Angina

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu angina?

Angina adalah nyeri dada atau rasa tidak nyaman yang biasanya disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke jantung. Biasanya penyebab angina adalah disebabkan karena penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah dalam tubuh. Jantung Anda membutuhkan oksigen yang dibawa oleh darah Anda. Kurangnya darah yang sampai ke jantung mengakibatkan semakin sedikit oksigen yang dibawa ke jantung untuk memompa darah. Ada beberapa 3 jenis angina:

  • Angina stable merupakan jenis yang paling sering. Angina ini terjadi jika jantung bekerja lebih keras dari biasanya, misalnya setelah berolahraga. Angina stable memiliki pola teratur. Biasanya membaik dengan istirahat dan obat-obatan.
  • Angina unstable merupakan jenis yang paling berbahaya. Angina ini tidak memiliki pola dan dapat terjadi tanpa aktivitas fisik. Angina jenis ini tidak membaik dengan istirahat atau obat-obatan. Ini merupakan tanda bahwa Anda dapat terkena serangan jantung segera.
  • Angina variant merupakan jenis yang jarang. Angina ini terjadi saat Anda beristirahat. Dapat dibantu dengan obat-obatan.

Tidak semua nyeri dada atau rasa tidak nyaman adalah angina. Jika Anda nyeri dada, Anda harus menghubungi dokter Anda segera.

Seberapa umumkah angina?

Semua orang dapat mengalami angina dengan alasan yang berbeda-beda. Penderita penyakit jantung lebih berisiko mengalami angina. Laki-laki lebih dari dari 45 tahun dan perempuan lebih dari 55 tahun berisiko tinggi.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala angina?

Beberapa tanda dan gejala angina adalah:

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada dada seperti tekanan atau rasa berat yang berlangsung kurang dari 10 menit (angina stable) atau lebih dari 30 menit (angina unstable);
  • Nyeri dada yang menjalar ke lengan, leher, rahang, bahu atau punggung kiri;
  • Mual;
  • Lemas;
  • Sesak;
  • Berkeringat;
  • Pusing.

Gejala dapat bervariasi tergantung jenis angina Anda. Berikut adalah beberapa tanda dan gejala berdasarkan jenis angina:

1. Angina stable

Angina stable yaitu nyeri atau rasa tidak nyaman pada dada yang terjadi saat aktivitas atau stres. Rasa nyeri atau tidak nyaman ini dipicu oleh tingkat aktivitas atau stres yang relatif sama.

Jika Anda mengalami angina stable, Anda dapat mempelajari polanya dan dapat memprediksi kapan nyeri akan muncul. Nyeri ini biasanya hilang setelah beberapa menit setelah Anda beristirahat atau meminum obat angina Anda.

2. Angina unstable

Angin unstable yaitu angina yang pola gejalanya dapat berubah-ubah. Biasanya terjadi pada malam hari, saat tidur. Angina ini dapat terjadi lebih sering dan lebih berat dibanding angina stable. Angina unstable juga dapat terjadi dengan atau tanpa aktivitas fisik, dan tidak membaik dengan beristirahat atau obat-obatan.

3. Angina variant

Angina variant sangat jarang. Kekakuam arteri koronaria menyebabkan angina jenis ini. Angina variant biasanya terjadi saat Anda sedang beristirahat dan nyeri dapat terasa lebih berat. Angina adalah kondisi yang biasanya terjadi pada tengah malam dan subuh. Angina ini dapat diredakan dengan obat-obatan.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami tanda angina. Angina stable bukan serangan jantung, hal ini menandakan serangan jantung akan lebih mungkin terjadi nantinya.

Angina unstable sangat berbahaya dan membutuhkan terapi darurat. Angina jenis ini merupakan tanda bahwa serangan jantung dapat terjadi dalam waktu dekat.

Terkadang nyeri dada yang dirasakan saat mengalami angina dianggap sebagai “masuk angin” saja oleh pasien. Hal ini yang sering kali menyebabkan pasien terlambat mendapatkan pertolongan. Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab angina?

Penyebab utama angina adalah karena disebabkan kurangnya aliran darah ke jantung. Namun, ada penyebab yang disebakan oleh kondisi lain, seperti:

  • Penyakit jantung koroner dari aterosklerosis (penumpukan lemak pada pembuluh darah jantung)
  • Denyut jantung abnormal.
  • Kurangnya sel darah merah pembawa oksigen (anemia)
  • Kaku arteri koroner.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk angina?

Ada banyak faktor risiko untuk angina adalah :

  • Usia dan jenis kelamin: laki-laki di atas 60 tahun dan wanita setelah menopause atau di atas 55 tahun.
  • Riwayat keluarga dengan penyakit jantung.
  • Orang yang banyak konsumsi makanan tinggi lemak tinggi kolesterol.
  • Orang yang kurang olahraga.
  • Perokok.
  • Penderita diabetes, tekanan darah tinggi atau kadar kolesterol tinggi.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk angina?

Tujuan terapi angina adalah untuk memperbaiki aliran darah ke jantung atau mengurangi kerja jantung. Beristirahat dan mengurangi aktivitas merupakan terapi awal.

Sedangkan obat aspirin  berguna untuk meningkatkan aliran darah. Obat yang mengandung nitrat seperti nitrogliserin, menyebabkan vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) yang juga membantu memperbaiki aliran darah. Jika memang penyebab angina adalah sumbatan pada pembuluh darah.

Obat-obatan lain seperti beta-blocker menurunkan denyut jantung, sehingga menurunkan kerja jantung. Menangani penyakit penyebab (seperti tekanan darah tinggi, aritmia, diabetes, kolesterol tinggi) sangatlah penting. Dokter Anda dapat memberikan obat untuk mengobati kondisi ini terlebih dahulu. Jika obat-obatan ini tidak bekerja, maka dibutuhkan pembedahan.

Pembedahan yang dapat dilakukan yaitu:

  • Angioplasty dan stenting: prosedur ini membuka pembuluh darah dengan memasukkan balon kecil pada arteri yang menyempit untuk melebarkan arteri lalu meletakkan mesh kawat kecil (stent). Prosedur ini meningkatkan aliran darah secara efektif dan merupakan terapi yang baik untuk pasien dengan angina unstable.

Coronary artery bypass: prosedur ini dilakukan untuk memotong arteri yang tersumbat atau menyempit kemudian menggunakan vena atau arteri dari bagian tubuh yang lain sebagai pengganti. Biasanya operasi ini merupakan pilihan terapi yang baik untuk angina stable dan unstable yang tidak responsif terhadap obat-obatan.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk angina

Sebelum mendiagnosis, dokter Anda akan melakukan pemeriksaan berikut:

  • Elektrokardiogram (EKG);
  • Treadmill dan exercise test;
  • Kateter jantung yang dilakukan untuk memeriksa aliran darah jantung dengan memasukkan alat melalui arteri menuju jantung. Pemeriksaan ini dapat menunjukkan arteri yang tersumbat.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi angina?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi angina adalah:

  • Berhenti merokok
  • Diet sehat dengan mengurangi lemak dan garam, banyak konsumsi serat seperti gandum, buah dan sayuran.
  • Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan olahraga rutin paling efektif.
  • Jika berat badan Anda berlebih, diskusikan dengan dokter Anda cara mengurangi berat badan untuk kondisi kesehatan Anda saat ini.
  • Ikuti jadwal kontrol yang telah ditentukan dokter.
  • Jika angina disebabkan diabetes, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi, Anda harus menanganinya terlebih dahulu.
  • Luangkan waktu untuk istirahat.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sesak Napas

Sesak napas atau dispnea adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan bernapas. Terdapat berbagai macam hal yang bisa menyebabkan sesak napas.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Pernapasan, Sesak Napas 24 Juli 2020 . Waktu baca 9 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Penyakit Katup Jantung

Penyakit katup jantung terjadi ketika katup pada jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Ketahui lebih lanjut di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 13 menit

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan memang bukan tugas mudah. Jangan khawatir, simak panduannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mencegah pencegahan penyakit jantung

14 Cara Ampuh Mencegah dan Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit
pengaruh alkohol untuk jantung

Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit