Vertigo Saat Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Vertigo adalah sensasi tubuh goyah, kepala kliyengan, pusing hingga merasa pandangan di sekitarnya berputar atau melayang-layang. Vertigo dapat dialami oleh siapa saja, termasuk ibu hamil. Mengapa kondisi ini bisa terjadi? Berikut penjelasan lengkap seputar vertigo saat hamil, mulai dari gejala sampai obat untuk mengatasinya.

 

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Apa bahayanya vertigo pada ibu hamil?

Vertigo adalah kondisi kesehatan yang umum pada ibu hamil. Biasanya, Anda akan mengalaminya di trimester pertama dan masih ada kemungkinan bisa terjadi sepanjang fase kehamilan. 

Vertigo tidak berdampak pada perkembangan janin di dalam kandungan. Akan tetapi, kondisi bisa mengganggu keseimbangan ibu hamil sehingga rentan terjatuh dan pingsan. 

Gejala vertigo saat hamil

Ada beberapa tanda dan gejala bila seorang ibu mengalami vertigo, mengutip dari NHS:

  • Pandangan berputar
  • Kepala keliyengan
  • Merasa kelelahan
  • Telinga berdenging
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala

Vertigo biasanya bisa menyerang selama beberapa detik sampai hitungan jam. 

Bila Anda sudah memiliki vertigo sebelum hamil dan sering kambuh, kondisi ini bisa menyerang seharian bahkan bulanan.

Penyebab vertigo saat hamil

Vertigo salah satu masalah kesehatan yang sering dialami selama kehamilan

Penyebab timbulnya vertigo yaitu:

1. Perubahan posisi secara mendadak

Vertigo adalah saat hamil bisa terjadi karena mengubah posisi secara mendadak, seperti:

  • Mengubah posisi kepala dari posisi tegak menjadi menunduk secara mendadak.
  • Bangun dari tidur tiba-tiba.
  • Bergerak mendongakkan kepala dengan cepat.

Saat melakukan gerakan kepala, bagian telinga dalam akan memberi tahu di mana posisi kepala Anda berada lalu mengirimkan sinyal ke otak untuk menjaga keseimbangan.

Namun, jika telinga dalam mengalami gangguan, ibu hamil akan merasakan sakit dan pusing.

Di dalam telinga bagian tengah, terdapat kristal karbonat yang berfungsi untuk menciptakan ilusi gerak. 

Ketika perubahan posisi kepala terjadi tiba-tiba, kristal-kristal ini akan masuk ke dalam telinga yang berisi cairan keseimbangan.

Masuknya kristal-kristal tersebut merangsang gerakan cairan yang tidak normal. 

Hal ini yang membuat ibu hamil menjadi tidak seimbang dan lingkungan di sekitarnya terasa berputar-putar. 

Kondisi ini biasanya langsung terjadi ketika Anda mengubah posisi secara tiba-tiba.

2. Perubahan hormon

Selama kehamilan, tubuh akan mengalami perubahan hormon, termasuk peningkatan hormon progesteron

Mengutip dari Cleveland Clinic, tingkat progesteron yang tinggi juga bisa membuat pembuluh darah ibu hamil melebar dan meningkatkan aliran darah ke bayi.

Di saat yang sama, aliran darah juga bisa jadi melambat sehingga tekanan darah ibu hamil berkurang. 

Akibatnya, aliran darah ke otak menurun. Inilah yang kemudian membuat kepala seolah berputar-putar.

Kondisi ini semakin menjadi ketika ibu hamil berdiri terlalu lama atau melakukan gerakan secara tiba-tiba.

Perubahan hormon memang menjadi faktor pemicu vertigo saat hamil. Namun, bila Anda memiliki riwayat migrain, akan lebih rentan dengan kondisi kepala keliyengan ini.

3. Tekanan darah rendah

Vertigo pada ibu hamil bisa disebabkan oleh tensi rendah selama kehamilan.

Mengutip dari Nationwide Children’s, kondisi rahim yang terus membesar, membuat janin menghalangi dan menekan pembuluh darah untuk mengalirkan darah ke jantung. 

Ini membuat suplai darah ke otak berkurang dan membuat kepala mengalami sensasi berputar. 

Cara mengatasi vertigo saat hamil

Untuk mengatasi vertigo pada ibu hamil, Anda tidak disarankan minum obat tanpa pengawasan dokter.

Sebenarnya obat vertigo untuk ibu hamil yang tepat adalah melakukan perubahan gaya hidup dan kebiasaan di rumah.

Bila mengalami vertigo saat hamil, jaga napas agar tetap teratur. 

Selain itu, berikut cara-cara yang bisa dilakukan ketika vertigo kambuh saat hamil:

Berbaring saat pandangan terasa berputar

Jika saat bangun dari duduk atau tidur merasa tubuh bergoyang, segera duduk atau berbaring lagi untuk menghindari jatuh atau cedera.

Saat proses menuju duduk atau berbaring, usahakan berpegangan pada sesuatu yang kuat seperti tiang atau seseorang agar bisa istirahat secara perlahan. 

Biasakan bangun perlahan

Mengingat vertigo saat hamil dipicu oleh gerakan yang tiba-tiba, sebaiknya Anda bergerak secara perlahan.

Sebagai contoh, membiasakan diri bangun perlahan dari kursi atau tempat tidur saat hamil meski saat sedang terburu-buru. 

Ini karena gerakan yang tiba-tiba bisa memicu penurunan tensi darah dan timbul vertigo.

Gunakan lampu tidur yang redup

Saat tidur, usahakan untuk menggunakan lampu tidur dengan pencahayaan yang lembut dan redup.

Namun, bukan berarti membiarkan kamar gelap gulita saat tidur. 

Cara ini dilakukan agar bila vertigo tiba-tiba kambuh di malam hari, Anda masih bisa melihat keadaan sekitar dan mencari pertolongan.

Berbaring dengan posisi miring

Pada fase trimester tiga kehamilan, hindari posisi tidur telentang. 

Hal ini karena rahim terus membesar dan menekan pembuluh darah vena, sehingga menutup aliran darah menuju jantung. 

Menutupnya aliran darah menuju jantung tersebut membuat tubuh lebih mudah lelah dan ibu hamil rentan mengalami vertigo. 

Akan lebih baik tidur dengan posisi miring dan kepala yang lebih tinggi dari tubuh, untuk melancarkan sirkulasi darah.

Minum banyak air

Kebutuhan cairan ibu hamil sebanyak 1500-2300 ml atau setara dengan 8-12 gelas setiap harinya.

Untuk mengurangi dan mencegah datangnya vertigo saat hamil, Anda bisa minum air putih lebih sering agar tidak kekurangan cairan dan oksigen. 

Kekurangan cairan atau dehidrasi bisa mengganggu keseimbangan tubuh saat hamil dan memicu timbulnya vertigo.

Jika vertigo saat hamil berlangsung lama dan cukup sering kambuh, segera hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Minum teh jahe

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan Journal of Acupuncture and Tuina Science, jahe berguna sebagai obat alami dalam mengatasi vertigo saat hamil.

Anda bisa mengonsumsinya dengan cara merendam akar jahe di dalam air mendidih selama 5 menit. 

Tambahkan madu sebagai pereda rasa pahit, lalu minum dua kali sehari untuk mengatasi pusing, mual, dan gejala vertigo lain.

Melakukan yoga

Bila merasa mudah lelah dan keseimbangan tubuh berkurang, Anda bisa melakukan olahraga saat hamil seperti yoga. 

Berdasarkan jurnal yang berjudul The Effects of Yoga on Anxiety, yoga dan taichi mampu mengurangi stres dan meningkatkan keseimbangan ibu hamil.

Yoga juga berguna sebagai terapi fisik yang melatih otak untuk mengurangi vertigo selama hamil.

Hindari gerakan membungkuk ke depan secara tiba-tiba karena bisa memicu gejala vertigo lebih parah.

Bila berbagai cara alami diatas tidak dapat mengatasi keluhan vertigo Anda, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter untuk mencari tahu penyebab dan penanganan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyakit Meniere

Penyakit meniere adalah salah satu penyebab gangguan pendengaran. Cari tahu informasi penyakit, penyebab penyakit dan gejala penyakitnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Sakit Kepala

Sakit kepala adalah keluhan nyeri yang umum. Cari tahu informasi tentang penyebab, gejala, pengobatan, serta cara pencegahannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 28 Desember 2020 . Waktu baca 13 menit

Atrial Flutter

Atrial Flutter adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta cara mengontrol dan mencegah penyakit ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung, Aritmia 25 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Subdural Hematoma

Subdural hematoma adalah perdarahan otak yang umumnya terjadi karena adanya trauma pada kepala. Namun, ini bisa juga terjadi secara kronis akibat penuaan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Trombosit 16 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat vertigo

Berbagai Pilihan Obat Vertigo: Mana yang Paling Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
sakit kepala di belakang mata

9 Penyebab Sakit Kepala Nyut-nyutan di Belakang Mata

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyebab vertigo

10 Masalah Kesehatan yang Bisa Menjadi Penyebab Vertigo

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Labirinitis adalah

Labirinitis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit