Setelah Melahirkan, Bolehkah Ibu Pijat Rileksasi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2018 . Waktu baca 2 menit
Bagikan sekarang

Melahirkan adalah proses yang panjang dan melelahkan bagi para wanita. Itulah mengapa para ibu baru sering minta dipijat untuk mengusir rasa lelahnya. Namun yang jadi pertanyaan, apakah ibu boleh melakukan pijat setelah melahirkan? Aman atau justru berbahaya, ya? Simak informasinya berikut ini, yuk.

Apakah boleh melakukan pijat setelah melahirkan?

terapi pijat terapi hipertensi

Pijat diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, di antaranya untuk rileksasi tubuh dan pikiran hingga menyembuhkan nyeri tubuh. Nah, kabar baik bagi para ibu yang baru melahirkan, Anda boleh melakukan pijat setelah melahirkan, lho.

Manfaat pijat setelah melahirkan sebetulnya tidak jauh berbeda dengan jenis pijat lainnya, yaitu:

  1. Meregangkan otot-otot tubuh, terutama di bagian perut, punggung bagian bawah, dan pinggul.
  2. Melancarkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.
  3. Merangsang produksi hormon endorfin yang bermanfaat untuk meredakan nyeri tubuh.
  4. Memicu produksi hormon oksitosin untuk melancarkan ASI saat menyusui.
  5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  6. Mengatasi sindrom baby blues dan depresi setelah melahirkan.

Selain aman untuk wanita yang melahirkan normal, pijat ini juga aman untuk Anda yang baru saja melahirkan secara caesar. Justru jenis pijat ini dapat mempercepat pemulihan. Ini karena tekanan lembut yang diberikan dapat melancarkan aliran darah sehingga proses penyembuhannya jadi lebih cepat.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan pijat setelah melahirkan

pijat kaki

Meskipun manfaat pijat setelah melahirkan ini sangat menggoda, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Pijat ini pada dasarnya aman selama dilakukan oleh terapis yang bersertifikat dan berpengalaman.

Jika Anda baru saja melahirkan secara caesar, sebaiknya tunggu dulu sampai bekas luka Anda kering dan sembuh sebelum mulai melakukan pijat. Ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 2 minggu, tapi tanyakan lagi pada dokter kapan Anda benar-benar pulih.

Hindari memijat area di sekitar bekas luka pada perut untuk mencegah infeksi atau demam. Sebaiknya, arahkan saja pada kaki, kepala, lengan, dan punggung Anda yang juga rentan mengalami pegal-pegal setelah melahirkan.

Yang tak kalah penting, pastikan si kecil masih dalam jangkauan Anda selama pijat. Mintalah bantuan orangtua atau mertua untuk mengasuh si kecil sementara waktu setidaknya sampai Anda selesai dipijat.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Dulu Setelah Melahirkan

Mungkin Anda berpikir Anda bisa bebas makan apa saja setelah melahirkan. Tapi jangan salah, masih ada pantangan makan setelah melahirkan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Melahirkan, Kehamilan 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Menyusui 5 Juni 2020 . Waktu baca 10 menit

Melahirkan di Rumah Sakit Saat Pandemi COVID-19, Apa Saja yang Harus Disiapkan?

Saat pandemi COVID-19, ibu hamil perlu mengikuti prosedur tindakan pencegahan sampai proses melahirkan selesai. Apa saja yang perlu siapkan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 14 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat metode kangguru untuk bayi prematur dan berat lahir rendah

Metode Kangguru untuk Bayi Prematur atau Berat Lahir Rendah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
darah tinggi setelah melahirkan

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
melahirkan normal tanpa rasa sakit

Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit