Setelah Melahirkan, Bolehkah Ibu Pijat Rileksasi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Melahirkan adalah proses yang panjang dan melelahkan bagi para wanita. Itulah mengapa para ibu baru sering minta dipijat untuk mengusir rasa lelahnya. Namun yang jadi pertanyaan, apakah ibu boleh melakukan pijat setelah melahirkan? Aman atau justru berbahaya, ya? Simak informasinya berikut ini, yuk.

Apakah boleh melakukan pijat setelah melahirkan?

terapi pijat terapi hipertensi

Pijat diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, di antaranya untuk rileksasi tubuh dan pikiran hingga menyembuhkan nyeri tubuh. Nah, kabar baik bagi para ibu yang baru melahirkan, Anda boleh melakukan pijat setelah melahirkan, lho.

Manfaat pijat setelah melahirkan sebetulnya tidak jauh berbeda dengan jenis pijat lainnya, yaitu:

  1. Meregangkan otot-otot tubuh, terutama di bagian perut, punggung bagian bawah, dan pinggul.
  2. Melancarkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.
  3. Merangsang produksi hormon endorfin yang bermanfaat untuk meredakan nyeri tubuh.
  4. Memicu produksi hormon oksitosin untuk melancarkan ASI saat menyusui.
  5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  6. Mengatasi sindrom baby blues dan depresi setelah melahirkan.

Selain aman untuk wanita yang melahirkan normal, pijat ini juga aman untuk Anda yang baru saja melahirkan secara caesar. Justru jenis pijat ini dapat mempercepat pemulihan. Ini karena tekanan lembut yang diberikan dapat melancarkan aliran darah sehingga proses penyembuhannya jadi lebih cepat.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan pijat setelah melahirkan

pijat kaki

Meskipun manfaat pijat setelah melahirkan ini sangat menggoda, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Pijat ini pada dasarnya aman selama dilakukan oleh terapis yang bersertifikat dan berpengalaman.

Jika Anda baru saja melahirkan secara caesar, sebaiknya tunggu dulu sampai bekas luka Anda kering dan sembuh sebelum mulai melakukan pijat. Ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 2 minggu, tapi tanyakan lagi pada dokter kapan Anda benar-benar pulih.

Hindari memijat area di sekitar bekas luka pada perut untuk mencegah infeksi atau demam. Sebaiknya, arahkan saja pada kaki, kepala, lengan, dan punggung Anda yang juga rentan mengalami pegal-pegal setelah melahirkan.

Yang tak kalah penting, pastikan si kecil masih dalam jangkauan Anda selama pijat. Mintalah bantuan orangtua atau mertua untuk mengasuh si kecil sementara waktu setidaknya sampai Anda selesai dipijat.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca