home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ini Cara Clomid Menyuburkan Kandungan dan Aturan Minumnya

Ini Cara Clomid Menyuburkan Kandungan dan Aturan Minumnya

Penggunaan obat penyubur kandungan banyak digunakan untuk mengatasi kesulitan hamil. Ada banyak jenis obat penyubur kandungan, clomid (clomiphene citrate) merupakan salah satu yang paling sering digunakan. Sebenarnya, seberapa ampuh clomid untuk menyuburkan kandungan? Simak penjelasan lengkapnya di dalam artikel ini.

Bagaimana cara clomid menyuburkan kandungan?

Clomiphene citrate atau clomid tergolong jenis obat oral atau obat minum yang sering kali diresepkan oleh dokter untuk mengobati berbagai jenis masalah kesuburan atau infertilitas pada wanita. Tidak hanya itu, menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Seminars of Reproductive Medicine, clomid juga cukup efektif mengatasi masalah kesuburan tertentu pada pria.

Clomid dapat menyuburkan kandungan wanita dengan cara mengelabui otak. Artinya, obat ini membuat wanita yang mengonsumsinya berpikir bahwa hormon estrogen di dalam tubuhnya rendah. Hal ini membuat otak, kemudian memproduksi lebih banyak hormon estrogen. Saat hormon estrogen diproduksi lebih banyak, hormon ini akan merangsang produksi hormon lainnya.

Sebagai contoh, hormon gonadotropin-releasing hormone (GnRH), follicle stimulating hormone (FSH), dan luteinizing hormone (LH).

Nah, peningkatan jumlah hormon-hormon tersebut akhirnya merangsang indung telur mengeluarkan sel telurnya dan terjadilah ovulasi. Respons ini kemudian akan menyuburkan kandungan Anda, karena sel telur yang dihasilkan lebih banyak dan peluang untuk pembuahan pun lebih besar.

Aturan penting minum clomid untuk menyuburkan kandungan

Clomid adalah pil 50 miligram yang biasanya diminum selama lima hari berturut-turut di awal siklus menstruasi wanita. Biasanya, clomid akan dikonsumsi untuk membantu menyuburkan kandungan di hari ketiga, keempat, atau kelima. Namun, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum Anda minum clomid.

aturan minum obat

Namun, sebelumnya dokter membutuhkan informasi kapan Anda akan mengalami siklus haid berikutnya. Pasalnya selama siklus haid tersebut ada beberapa pemeriksaan yang harus dilakukan.

Hari pertama siklus haid

Sebelum dokter memberikan obat clomid untuk menyuburkan kandungan, dokter akan membutuhkan informasi mengenai siklus menstruasi Anda terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar penggunaan clomid sebagai obat penyubur kandungan berhasil mendapatkan hasil yang efektif.

Apabila Anda mengalami jadwal haid yang tidak teratur, biasanya dokter akan memberikan obat untuk mengatasi hal ini. Jadi, pastikan untuk memberitahukan dokter Anda kapan tepatnya hari pertama haid Anda akan terjadi. Dengan begitu, dokter akan tahu apakah jadwal menstruasi Anda teratur atau justru sebaliknya.

Hari kedua siklus haid

Kemudian, di hari kedua siklus haid, dokter akan memeriksa bagian rahim dengan menggunakan alat ultrasound vaginal (USG) untuk memastikan apakah ada kista atau tidak.

Jika memang tak ditemukan kista di dalam rahim, dokter dapat langsung memberikan obat clomid untuk membantu menyuburkan kandungan Anda. Sementara bila terdapat kista, maka pemberian clomid sebagai obat penyubur kandungan ini akan ditunda hingga siklus haid berikutnya.

Akan tetapi, Anda tidak perlu merasa khawatir akan keberadaan kista di dalam rahim. Pasalnya, tidak semua kista berbahaya dan dapat membuat Anda sulit hamil. Ada beberapa jenis kista yang tidak memberikan efek apapun terhadap kesuburan wanita. Maka itu, dokter akan melakukan pemeriksaan lagi di siklus haid Anda selanjutnya demi menentukan apakah kista yang terdapat pada rahim berbahaya atau tidak.

Hari ketiga sampai kelima siklus haid

Apabila dokter telah menyatakan bahwa Anda tidak memiliki kista di dalam rahim, Anda bisa mengonsumsi clomid sebagai obat penyubur. Untuk membantu Anda menyuburkan kandungan, Anda dapat minum clomid sebagai obat penyubur kandungan dari hari ke-3 siklus menstruasi. Lalu, Anda perlu mengonsumsi clomid untuk menyuburkan kandungan selama lima hari berturut-turut.

Hal yang perlu Anda perhatikan adalah aturan penggunaan obat clomid bisa berbeda-beda. Salah satunya adalah perbedaan aturan mengenai waktu penggunaan clomid yang bisa Anda gunakan. Namun, clomid tidak akan diberikan pada hari menstruasi Anda yang pertama.

Pada umumnya, aturan mengonsumsi clomid untuk menyuburkan kandungan dimulai sejak hari ke-3 hingga hari ke-7 dari siklus menstruasi Anda. Akan tetapi, penggunaan clomid juga bisa dimulai sejak hari ke-5 hingga hari ke-9 siklus menstruasi.

Selama Anda mengonsumsi clomid, kemungkinan maka Anda tidak akan mengalami ovulasi. Anda tidak perlu merasa khawatir karena hal ini termasuk bagian dari proses penggunaan obat clomid dalam membantu Anda menyuburkan kandungan.

Bahkan, efek dari penggunaan clomid sebagai obat penyubur kandungan ini baru akan muncul dan terlihat pada siklus haid Anda selanjutnya.

Hari masa subur di siklus haid berikutnya

Saat masa subur Anda berikutnya tiba, maka Anda dianjurkan untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan atau inseminasi buatan (bagi pasangan yang memerlukan). Pasalnya, ketika itu efek clomid yang akan membantu meningkatkan kandungan baru akan terlihat.

Untuk memudahkan Anda mengetahui kapan masa subur itu datang, Anda bisa menghitungnya menggunakan kalkulator masa subur ini.

Clomid menyuburkan kandungan untuk siapa saja?

Clomid adalah obat untuk menyuburkan kandungan yang sering diresepkan bagi wanita dengan sindrom ovarium polikistik atau biasa dikenal dengan PCOS. Meski pada beberapa wanita obat clomid dapat membantu menyuburkan kandungan, tapi tidak semua wanita akan mengalami efek yang sama setelah minum obat ini.

Wanita yang mengalami menopause dini dan yang tidak mengalami ovulasi karena berat badan rendah atau amenore hipotalamus, mungkin memerlukan pengobatan tambahan lain untuk mengatasi masalah kesuburannya.

Bagaimana jika penggunaan clomid tidak berhasil?

Jika hasil tes kehamilan Anda negatif setelah menggunakan clomid, dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan tes ulang. Hal ini belum tentu menunjukkan bahwa clomid tidak efektif untuk Anda, melainkan dosis obat penyubur kandungan ini mungkin belum cukup untuk meningkatkan kadar hormon di dalam tubuh Anda.

Anda tidak perlu merasa khawatir dan kecewa terlebih dahulu, karena Anda bisa mencoba kembali penggunaan clomid. Pertama-tama, cobalah menggunakan clomid untuk menyuburkan kandungan dengan dosis yang sama dengan dosis yang Anda gunakan sebelumnya.

Sementara itu, jika penggunaan obat penyuburkan kandungan ini masih belum berhasil membantu Anda hamil, Anda mungkin bisa meningkatkan dosis penggunaannya. Akan tetapi, perubahan dosis dari penggunaan clomid sebagai obat penyubur kandungan harus tetap dalam pengawasan serta persetujuan dokter.

Jika percobaan penggunaan clomid untuk menyuburkan kandungan sudah dicoba berulang kali dan masih gagal hingga tiga sampai enam kali percobaan, mungkin Anda harus mempertimbangkan pengobatan lain agar bisa cepat hamil.

Oleh karena itu, periksakan diri lagi ke dokter saat penggunaan clomid untuk membantu mengatasi gangguan kesuburan. Hal ini penting dilakukan supaya dokter dapat menentukan pengobatan apa yang tepat untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Galan, N. (2017). How Does Clomid Work for Fertility? Retrieved 28 January 2020, from  https://www.healthline.com/health/pregnancy/how-does-clomid-work#1

Gurevich, R. (2019). How to Take Clomid for Infertility? Retrieved 28 January 2020, from https://www.verywellfamily.com/clomid-treatment-day-by-day-what-to-expect-1959970

Infertility Treatment: Procedure Details. Retrievede 28 January 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/6688-infertility-treatment/procedure-details

Roth, L., Ryan, A., & Meacham, R. (2013). Clomiphene Citrate in the Management of Male InfertilitySeminars In Reproductive Medicine31(04), 245-250. doi: 10.1055/s-0033-1345271

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal diperbarui 25/05/2018
x