Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 39 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/03/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin di minggu 39 kehamilan?

Mengutip Baby Center, memasuki minggu 39 kehamilan, perkembangan berat janin sekarang sudah mencapai 3,5 kilogram. Panjang tubuhnya sudah sekitar 50 cm dari kepala sampai kaki.

Di usia kehamilan ini, tali pusar atau tali pusat mungkin dapat melilit leher janin. Umumnya hal ini tidak menyebabkan masalah apa pun. Namun jika lilitannya mempersulit bayi untuk dilahirkan normal, dokter akan mengambil tindakan operasi caesar.

Vernix atau lapisan lemak tipis yang yang menutupi kulit janin di minggu 39 sudah mulai menghilang, Selain vernix, lanugo atau rambut halus di sekujur tubuh bayi juga umumnya sudah mulai menipis.

Imun atau kekebalan tubuh yang ditransfer ibu melalui plasenta akan membantu sistem imun bayi Anda dalam melawan infeksi untuk 6-12 bulan pertama setelah ia lahir.

Perubahan pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh saya di perkembangan janin usia kehamilan 39 minggu?

Usia kehamilan 39 minggu merupakan waktu harap-harap cemas menanti kelahiran buah hati. Tentu ada banyak hal yang ibu rasakan dalam periode ini, seperti:

Kontraksi palsu

Seiring perkembangan janin yang masuk minggu 39 kehamilan, ibu akan mulai merasakan kontraksi palsu (kontraksi Braxton-Hicks).

Kontraksi palsu berupa kram atau rasa kencang pada rahim sensasinya berpusat di bagian depan perut. Kontraksi palsu umumnya akan mereda atau ketika tubuh Anda berganti posisi.

Anda akan mengalami kontraksi asli tanda melahirkan apabila gejala kram dimulai bagian atas rahim Anda dan polanya sering serta teratur.

Tekanan panggul

Saat masuk ke posisi mau melahirkan,  janin mungkin berada di bagian bawah perut menuju panggul. Alhasil, bagian bawah perut ibu rasanya berat dan jadi tidak nyaman.

Dikarenakan posisi janin berada di panggul, beberapa pergerakan bayi dapat mengenai beberapa saraf sensitif ibu.

Dampaknya, ibu bisa merasakan sensasi nyeri di panggul. Untuk mengatasi nyeri panggul selama hamil, Anda bisa latihan senan kegel. 

Keluar lendir dari vagina

Pada perkembangan janin usia 39 minggu ini, ada kemungkinan ibu mengalami gejala kehamilan berupa lendir yang keluar dari vagina.

Lendir ini bisa banyak atau sedikit jumlahnya ketika keluar. Terkadang, lendir yang warnanya putih atau bening ini bisa bercampur dengan darah.

Belum diketahui pasti penyebab keluarnya lendir dari vagina ibu hamil. Namun beberapa orang percaya bahwa campuran lendir dan darah yang keluar di minggu 39 usia kehamilan bisa menjadi tanda mau melahirkan.

Ketuban pecah

Tanda atau gejala lain yang dapat terjadi di kehamilan usia 39 minggu adalah ketuban pecah dan bisa terjadi kapan saja.

Ketika air ketuban Anda pecah, beberapa wanita mengalami semburan air yang cukup besar atau air mengalir sedikit demi sedikit seperti buang air kecil.

Beberapa wanita yang mengalami ketuban pecah tidak langsung merasakan kontraksi melahirkan.

Alhasil, mereka harus segera ke dokter untuk mengeluarkan cairan ketuban agar proses bersalin bisa segera dilakukan.

Jika Anda merasa air ketuban Anda telah pecah atau mengalami kontraksi secara terus menerus, segera hubungi dokter.

Apa yang perlu saya perhatikan dalam perkembangan janin usia kehamilan 39 minggu?

Di perkembangan janin yang masuk usia 39 minggu, Anda harus waspada terhadap tanda-tanda yang mengarah ke proses persalinan.

Tanda-tanda yang harus diwaspadai antara lain seperti pecah ketuban, diare dan mual, dan bahkan rasa lelah berlebih.

Selain itu, keluarnya lendir darah dari vagina juga tak boleh diabaikan. Ini karena biasanya gejala tersebut menandakan 2 sampai 3 hari lagi waktu persalinan Anda akan tiba.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter?

Mungkin ada kalanya Anda ingin minum minuman herbal yang bisa menenangkan sembari melancarkan proses persalinan.

Daun teh salah satunya daun teh raspberry yang diyakini sebagian orang dapat mempercepat proses bersalin.

Minum jamu juga dipercaya dapat membantu. Akan tetapi, tidak ada penelitian lebih lanjut terkait keamanan dari teh herbal daun raspberry maupun jamu-jamuan untuk hal tersebut. 

Untuk menghindari berbagai macam risiko yang dapat membahayakan Anda dan janin, silakan konsultasi ke dokter mengenai obat atau minuman herbal apa yang aman saat hami. 

Tes apa yang perlu saya ketahui untuk membantu perkembangan janin usia kehamilan 39 minggu?

Semakin mendekati tanggal persalinan, dokter mungkin akan sering memeriksa panggul Anda untuk menentukan posisi bayi dalam kandungan.

Pemeriksaan tersebut dapat membantu melihat sampai mana perkembangan janin usia 39 minggu kehamilan dan bagaimana posisi si kecil menjelang persalinan.

Umumnya ada berbagai arah posisi janin, ada yang kepala lebih dulu di panggul, kaki lebih dulu, atau bokong lebih dulu di bagian panggul dari dalam rahim.

Pada saat tes kandungan dokter juga akan melakukan pemeriksaan pada serviks yang berguna untuk melihat apakah serviks Anda sudah mulai terbuka atau menipis.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama hamil?

Sambil menunggu waktu si kecil lahir, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama hamil. Berikut di antaranya:

Sulit tidur

Pada perkembangan janin yang telah masuk usia 39 minggu, sulit tidur akan menghiasi masa akhir kehamilan ibu.

Sayangnya kurangnya waktu tidur akan sangat berpengaruh pada kesehatan ibu. Sulit tidur bisa menyebabkan Anda tidak berenergi untuk beraktivitas di siang hari.

Namun sulit tidur yang dialami ibu umumnya tidak akan mengganggu siklus tidur janin dalam kandungan.

Pasalnya, siklus tidur bayi tidak bergantung pada jam tidur ibu. Jadi janin bisa tidur dan bangun kapan saja selama berada di dalam kandungan.

Pengobatan migrain

Bila Anda sering mengalami migrain sebelum kehamilan, ada kemungkinan Anda akan lebih sering mengalami migrain. Bisa juga migrain yang Anda alami terasa lebih hebat.

Beberapa ibu mungkin khawatir dan bertanya-tanya mana obat sakit kepala yang aman untuk kehamilan. 

Umumnya dokter kandungan akan menyarankan ibu hamil mengonsumsi paracetamol sebagai obat penghilang rasa sakit kepala saat hamil. 

Perlu diperhatikan, ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi aspirin atau ibuprofen untuk migrain tanpa resep dan anjuran dari dokter. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum minum obat medis apapun. 

Setelah minggu 39, bagaimana perkembangan janin di minggu berikutnya?

Hello Health Group tidak memberikan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit

    Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

    Merokok saat hamil adalah ancaman nomor satu untuk kesejahteraan anak. Ada hubungan antara ibu perokok dan anak berbibir sumbing. Masih kurang seram?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Kehamilan & Kandungan, Perkembangan Janin, Kehamilan 31/05/2020 . Waktu baca 8 menit

    Benarkah Bahan Kimia Kosmetik Tingkatkan Risiko Autisme pada Janin?

    Studi temukan bahwa bahan kimia tertentu dalam kosmetik bisa meningkatkan risiko autisme. Namun, benarkah demikian? Yuk, baca di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Gangguan Saraf, Health Centers 28/05/2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Masturbasi Saat Hamil

    Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
    cek kehamilan dengan test pack

    Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan dengan Test Pack?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 11/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    nafsu seks ibu hamil

    Kenali Perubahan Gairah Seks Ibu Hamil di Trimester Ketiga, Plus Tips Seks yang Aman

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Dipublikasikan tanggal: 15/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    kista saat hamil di usia tua

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit