkitis, yaitu bronkitis kronis dan bronkitis akut. Keduanya ditentukan berdasarkan durasi gejala yang muncul. Biasanya, bronkitis akut lebih umum terjadi.

Kondisi ini disebabkan oleh pilek atau infeksi pernapasan lainnya. Kondisi ini biasanya dapat sembuh sendiri dalam beberapa minggu tanpa dampak yang berlangsung lama, meskipun batuk membandel masih bisa tersisa selama beberapa minggu setelah sembuhnya bronkitis.

Sementara itu, serangan bronkitis yang terjadi berulang kali dan berlanjut lebih dari beberapa minggu bisa mengindikasikan terjadinya bronkitis kronis. Kondisi ini merupakan kondisi jangka panjang yang akan terus berulang namun masih bisa diatasi, meski tidak dapat sembuh sepenuhnya.

American Lung Association (ALA) mendefinisikan bronkitis kronis sebagai serangan batuk berdahak yang muncul selama sebagian besar hari dalam sebulan, tiga bulan dalam setahun, untuk dua tahun berturut-turut tanpa kondisi mendasar lainnya yang menjelaskan keadaan batuk itu sendiri.

Jika menderita bronkitis kronis, Anda juga berpotensi terkena emfisema. Saat seseorang terkena keduanya, maka ia bisa dikatakan menderita penyakit paru obstruktif kronis, atau PPOK.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Kondisi kesehatan ini sangatlah umum terjadi. Bronkitis ini mengenai lebih banyak wanita daripada pria, dan dapat mengenai pasien pada usia berapa pun. Hal ini dapat dikendalikan dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala bronkitis kronis?

Bronkitis adalah iritasi dan peradangan dinding saluran bronkus, atau jalan napas. Peradangan yang terjadi umumnya menyebabkan produksi lendir yang berlebih.

Pada kondisi normal, silia, yaitu sel-sel seperti rambut dalam saluran pernapasan, bertugas untuk menjaga saluran udara bersih dari lendir. Ketika terjadi iritasi, silia dapat saja rusak sehingga tak mampu menjalankan tugasnya.

Akibatnya, saluran udara yang penuh dengan lendir menjadi tempat yang baik untuk berkembangbiaknya bakteri penyebab infeksi.

Setelah peradangan saluran napas terjadi dalam jangka panjang, penyakit ini dapat menimbulkan gejala khas. Beberapa gejala penyakit ini yang khas, antara lain:

  • Produksi lendir yang berlebih dan konstan.
  • Warna lendir bisa tampak bening, putih, kuning, abu-abu, atau kehijauan
  • Kesulitan bernapas karena menebalnya saluran udara akibat udara
  • Batuk berdahak yang terjadi setiap hari (kondisi ini juga dapat menyebabkan luka pada paru-paru)

Beberapa gejala lain bronkitis kronis, yaitu:

  • Pilek
  • Kelelahan
  • Demam
  • Panas dingin
  • Rasa tidak nyaman pada dada

Gejala bronkitis kronis bisa menghilang dan berkurang seiring berjalannya waktu. Batuk yang Anda alami juga bisa menghilang untuk sementara, namun biasanya akan timbul lagi dengan periode batuk yang lebih parah.

Gejala bronkitis kronis mirip dengan penyakit emfisema, tapi keduanya adalah kondisi yang berbeda. Bronkitis ini juga kerap disamakan dengan asma, tapi bronkitis kronis dan asma adalah kondisi yang berbeda

Terkadang, saat mengalami peningkatan gejala, Anda bisa mengalami bronkitis kronis yang disertai dengan bronkitis akut.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Gagal mendapatkan pengobatan tepat waktu untuk penyakit bronkitis kronis bisa membuat Anda berisiko mengalami cedera paru serius, termasuk masalah pernapasan atau gagal jantung. Jika kondisi ini bisa diketahui sejak awal, kerusakan paru-paru yang terjadi tentu dapat diminimalisir.

Anda sebaiknya mengunjungi dokter apabila batuk yang Anda alami:

  • Bertahan lebih dari tiga minggu
  • Membuat Anda tidak bisa tidur
  • Disertai dengan demam tinggi (di atas 38 °C)
  • Menghasilkan dahak berwarna atau darah
  • Menyebabkan mengi atau sesak napas

Meski tetap membutuhkan pengobatan dari dokter, gejala bronkitis kronis sebenarnya bisa diringankan dengan melakukan perubahan gaya hidup. Menjalani gaya hidup yang lebih sehat dapat secara efektif membantu mengatasi penyakit ini dan mengoptimalkan pengobatan, serta meningkatkan kualitas hidup Anda.

Penyebab

Apa penyebab bronkitis kronis?

Penyebab bronkitis kronis umumnya adalah virus, biasanya oleh virus sama yang menyebabkan pilek dan flu (influenza). Antibiotik tidak membunuh virus, sehingga jenis obat ini tidaklah berguna dalam kebanyakan kasus bronkitis.

National Institutes of Health (NIH) mengonfirmasi bahwa asap rokok adalah penyebab paling umum dari bronkitis kronis. Bahkan, 90 persen orang yang menderita penyakit ini memiliki riwayat merokok seperti dilansir oleh Johns Hopkins Medicine.

Selain asap rokok, penyebab bronkitis kronis lainnya adalah paparan jangka panjang lainnya terhadap polusi udara, asap industri atau kimia, gas beracun, dan debu. Infeksi berulang yang dapat merusak paru-paru dan memperburuk gejala juga adalah kondisi yang bisa jadi penyebab bronkitis kronis. 

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk bronkitis kronis?

Dikutip dari Mayo Clinic, ada banyak faktor yang membuat Anda lebih berisiko terkena bronkitis kronis, antara lain:

  • Asap rokok. Orang yang merokok atau tinggal bersama perokok berada dalam risiko tinggi akan kedua jenis bronkitis, akut dan kronis.
  • Pertahanan diri rendah. Hal ini mungkin akibat dari penyakit akut lainnya, seperti pilek, atau dari kondisi kronis yang merusak sistem kekebalan diri Anda. Orang lanjut usia, bayi, dan anak-anak memiliki kerentanan yang lebih besar terhadap infeksi.
  • Paparan terhadap iritan di tempat kerja. Risiko Anda terkena bronkitis menjadi jauh lebih besar jika Anda bekerja di sekitar iritan paru-paru, seperti biji-bijian atau tekstil, atau terpapar uap kimia.
  • Refluks asam lambung. Serangan heartburn yang kambuhan dapat mengiritasi tenggorokan dan membuat Anda menjadi lebih rentan terhadap bronkitis.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Pemeriksaan fisik selalu menjadi cara pertama. Dokter akan menggunakan stetoskop untuk mendengarkan paru-paru Anda dengan seksama saat Anda bernapas. Dalam kasus tertentu, dokter mungkin akan menyarankan:

  • Rontgen dada. Rontgen dada atau thorax dapat membantu menentukan apakah Anda memiliki pneumonia atau kondisi lain yang dapat menjelaskan batuk Anda. Pneumonia dan bronkitis memang dua kondisi yang mirip, tetapi sebenarnya berbeda. Hal ini terutama penting jika Anda pernah merokok atau merupakan perokok saat ini.
  • Tes dahak. Dahak dapat dites untuk memeriksa apakah Anda memiliki batuk rejan (pertusis) atau penyakit lainnya yang dapat diredakan dengan antibiotik. Dahak juga dapat dites untuk tanda-tanda alergi.
  • Tes fungsi paru-paru. Tes ini dilakukan untuk memeriksa fungsi paru dan tanda-tanda asma atau emfisema. Tes ini dilakukan dengan mengukur aliran udara dan volume udara di paru-paru.
  • High-resolution computed tomography (HRCT). Metode ini merupakan CT scan khusus yang memungkinkan dokter mendapatkan gambaran paru-paru Anda dalam resolusi tinggi untuk membantu diagnosis. Secara umum, metode HRCT tidak memiliki perbedaan dengan CT scan biasa.

Apa saja pengobatan untuk bronkitis kronis?

Kebanyakan kasus bronkitis kronis sembuh tanpa perawatan medis dalam dua minggu. Dalam beberapa keadaan, dokter akan meresepkan obat seperti antibiotik, obat batuk atau inhaler, jika diperlukan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi bronkitis kronis?

Perubahan gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi bronkitis kronis:

  • Jangan merokok. Kenakan masker saat udara tercemar atau jika Anda terpapar iritan, seperti cat atau pembersih rumah tangga dengan usap yang kuat.
  • Gunakan humidifier. Udara hangat dan lembab membantu meredakan batuk dan mengencerkan lendir di saluran pernapasan. Bersihkan humidifier sesuai anjuran perusahaannya untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur dalam wadah airnya.
  • Pertimbangkan untuk mengenakan masker wajah saat berada di luar. Jika udara dingin memperburuk batuk dan menyebabkan sesak napas, kenakan masker udara dingin sebelum Anda pergi keluar.
  • Lakukan olahraga khusus untuk penderita bronkitis kronis. Aktivitas ini memang sulit dilakukan, tapi ada beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Infografik: Gangguan Kesehatan yang Sering Menyerang Pejuang KRL

    Anda sering naik KRL untuk pergi ke kantor, kampus, atau sekolah? Waspadai berbagai gangguan kesehatan berikut dan cari tahu solusinya di sini!

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Infografik 03/05/2019

    Infografik: Bedanya Batuk Berdahak dan Batuk Kering

    Meskipun batuk sering dialami oleh siapa saja, Anda mungkin belum paham betul sebetulnya apa beda batuk berdahak dan batuk kering. Yuk, pelajari di sini!

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Infografik 02/05/2019

    Apa Benar Batuk Terus-menerus Itu Gejala Gagal Jantung?

    Batuk bukan hanyabagian dari gejala flu, asma, atau bronkitis. Namun, juga menandakan gejala gagal jantung. Benarkah demikian?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Batuk, Health Centers 18/03/2019

    Incidal OD

    Incidal OD adalah obat untuk meredakan gejala alergi seperti gatal, pilek, mata berair, dan hidung tersumbat. Kandungan Incidal OD adalah cetirizine.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari

    Direkomendasikan untuk Anda

    puasa saat flu saat puasa

    Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
    Bahan-bahan obat batuk alami

    Efektif Menghentikan Batuk, Coba 13 Ragam Obat Batuk Alami Ini

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 24/10/2019
    Ibu hamil minum obat batuk alami untuk ibu hamil

    Hindari Risiko Efek Samping Obat, Pilihlah Obat Batuk Alami untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 04/10/2019
    batuk berdahak

    Batuk Berdahak

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 10/09/2019