Kenapa Masih Tetap Hamil Meskipun Sudah Minum Pil KB?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pil kontrasepsi alias pil KB adalah alat kontrol kelahiran yang dapat dipercaya tanpa mengurangi ‘sensasi’ pada pasangan. Keuntungan lain dari kenyamanan ini adalah perempuan bisa tetap mendapatkan siklus menstruasi yang teratur dan bisa diprediksi. Tapi, kenapa ada orang yang masih bisa hamil meski sudah minum pil KB? Simak ulasannya.

Penyebab kenapa bisa hamil meskipun sudah minum pil KB

Jika Anda mengonsumsinya dengan dosis yang tepat, pil KB bisa hampir 99% efektif dalam mencegah kehamilan.

Namun, wanita yang sudah menggunakan pil tersebut terkadang pada akhirnya bisa hamil juga, dan ketika hal ini terjadi biasanya karena dosis pil tidak ditakar dengan benar, atau karena pil itu sendiri memang gagal bekerja.

Kontrasepsi menggunakan pil juga disebut kontrasepsi oral, tipenya adalah meminum pil yang mengandung hormon yang bisa mencegah ovarium perempuan mengeluarkan sel telur sehingga mencegah kehamilan. Berikut penyebab kenapa bisa hamil meskipun minum pil KB.

1. Tidak patuh

Pil KB sangat efektif bila penggunaannya tepat dan kedisiplinannya tinggi. Kehamilan setelah minum pil KB sering terjadi akibat ketidakpatuhan wanita yang menggunakan kontrasepsi ini untuk minum pil.

Pada beberapa kasus kehamilan, ibu hamil meminum pil KB tanpa aturan atau mengonsumsi pil pencegah kehamilan ini ‘sesukanya’. Siklus haid biasanya adalah waktu yang paling sering digunakan saat wanita minum pil KB secara sembarangan. Inilah penyebab utama kenapa bisa hamil meskipun minum pil KB.

Perempuan yang menggunakan kontrasepsi ini harus mengonsumsi pil tersebut setiap hari, bahkan pada waktu yang sama setiap harinya.

2. Interaksi dengan obat lain

Jika Anda meminum pil kontrasepsi dengan satu jenis obat lain atau lebih pada saat yang bersamaan, kedua jenis obat itu terkadang dapat saling berinteraksi dan mengubah cara kerja pil kontrasepsi. Beberapa jenis obat dapat mengubah kadar pil kontrasepsi yang dapat diserap tubuh Anda, yang justru, bisa membuat Anda rentan terhadap kehamilan.

Berikut obat yang dapat berinteraksi dengan pil KB Anda adalah:

  • Antibiotik tertentu. Selalu periksa dengan dokter Anda jika antibiotik yang mereka resepkan untuk Anda akan mempengaruhi efektivitas pil KB.
  • Obat herbal tertentu. Seperti tanaman St. John’s wort, yang biasanya dianjurkan dokter untuk anti depresi.
  • Obat anti-epilepsi tertentu yang digunakan untuk mengobati epilepsi, seperti carbamazepine.
  • ARV yang khusus digunakan untuk mengobati HIV, seperti ritonavir.

Jika dokter Anda meresepkan obat saat Anda sedang mengonsumsi pil KB, pastikan untuk memberi tahu dokter perihal tersebut. Jika Anda merasa sedang dalam pengobatan untuk kondisi medis tertentu, ini menjawab kenapa bisa hamil meskipun Anda sedang meminum pil KB.

3. Muntah dan diare

Ketika Anda mengonsumsi pil pencegah kehamilan, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menyerap kandungan obat ke dalam aliran darah Anda dan bekerja. Jika Anda mengalami muntah selama setengah jam setelah Anda minum pil, maka Anda akan memiliki peluang untuk menjadi hamil jika Anda berhubungan seks nantinya.

Hal yang sama berlaku jika seorang wanita menderita diare berat. Jika ini terjadi, bicaralah dengan dokter Anda, atau gunakan metode tambahan untuk pencegahan kehamilan, seperti kondom, selama sisa bulan tersebut.

Bagaimana jika Anda lupa minum pil KB satu hari?

Anda bisa hamil jika tidak mengonsumsi pil dengan benar. Termasuk, jika Anda melakukan hal-hal berikut ini.

  • Terlambat mengonsumsi pil KB dalam siklus haid Anda
  • Tidak minum pil dua kali berturut-turut atau bahkan lebih
  • Tidak minum pil dengan urutan yang benar
  • Terlambat setengah hari umtuk meminum pil pada dosis yang benar-benar rendah.

Hal-hal ini sangat mungkin menyebabkan kenapa bisa hamil meskipun Anda sedang minum pil KB. Jika Anda khawatir bahwa Anda mungkin memiliki risiko hamil, gunakan saja cara lain yaitu dengan memakai alat kontrasepsi seperti kondom hingga di bulan berikutnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Penyebab Anak dan Tantrum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tantrum pada anak bisa terjadi kapan pun di manapun, termasuk di tempat umum. Berikut cara untuk mengatasi dan mencegahnya di kemudian hari,

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit