home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Tips Perawatan Setelah Operasi Caesar Agar Pulih cengan Cepat

5 Tips Perawatan Setelah Operasi Caesar Agar Pulih cengan Cepat

Operasi caesar dapat memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan fisik dan mental ibu selama berminggu-minggu masa pemulihan. Pada periode ini, perawatan setelah operasi caesar sangat penting agar ibu dapat pulih dan sembuh dengan cepat.

Tips agar cepat pulih dan sembuh setelah operasi caesar

Masa pemulihan pascaoperasi caesar berlangsung selama 4-6 minggu. Periode ini bisa berbeda pada setiap orang, bergantung kondisi tubuh setelah persalinan dan perawatan yang diberikan.

Agar Anda cepat pulih setelah menjalani operasi caesar, beberapa tips berikut ini mungkin bisa diikuti:

1. Banyak beristirahat

Setiap orang yang telah menjalani operasi (termasuk operasi caesar) harus banyak beristirahat selama masa pemulihan, tujuannya tak lain adalah agar cepat sembuh.

Namun, Anda mungkin kesulitan mencukupi waktu beristirahat karena harus merawat bayi yang baru lahir sekaligus mengurus pekerjaan rumah.

Cobalah menyeimbangkan waktu merawat bayi dengan beristirahat. Misalnya, ikut tidur saat si kecil terlelap. Jangan ragu meminta bantuan pasangan, keluarga, teman dekat, atau tetangga yang bisa dipercaya untuk mengurus rumah selama masalah pemulihan.

2. Mengelola emosi dengan baik

Agar cepat sembuh dan pulih setelah operasi caesar, kesehatan mental ibu juga perlu diperhatikan. Melahirkan dan menjadi orangtua bukanlah perkara mudah. Beberapa orang bisa mengalami trauma bahkan depresi sehingga membahayakan diri sendiri dan bayi yang baru lahir.

Sedapat mungkin, hindarilah berbagai hal yang memicu emosi negatif. Ceritakan apa yang Anda rasakan kepada pasangan agar ia memahami kondisi Anda. Bila perlu, berkonsultasilah dengan tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater.

3. Mencegah luka bekas operasi robek kembali

Aktivitas tertentu dapat membuat luka bekas operasi robek kembali sehingga menghambat pemulihan. Sebelum Anda benar-benar pulih, jangan terlalu sering naik-turun tangga ataupun mengangkat beban yang lebih berat dari bayi Anda.

Agar Anda cepat sembuh dan pulih dari operasi caesar, jagalah luka bekas operasi dengan memegang perut Anda setiap kali batuk atau bersin. Tunda kegiatan bekerja, berkendara, dan berhubungan intim sebelum dokter menyarankannya.

4. Meminum obat pereda nyeri yang diresepkan dokter

Luka bekas operasi caesar bisa menimbulkan nyeri hebat yang berkepanjangan. Maka dari itu, pastikan Anda meminum obat pereda nyeri sesuai anjuran. Jangan hanya meminumnya saat luka terasa nyeri ataupun mengurangi dosisnya tanpa berkonsultasi.

Sebagai penunjang obat-obatan, Anda juga dapat menggunakan heating pad untuk meredakan nyeri pada bekas luka operasi.

Apabila rasa nyeri tidak kunjung berkurang setelah beberapa hari, periksakan diri Anda ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

5. Mencukupi kebutuhan nutrisi

Kebutuhan nutrisi adalah aspek yang sangat penting untuk membantu Anda agar lekas pulih dan sembuh setelah operasi caesar. Berbagai nutrisi yang Anda konsumsi menentukan kesehatan Anda dan bayi, kualitas ASI, serta pemulihan luka bekas operasi caesar.

Selama masa pemulihan, Anda perlu mencermati tips berikut:

  • Mengonsumsi lebih banyak sumber protein, seperti telur, ayam, susu, kacang-kacangan, tempe, tahu, keju, yogurt, dan suplemen protein.
  • Memenuhi kebutuhan kalori harian. Jika porsi makan 3 kali sehari terlalu besar untuk Anda, cobalah membaginya menjadi 5-6 porsi yang lebih kecil.
  • Minum cukup air, setidaknya 1,5-2 liter setiap hari.
  • Mengonsumsi makanan yang bervariasi. Utamakan bahan makanan alami.
  • Batasi makanan tinggi lemak, gula, dan garam.

Dengan perawatan yang tepat, proses pemulihan Anda setelah operasi caesar juga akan berjalan lebih cepat. Pastikan Anda istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, melindungi luka bekas operasi, dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas berat.

Anda pun bisa tetap aktif bergerak selama masa pemulihan. Namun, kegiatan yang disarankan pascaoperasi caesar biasanya sebatas berjalan kaki santai. Lakukan kegiatan ini secara rutin agar tubuh Anda senantiasa bugar selama pemulihan.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How to speed up recovery from a cesarean delivery. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323229.php Diakses pada 22 Juli 2019.

Recovery after a caesarean. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/recovery-after-a-caesarean Diakses pada 22 Juli 2019.

How to Eat After Abdominal Surgery. https://www.rogelcancercenter.org/living-with-cancer/nutrition/how-eat-after-abdominal-surgery Diakses pada 22 Juli 2019.

C-Section: Tips for a Fast Recovery. https://www.healthline.com/health/pregnancy/c-section-tips-for-fast-recovery#nutrition Diakses pada 22 Juli 2019.

6 Tips for Faster Recovery After a Cesarean Section. https://www.verywellfamily.com/recovering-from-a-cesarean-2758496 Diakses pada 22 Juli 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 03/06/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x