backup og meta
Kategori

1

Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi
Konten

Perkembangan Janin Saat Hamil 5 Bulan, Mulai Bisa Mendengarkan

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Riska Herliafifah · Tanggal diperbarui 6 hari lalu

Perkembangan Janin Saat Hamil 5 Bulan, Mulai Bisa Mendengarkan

Di awal kehamilan, Anda mungkin merasa sedikit kelelahan karena harus beradaptasi dengan berbagai perubahan. Namun, kondisi ini biasanya sudah jauh lebih membaik setelah hamil 5 bulan.

Tak hanya rasa lega dan nyaman usai melewati trimester pertama, saat hamil 5 bulan, Anda akan semakin mudah merasakan berbagai perkembangan yang terjadi pada janin.

Ingin tahu seperti apa rasanya hamil 5 bulan? Simak ulasan berikut untuk penjelasannya.

Perkembangan janin saat hamil 5 bulan

Hamil 5 bulan bisa dihitung mulai dari minggu ke-18 sampai ke-22. Dalam kurun waktu tersebut, berikut adalah berbagai perkembangan yang terjadi pada janin.

1. Hamil 18 minggu

perkembangan janin 18 minggu kehamilan 5 bulan

Pada usia kehamilan 18 minggu, janin sudah hampir seukuran ubi jalar dengan berat sekitar sekitar 200 gram dan panjang 14 cm dari kepala sampai kaki.

Selain ukurannya yang membesar, berikut adalah perkembangan lain saat janin memasuki usia 18 minggu.

  • Telinga sudah terbentuk dengan susunan lengkap. Kini, Anda bisa memutar lagu pengantar tidur untuknya.
  • Retina janin sudah bisa mendeteksi cahaya yang disorotkan tepat di depan perut ibu hamil.
  • Klavikula (tulang selangka) dan tulang kaki semakin mengeras sehingga ibu hamil mungkin mulai merasakan tendangan lembut.

2. Hamil 19 minggu

perkembangan janin 19 minggu kehamilan

Saat ibu hamil 19 minggu, ukuran janin mungkin sudah sebesar mangga dengan berat sekitar 240 gram dan panjang 15 cm dari kepala sampai kaki.

Pada minggu ini, perkembangan janin sudah semakin beragam seperti berikut.

  • Rambut-rambut halus pembentuk kontur wajah, seperti alis dan bulu mata mulai tumbuh.
  • Ginjal sudah mulai berfungsi untuk memproduksi urine.
  • Saraf penciuman, pengecap, pendengaran, sentuhan, dan penglihatan telah berkembang di otak.
  • Lapisan pelindung berlilin (vernix caseosa) mulai terbentuk pada kulit janin untuk melindunginya dari infeksi dan cairan ketuban.

3. Hamil 20 minggu

perkembangan janin 20 minggu kehamilan

Kabar baik bagi Anda yang sudah penasaran dengan jenis kelamin janin! Sebab, di minggu ke-20 ini, jenis kelamin janin sudah bisa terlihat jelas melalui pemeriksaan USG.

Di minggu ini, janin sudah seukuran buah pisang dengan panjang sekitar 25 cm dari kepala sampai tumit dan berat sekitar 315 gram. Selain itu, berikut adalah perkembangan lain yang dimilikinya.

  • Penebalan pada kulit janin untuk mendukung pertumbuhan rambut dan kuku.
  • Sumsum tulang belakang mulai membuat sel darah.
  • Testis janin laki-laki sudah mulai turun. Sementara pada janin perempuan, ovariumnya sudah mulai berkembang.
  • Jaringan adiposa sebagai pengatur kehangatan pada janin sudah mulai terbentuk.

4. Hamil 21 minggu

perkembangan janin 21 minggu kehamilan

Pada usia 21 minggu, janin Anda mungkin sudah sebesar potongan melon dengan panjang sekitar 26,7 cm dari kepala sampai tumit dan berat sekitar 340 gram.

Berikut ini adalah berbagai perkembangan janin di usianya yang ke-21 minggu.

  • Usus janin sudah bisa menyerap sedikit gula yang ditelan olehnya. Namun, sebagian besar nutrisinya masih berasal dari plasenta
  • Lengan dan kaki janin sudah terlihat semakin proporsional.
  • Organ pencernaan semakin matang.

5. Hamil 22 minggu

perkembangan janin 22 minggu kehamilan

Menginjak usia kehamilan 22 minggu, ukuran janin sudah sekitar 27,9 cm dari kepala ke tumit dengan berat 453 gram atau sebesar terong.

Bagian-bagian wajah janin, seperti bibir, kelopak mata, dan alis sudah semakin jelas terlihat melalui pemeriksaan USG.

Selain itu, berikut adalah perkembangan janin yang bisa Anda temukan saat hamil 22 minggu.

  • Indra pengecap atau lidah sudah mulai tumbuh.
  • Tangan janin sudah bisa bergerak sendiri. Mereka mungkin mulai menyentuh tali pusat atau mengisap ibu jari.
  • Gerakan janin terasa lebih kuat karena mereka mulai bisa mengubah posisi tubuhnya.
  • Kemampuan mendengar janin sudah semakin membaik, bahkan bisa mendengar detak jantung ibu.

Perubahan pada ibu hamil 5 bulan

Janin yang semakin aktif sepanjang minggu ke 18–22 tentu memberikan berbagai perubahan pada ibu hamil, berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Kaki kram

Melansir dari Nemours Kids Health, hal yang mulai ibu rasakan saat hamil 5 bulan atau lebih tepatnya 19 minggu adalah kaki kram, terutama di malam hari.

Kondisi ini umum terjadi selama trimester dua dan tiga kehamilan karena Anda harus menopang beban janin yang cukup besar.

Untuk mengatasinya, tempatkan bantal di bawah kaki sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar.

2. Kaki bengkak

Pada pertengahan bulan ke-5 saat hamil, ibu hamil kerap ditemukan mengalami pembengkakan pada kakinya.

Kondisi yang membuat ibu hamil tidak bisa memakai sepatu kesayanganya ini disebabkan oleh peningkatan volume darah sekaligus ligamen yang meregang.

Salah satu cara mengatasi kaki bengkak saat hamil adalah mengurangi asupan garam dan minuman berkafein.

3. Rambut dan kuku tumbuh lebih cepat

Saat hamil, Anda mungkin mungkin menyadari bahwa rambut terasa lebih tebal dan kuku tumbuh lebih cepat.

Pertumbuhan tersebut merupakan salah satu dampak dari hormon kehamilan yang membawa tambahan nutrisi bagi kuku dan rambut.

Namun, kuku dan rambut ibu hamil biasanya menjadi lebih rapuh. Untuk mengatasinya, perbanyak minum air putih dan pertimbangkan minum susu ibu hamil.

4. Timbul kontraksi palsu

Di penghujung kehamilan 5 bulan, ibu hamil sering kali merasakan kontraksi palsu atau Braxton Hicks

Berbeda dengan kontraksi asli, Braxton Hicks tidak disertai rasa sakit dan tidak terjadi terlalu sering.

Dengan begitu, jika kontraksi disertai rasa sakit yang cukup mengganggu atau terjadi terlalu sering, segeralah pergi ke dokter. Sebab, kondisi ini bisa menjadi pertanda kelahiran prematur.

4. Kondisi lainnya

Setiap ibu hamil bisa mengeluhkan hal yang berbeda. Selain berbagai kondisi di atas, berikut adalah keluhan lain yang umum dirasakan ibu hamil 5 bulan.

  • Penglihatan kabur.
  • Mudah lapar.
  • Sakit punggung.
  • Timbul spider veins.
  • Nyeri ulu hati.

Meski berbagai kondisi di atas umum ditemukan saat kehamilan, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter jika memiliki kekhawatiran tertentu.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat hamil 5 bulan

Di samping melakukan kontrol rutin, ibu hamil juga perlu ke dokter ketika mengalami kondisi tertentu. Sebagai contoh, flek saat hamil dengan jumlah yang banyak atau keluarnya cairan bening dari Miss V.

Saat melakukan pemeriksaan, dokter biasanya memastikan kesehatan ibu dan janin dengan memastikan beberapa kondisi berikut.

  • Berat badan dan tekanan darah ibu hamil.
  • Gula dan protein dalam urine.
  • Denyut jantung janin.
  • Ukuran rahim.
  • Pembengkakan pembuluh darah tangan dan kaki. 

Jangan ragu untuk menggunakan sesi pemeriksaan rutin untuk menanyakan berbagai hal terkait kehamilan yang masih membuat Anda ragu atau khawatir.

Tips menjaga kesehatan saat hamil 5 bulan

Meski hamil di usia 5 bulan kerap dianggap sebagai fase yang nyaman, bukan berarti Anda bisa mengabaikan kesehatan.

Supaya janin bisa terus berkembang dan ibu hamil sehat sampai saat melahirkan, berikut adalah beberapa upaya menjaga kesehatan yang bisa dilakukan.

1. Batasi makanan laut

Selama diolah dengan tepat, makan seafood saat hamil bukanlah hal yang dilarang.

Namun, jangan menggunakan olahan laut sebagai satu-satunya sumber nutrisi kehamilan.

Selain itu, hindari ikan laut yang tinggi merkuri, seperti makarel, ikan todak, dan tilefish.

2. Waspada terhadap kelelahan

Meski sudah tidak mengalami morning sickness, ukuran janin yang semakin besar saat hamil 5 bulan bisa membuat ibu hamil mudah lelah.

Oleh karena itu, segeralah beristirahat ketika Anda merasa pusing atau lelah saat beraktivitas.

Apabila hendak berolahraga, pastikan untuk memilih yang tidak terlalu berat, seperti yoga atau jalan santai di pagi hari.

3. Tidak duduk dan berdiri terlalu lama

Duduk atau berdiri dalam waktu yang terlalu lama bisa menyebabkan kram kaki semakin memburuk.

Dengan begitu, biasakan mengubah posisi duduk dan berdiri setidaknya setengah jam sekali.

Jika ibu hamil butuh berdiri dalam jangka waktu yang lebih lama, tempatkan karpet di kaki untuk mengurangi tekanan dari tubuh.

4. Konsumsi makanan tinggi magnesium

Salah satu nutrisi yang perlu ditingkatkan saat hamil 5 bulan adalah magnesium.

Sebab, makanan tinggi magnesium akan membantu menjaga pertumbuhan tulang dan gigi janin sekaligus mengatur gula darah ibu hamil.

Pada kondisi yang cukup parah, kekurangan magnesium saat hamil bisa menyebabkan preeklampsia.

Jadi, sudahkah Anda merasakan berbagai perkembangan janin seperti di atas? Bila Anda memiliki kekhawatiran tertentu karena kondisi janin, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter.

Kesimpulan

  • Saat hamil 5 bulan, janin sudah bisa mendeteksi cahaya, memproduksi urine, membuat sel darah di sumsum tulang belakang, diketahui jenis kelaminnya, hingga mendengar denyut jantung ibunya.
  • Pada pihak ibu hamil, usia kehamilan ini akan membuat mereka mulai merasakan kontraksi palsu, kaki kram dan bengkak, sampai penglihatan yang buram.
  • Demi menjaga kesehatan saat hamil 5 bulan, pastikan untuk menjaga asupan makanan, tidak berdiri atau duduk dalam posisi yang sama terlalu lama, dan meningkatkan makan makanan tinggi magnesium.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Riska Herliafifah · Tanggal diperbarui 6 hari lalu

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan