Periode Perkembangan

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 31 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin di minggu 31 kehamilan?

Memasuki minggu 31 kehamilan, perkembangan janin dalam kandungan sudah sebesar buah kelapa. Berat janin kira-kira sudah sekitar 1,5 kilogram dan panjang dari kaki hingga kepalanya mencapai 40 cm.

Memasuki trimester ketiga kehamilan, janin di dalam kandungan sudah bisa kencing sendiri. Janin dapat mengeluarkan urine sebanyak 250 ml sehari yang kemudian bercampur bersama cairan ketuban.

Perkembangan otak janin di usia 31 minggu kehamilan juga sudah mulai berfungsi sepenuhnya. Koneksi antara sel-sel saraf di otak sudah terbentuk.

Ini yang membuat para pakar yakin janin sudh dapat memproses informasi, melacak cahaya, bergerak lebih leluasa, dan menangkap sinyal dari kelima inderanya. Janin juga sudah bisa cegukan, menelan, bernapas, dan menggerakkan tangan dan kaki kecilnya di dalam rahim.

Akan tetapi, indera penciuman janin belum bisa bekerja optimal karena berada dalam cairan ketuban rahim.

Perkembangan bentuk wajah janin di usia 31 minggu kehamilan ini juga sudah mulai mantap dan terbawa sampai lahir.

Perubahan Pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh saya?

Kontraksi palsu

Seiring dengan pesatnya perkembangan janin yang mulai masuk ke usia 31 minggu kehamilan, banyak wanita merasakan pengetatan otot rahim atau disebut kontraksi Braxton Hicks.

Braxton Hicks, adalah kondisi kontraksi palsu yang sering berlangsung sekitar 30 detik, tidak teratur, dan tidak menyakitkan. Selain itu, kontraksi ini terjadinya kadang-kadang saja, tidak selalu terjadi.

Di sisi lain, jika kontraksi ini terlalu sering terjadi, dikhawatirkan dapat memengaruhi perkembangan janin Anda yang sudah memasuki 31 minggu masa kehamilan. Risiko seringnya kontraksi terjadi sebelum waktunya adalah kelahiran prematur.

Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami empat kontraksi lebih selama dalam kurun waktu sejam. Biasanya gejala lahir prematur akan dibarengi tanda  peningkatan cairan vagina atau perubahan jenis cairan yang keluar dari vagina (misalnya berair atau berdarah).

ASI payudara mulai bocor

Tidak hanya perkembangan janin saja yang makin sempurna di usia 31 minggu kehamilan ini, tubuh ibu juga akan menyempurnakan dirinya untuk masa setelah melahirkan nanti.

Salah satu proses penyempurnaan tubuh ibu adalah dengan mengeluarkan kelenjar susu dari payudara. Pada 31 minggu masa kehamilan, payudara ibu mungkin sudah mulai menghasilkan kolostrum.

Kolostrum adalah cairan pra-susu yang menyediakan kalori dan nutrisi penting di hari hari pertama bayi lahir. Kolostrum juga diproduksi beberapa hari sebelum kandungan ASI muncul. Ciri-ciri kolostrum umumnya punya tekstur encer dan berair. Ada juga yang warnanya kekuningan.

Apa yang harus saya perhatikan?

Untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan janin yang berada di usia 31 minggu masa kehamilan, akan ada peningkatan produksi darah di dalam tubuh ibu.  Tubuh Anda akan menghasilkan lebih banyak darah dari biasanya, dan jantung ibu dapat memompa darah lebih cepat.

Sayangnya, perubahan dalam sistem peredaran darah untuk mendukung perkembangan janin ini dapat menyebabkan beberapa efek samping dan rasa tidak nyaman. Ketika pembuluh darah melebar untuk meningkatkan produksi darah, ia bisa melebar dan menonjol terlihat di bawah kulit, hal ini disebut sebagai spider veins.   Tonjolan pembuluh darah saat hamil ini umum ditemui pada sekitar pergelangan kaki.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter?

Untuk memantau perkembangan janin di usia 30 minggu atau trimester ketiga kehamilan ini, ibu hamil bisa melaporkan segala gejala yang dirasakan.

Umumnya ibu hamil akan jadi sering buang air kecil dan mengompol. Terkadang, ibu tidak dapat menahan kencing saat batuk, tertawa, bersin atau saat mengangkat benda berat. Hal ini normal dan akan hilang setelah si kecil lahir.

Tes apa yang harus saya ketahui?

Minggu ini mungkin menjadi yang terakhir kalinya untuk menjalani tes bulanan kehamilan. Kedepannya, Anda mungkin harus mengunjungi dokter Anda setiap 2 minggu atau bahkan setiap minggu sampai kelahiran.

Untuk mendukung kesehatan dan perkembangan janin di usia 31 minggu kehamilan, dokter akan menguji tekanan darah dan berat badan ibu. Dokter juga akan menanyakan gejala yang dirasakan selama masa kehamilan berlangsung. Umumnya saat pemeriksaan yang masuk ke kehamilan trimester 3 ini, dokter akan meminta laporan pergerakan dan aktivitas bayi dari ibu hamil.

Beberapa tes lainnya yang dapat dilakukan dokter untuk kehamilan Anda adalah sebagai berikut:

  1. Skrining streptokokus Grup B dapat dilakukan dokter kandungan dengan mengambil sampel cairan vagina dan dubur. tes ini dilakukan untuk mendeteksi bakteri strep grup B yang dapat menginfeksi bayi baru lahir.
  2. Memonitor detak jantung janin juga bisa menjadi tes yang dilakukan dokter selama kehamilan dan saat proses persalinan berlangsung.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama hamil?

Perhatikan olahraga yang Anda pilih

Berkaitan dengan perkembangan janin di dalam rahim yang mulai membesar di usia 31 minggu, ibu harus memilih olahraga kehamilan yang aman. Ini karena perut ibu hamuil umumnya sudah mulai membesar.

Jika bingung pilih olahraga apa, tanyakan ke dokter kandungan.  Nantinya dokter akan mempertimbangkan sesuai kondisi kehamilan Anda. Jalan santai, renang, atau senam hamil umumnya masih aman dilakukan bila kehamilan Anda normal.

Jogging sore hari di sekitar rumah juga masih tergolong aman. Namun apabila ibu hamil didiagnosis memiliki plasenta previa (kondisi plasenta menutupi leher rahim), saat terlalu banyak hentakan sewaktu jogging ini bisa menyebabkan perdarahan.

Jadi setelah minggu 31, akan seperti apa perkembangan janin Anda pada masa kehamilan selanjutnya?

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca