home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

6 Manfaat Pijat dengan Batu Panas (Hot Stone Massage)

6 Manfaat Pijat dengan Batu Panas (Hot Stone Massage)

Pijat dengan batu panas (hot stone massage) adalah salah satu jenis terapi pijat yang sempat nge-tren beberapa tahun belakangan. Batu yang digunakan bukan sembarang batu, lho! Tempat pijat hot stone profesional biasanya menggunakan batu basal, jenis batu vulkanik yang dapat mempertahankan panas dalam jangka waktu lama.

Ternyata, teknik pijat ini tak cuma baik untuk menyingkirkan pegal linu, namun juga bermanfaat untuk menekan risiko Anda terhadap kanker. Kok bisa?

Seperti apa rasanya dipijat dengan batu panas?

Selama pemijatan, beberapa batu panas yang telah dihaluskan akan ditaruh di beberapa titik tertentu tubuh, seperti di sepanjang tulang belakang, di atas perut, di dada, wajah, telapak tangan, kaki, dan jari-jari kaki. Terapis pijat yang menangani Anda dapat menggunakan berbagai teknik pijatan menggunakan bebatuan ini, mulai gerakan memanjang layaknya saat kerokan, melingkar, digetarkan lewat alat khusus, diketuk-ketukkan ke tubuh, atau gerakan seperti menguleni adonan.

Kadang, batu dingin juga digunakan dalam terapi ini. Batu dingin biasanya diletakkan setelah batu panas diangkat, tujuannya adalah untuk menenangkan kulit dan pembuluh darah yang melebar akibat panas.

Berbagai manfaat pijat batu panas

1. Mengurangi otot pegal linu

Panas telah lama diketahui dapat mengurangi berbagai keluhan otot yang terasa kaku dan nyeri. Panas dapat meningkatkan aliran darah pada area yang tegang.

2. Mengurangi stress dan kecemasan

Sebuah penelitian pada tahun 2001 memperlihatkan bahwa pjiat selama 10 menit dapat meningkatkan respon jantung. Sementara penelitian lain menunjukkan bahwa pijat selama 15 menit pada bangku pijat di tempat kerja dapat menurunkan stress secara signifikan dibandingkan dengan istirahat 15 menit tanpa pijat. The American Massage Therapy Association juga menyatakan bahwa terapi pijat merupaka metode yang efektif untuk menghilangkan stress.

3. Bikin Anda tidur nyenyak

Pijat diketahui dapat membantu Anda menikmati tidur yang lebih berkualitas, walau belum sepenuhnya diketahui mengapa. Sebuah studi literatur memperlihatkan bahwa pijat dapat menjadi pilihan efektif selain obat tidur bagi penderita insomnia. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pijat pada punggung dapat membantu meningkatkan relaksasi dan membantu tidur. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa bayi yang sulit tidur apabila diberikan pijat selama 15 menit oleh orangtuanya, akan dapat tidur lebih cepat. Selain itu, mereka juga akan lebih aktif dan segar saat bangun.

4. Meredakan gejala dari penyakit autoimun

Pijat batu panas dapat meredakan rasa nyeri akibat kondisi medis seperti fibromyalgia. Sebuah penelitian memperlihatkan bahwa penderita fibromyalgia yang mendapat pijat selama 30 menit akan tidur lebih malam dan mengalami penurunan substansi yang dapat mencetuskan rasa nyeri. Penelitian lain juga memperlihatkan bahwa pijat batu panas dapat memberikan manfaat bagi penderita rematik. Para peserta penelitian ini mengalami penurunan intensitas nyeri, kekuatan genggam yang lebih baik, dan dapat bergerak dengan lebih leluasa setelah menjalani terapi pijat selama 1 bulan.

5. Mengurangi risiko gejala kanker

Sebuah penelitian besar yang dilakukan selama tiga tahun memperlihatkan bahwa pijat dapat menurunkan stress, kecemasan, depresi, rasa mual, dan kelelahan pada penderita kanker. Penelitian tersebut memperlihatkan bahwa teknik pijat yang biasa digunakan pada pijat batu panas dapat membantu penderita dalam menghadapi gejala kankernya. Para peneliti mempercayai bahwa sentuhan yang menenangkan dari manusia ikut berperan dalam hal ini.

6. Meningkatkan daya tahan tubuh

Sebuah penelitian pada tahun 2010 memperlihatkan bahwa pijat dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan segera. Sampel darah yang diambil dari peserta penelitian sebelum dan sesudah pijat menunjukkan adanya penurunan kadar arginine-vasopressin, sebuah hormon yang membantu mengatur tekanan darah dan retensi air.

Risiko yang perlu Anda tahu sebelum dipijat dengan batu panas

Pijat batu panas umumnya aman apabila dilakukan oleh terapis yang terlatih. Namun, terdapat beberapa kondisi medis yang harus menjadi perhatian khusus. Berkonsultasilah terlebih dulu kepada dokter sebelum melakukan hot stone massage apabila Anda memiliki:

  • Kelainan darah atau meminum obat pengencer darah
  • Luka bakar pada kulit
  • Luka terbuka
  • Riwayat penggumpalan darah
  • Riwayat operasi dalam 6 minggu terakhir
  • Patah tulang atau osteoporosis berat
  • Kadar trombosit yang rendah (trombositopenia)
  • Diabetes

Untuk menghindari luka bakar pada kulit, biasanya kulit Anda akan dilapisi oleh handuk atau kain tipis sebelum batu panas diletakkan. Tanyakan juga pada terapis bagaimana cara mereka memanaskan batu. Batu seharusnya dipanaskan dengan alat khusus untuk pijat. Jangan pernah menggunakan batu yang dipanaskan dengan:

  • Microwave
  • Slow cooker
  • Piringan panas (hot plate)
  • Oven

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, pastikan Anda hanya dipijat oleh terapis terlatih. Jika Anda mengalami nyeri selama atau satu hari setelah dipijat, beritahu terapis Anda segera. Hal itu mungkin terjadi akibat penekanan yang terlalu kuat sehingga berdampak pada lapisan jaringan tubuh yang lebih dalam.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

McDermott A. 2016. What Are the Health Benefits of a Hot Stone Massage?. http://www.healthline.com/health/hot-stone-massage – Overview1. Accessed 05/02/17.

Dreyer, N. E., et al. 2015.  Effect of massage therapy on pain, anxiety, relaxation, and tension after colorectal surgery: A randomized study. Complementary Therapies in Clinical Practice, 21(3), 154-9. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26256133. Accessed 05/02/17.

Flagg, R., Brennan, M. K. 2006. Massage Therapy Can Relieve Stress. https://www.amtamassage.org/statement2.html. Accessed 05/02/17.

Field, T., et al. 2013. Rheumatoid arthritis in upper limbs benefits from moderate pressure massage therapy. Complementary Therapies in Clinical Practice, 19(2), 101-3. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23561068. Accessed 05/02/17.

Mayo Clinic Staff. 2015. Massage: Get in Touch With Its Many Benefits. http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/massage/art-20045743. Accessed 05/02/17.

Field, T., et al. 2002. Fibromyalgia pain and substance p decrease and sleep improves after massage therapy [Abstract]. Journal of Clinical Rheumatology, 8(2), 72-6. http://journals.lww.com/jclinrheum/pages/articleviewer.aspx?year=2002&issue=04000&article=00002&type=abstract. Accessed 05/02/17.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Priscila Stevanni Diperbarui 04/11/2020
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team