home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Perubahan yang Terjadi pada Vagina Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

3 Perubahan yang Terjadi pada Vagina Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Ibu yang melahirkan normal biasanya menyadari adanya perubahan pada vagina setelah melahirkan ketimbang ibu yang menjalani operasi caesar. Meski begitu, Anda sebenarnya tidak perlu khawatir karena vagina merupakan organ tubuh yang cukup fleksibel, kok.

Nah, apa saja perubahan yang mungkin terjadi pada vagina setelah melahirkan? Cari tahu informasi selengkapnya di sini, termasuk bila Anda bertanya-tanya mungkinkah vagina kembali ke ukuran semula sebelum persalinan.

Perubahan vagina setelah melahirkan

Selama melahirkan normal, bayi keluar dengan melewati leher rahim dan hingga akhirnya sampai di vagina yang juga disebut jalur lahir.

Itu sebabnya, vagina perlu mengalami pembukaan lahiran sempurna sebelumnya guna memudahkan keluarnya bayi.

Beda dengan ibu yang menjalani operasi caesar karena bayi tidak keluar melalui vagina, melainkan dari perut ibu setelah dokter membuat sayatan.

Selain pembukaan lahiran pada leher rahim (serviks), ada juga air ketuban pecah dan kontraksi yang menjadi tanda-tanda melahirkan.

Pembukaan lahiran yang begitu lebar tersebut mungkin membuat Anda berpikir bahwa vagina mengalami peregangan sehingga tidak akan terlihat sama seperti sedia kala.

Anda bisa menghela napas lega karena tidak seperti plastik segel yang rusak begitu dibuka. Sebaliknya, vagina justru bersifat elastis.

Namun, Anda perlu tahu perubahan apa saja yang dialami vagina setelah melahirkan normal. Berikut daftarnya:

1. Vagina mengendur

vagina kering

Seperti yang disinggung sebelumnya, vagina adalah organ yang sangat elastis. Hal ini karena vagina dapat meregang hingga 10 sentimeter (cm) untuk memungkinkan kelahiran bayi.

Setelah proses melahirkan selesai, vagina akan kembali ke ukuran semula seperti sebelum melahirkan.

Vagina dikelilingi oleh otot yang ikut meregang selama masa kehamilan hingga persalinan. Atas dasar inilah ukuran vagina mungkin tidak benar-benar kembali sama persis seperti sebelum melahirkan.

Dengan kata lain, salah satu perubahan vagina yang nampak setelah melahirkan yakni ukurannya yang agak lebih mengendur.

Melansir dari NHS, vagina biasanya terlihat lebih kendur dan “lowong” ketimbang sebelum melahirkan.

Meski sifatnya elastis, ukuran vagina setelah melahirkan tidak benar-benar kembali persis seperti sebelumnya.

Sejauh mana perubahan vagina bisa terpengaruh tergantung pada beberapa faktor, seperti ukuran besar kecilnya tubuh bayi serta penggunaan alat bantu persalinan meliputi ekstraksi vakum dan forceps.

Cara mengatasinya

Perubahan vagina yang kendur memang mungkin tidak kembali seutuhnya setelah melahirkan. Akan tetapi, Anda bisa memperbaiki kondisi ini dengan rutin melakukan senam Kegel.

Senam kegel juga membantu mencegah inkontinensia urin di kemudian hari. Agar hasilnya lebih optimal, coba rutin lakukan senam Kegel 4-6 kali sehari selama beberapa menit.

2. Vagina kering

vagina gatal

Normal bagi vagina untuk terasa lebih kering dan kesat dari biasanya setelah melahirkan.

Ini karena dinding vagina dilumasi oleh cairan. Cairan pelumas pada dinding vagina ini dipengaruhi oleh hormon estrogen.

Itu sebabnya, vagina kering usai melahirkan bisa dikarenakan tingginya kadar estrogen saat hamil yang kemudian menyusut pascapersalinan.

Alhasil, Anda mungkin merasakan vagina yang lebih kering dan agak tidak nyaman saat berhubungan seks setelah melahirkan.

Ditambah lagi hormon estrogen dan progesteron menurun secara drastis usai melahirkan. Jika Anda menyusui bayi dengan ASI eksklusif, hormon estrogen bisa menurun lebih banyak.

Pasalnya, estrogen yang tinggi dapat mengganggu produksi ASI dalam tubuh. Penurunan kadar hormon estrogen inilah yang menyebabkan vagina menjadi kering.

Cara mengatasinya

Vagina kering setelah melahirkan biasanya dapat kembali pulih dengan sendirinya. Sebab seiring berjalannya waktu, kadar estrogen di dalam tubuh akan kembali seperti semula layaknya sebelum persalinan.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi vagina kering pascamelahirkan yakni:

  • Gunakan pelumas saat berhubungan seksual
  • Pakai kondom lateks atau polyisoprene saat seks
  • Foreplay lebih lama sebelum memulai hubungan seks
  • Hindari douching vagina dan sabun pembersih vagina
  • Jaga hidrasi tubuh dengan minum air putih yang cukup
  • Makan makanan setelah melahirkan yang bergizi

Jika sudah mencoba cara ini tapi vagina masih terasa kering, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

3. Vagina sakit

obat infeksi jamur vagina

Selain agak kendur dan kering, perubahan vagina lainnya yakni terasa sakit setelah melahirkan.

Menurut laman Mayo Clinic, kondisi ini karena dokter membuat sayatan dan jahitan di area vagina saat melahirkan.

Sama halnya seperti luka di bagian tubuh lain, luka yang ada pada vagina juga membuat Anda mengeluhkan rasa sakit dan perih.

Bahkan, area perineum (antara vagina dan anus) juga bisa sakit karena robekan episiotomi.

Cara mengatasinya

Beberapa upaya untuk mengurangi keluhan nyeri pada vagina setelah melahirkan yaitu:

  • Pakai kompres es pada vagina
  • Gunakan bantal empuk sebagai alas setiap kali duduk
  • Duduk di dalam bak berisi air hangat saat mandi untuk memberi kenyamanan pada vagina
  • Minum obat pereda nyeri sesuai arahan dokter

Segera periksakan diri ke dokter bila vagina terasa semakin sakit dan tidak kunjung sembuh.

Pastikan juga Anda selalu menjaga kebersihan area vagina, perineum, hingga anus dengan rajin mencuci tangan sebelum dan setelah buang air besar atau kecil.

Jangan lupa untuk rajin mengganti pembalut selama masih mengalami perdarahan lokia di masa nifas.

Bagaimana seks setelah melahirkan?

posisi seks agar cepat hamil

Ibu disarankan untuk menunggu sekitar 4-6 minggu bila ingin melakukan seks setelah melahirkan.

Kadang, hasrat untuk melakukan hubungan intim mungkin belum kembali pascapersalinan karena baru melalui proses yang melelahkan ditambah sedang sibuk mengurus bayi.

Ibu juga mungkin merasa khawatir bila seks akan terasa menyakit mengingat vagina yang belum sembuh sepenuhnya setelah melahirkan.

Kekhawatiran ini juga bisa dialami oleh ibu yang baru menjalani persalinan caesar karena luka bekas operasi caesar yang belum sembuh betul.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena tubuh memang butuh waktu dulu agar bisa pulih kembali.

Ketika nantinya sudah siap untuk bercinta lagi, Anda bisa mencoba berbagai posisi seks yang paling nyaman usai melahirkan.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Metode kalkulasi

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Vagina Changes After Childbirth. https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/vagina-changes-after-childbirth/

7 Things No One Ever Tells You About Your Post-Baby Vagina. Retrieved 1 December 2020, from https://www.motherandbaby.co.uk/for-you/new-mum-yourself-your-body/post-birth-and-new-mum-health/vagina-after-birth

10 Ways Your Vagina Changes After You Give Birth. Retrieved 1 December 2020, from https://www.healthymummy.co.uk/health/10-ways-vagina-changes-give-birth/

Postpartum Care: What to Expect After a Vaginal Birth. Retrieved 1 December 2020, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/labor-and-delivery/in-depth/postpartum-care/art-20047233

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri pada 31/07/2017
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
x