Periode Perkembangan

Kapan Kepala Bayi Sudah Harus Memutar ke Bawah Dalam Kandungan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Seiring perkembangan bayi di dalam kandungan, bayi akan bergerak-gerak di dalam rahim ibu. Ibu hamil pun akan sering merasakan gerakannya. Ada rasa seperti ditendang-tendang, berputar, dan lainnya terasa di perut ibu hamil. Bayi akan bergerak-gerak hingga saat mendekati minggu-minggu kelahirannya ia berada di posisi yang tepat, yakni ke arah bawah. Dengan posisi yang tepat, persalinan pun akan lancar. Seperti apa posisi-posisi bayi dan kapan waktunya yang tepat? Simak ulasan ini.

Posisi bayi lahir yang ideal seperti apa?

Posisi ideal ini ini disebut dengan posisi anterior, atau disebut juga dengan posisi chepalic.

Idealnya, ketika lahir posisi bayi adalah dengan posisi kepala ke bawah, wajahnya menghadap ke punggung ibu, posisi dagu bayi mendekati dada nya sendiri, dan bagian kepala belakang bagian atas siap masuk ke panggul ibu.

Bagian kepala ini adalah bagian yang dapat menekan serviks ibu dan membuka jalan persalinan.

Kapan saatnya posisi kepala bayi ada di bawah dalam posisi anterior?

Usia kehamilan di minggu ke-30 merupakan saatnya posisi bayi berubah menuju ke bawah. Waktu bayi dengan posisi kepala di bawah ini bisa berbeda-beda pada beberapa ibu hamil. Ada yang bayinya mencapai posisi ini saat minggu ke 32, 34, dan 36.

Namun yang perlu dikhawatirkan jika bayi tidak berputar balik hingga usia kehamilan mencapai lebih dari 36 minggu. Ada beberapa usaha yang perlu dilakukan untuk mencegah lahir dengan posisi yang seperti ini. Coba Anda konsultasikan dengan dokter Anda.

Namun jangan panik, ada juga bayi yang memutar posisinya memang baru di saat mendekati waktu persalinannya.

Selain itu, ada posisi-posisi lainnya yang bisa terjadi di dalam kandungan Anda

Posisi posterior

Posisi ini adalah posisi di mana kepala bayi sudah menghadap ke bawah, tapi posisi wajahnya masih menghadap ke perut ibu, bukan ke punggung. Jika melahirkan dengan posisi ini, kemungkinan persalinan akan lebih terasa sakit. Punggung lebih terasa nyeri.

Pada beberapa kasus, ada bayi yang tetap tidak memutarkan wajahnya ke arah punggung ibu saat menjelang kelahiran. Sekitar 10-28 persen bayi lahir dengan posisi tetap seperti ini.

Akan tetapi, kebanyakan bayi yang masih pada kondisi seperti ini mendekati hari kelahirannya akan tetap memutar dirinya sendiri menghadap ke punggung ibu sebelum keluar dari rahim.

Posisi sungsang

Posisi sungsang ini adalah kondisi saat bokong bayi berada di bawah dan kepala bayi ada di atas dekat dengan dada ibu. Posisi sungsang sangat tidak ideal untuk proses melahirkan.

Pada bayi dengan kondisi ini, kepalanya akan menjadi bagian terakhir yang keluar dari vagina. Sehingga, bayi juga akan lebih sulit mendorong keluar jalan lahirnya.

Posisi ini juga bisa menjadi masalah karena bayi bisa terbelit tali pusar. Tali pusar juga bisa menyebabkan luka pada bayi.

Tranverse lie

Posisi ini merupakan kondisi bayi melintang horizontal di rahim. Kelahiran normal dengan posisi ini biasanya sangat jarang terjadi.

Kebanyakan bayi yang di minggu kelahirannya masih pada posisi ini, nantinya akan tetap berputar ke arah posisi idealnya.

Namun, jika bayi masih tetap pada posisi ini saat benar-benar akan lahir, maka dokter biasanya tidak menyarankan untuk melahirkan normal demi keamanan.

Bagaimana jika bayi sudah mendekati hari lahirnya tetapi tidak pada posisi yang tepat?

Mendekati hari kelahiran jika masih pada kondisi yang tidak ideal, dokter biasanya akan memberikan teknik ECV (External Cephalic Version). Prosedur ini merupakan teknik penekanan di daerah perut. Kondisi ini akan membuat rasa tidak nyaman bagi ibu hamil, tapi cara ini aman untuk dilakukan. Pada saat menggunakan teknik ini, detak jantung bayi akan dipantau dengan sangat ketat.

Namun, jika teknik ECV tidak berhasil dilakukan, maka dokter biasanya menawarkan untuk melahirkan dengan metode operasi caesar. Cara ini lebih aman untuk bayi yang berada pada posisi lahir yang tidak tepat.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: April 29, 2017 | Terakhir Diedit: Januari 15, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca