Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Sering Kali Dihindari, Makan Pepaya Ternyata Bermanfaat bagi Ibu Hamil

Sering Kali Dihindari, Makan Pepaya Ternyata Bermanfaat bagi Ibu Hamil

Manfaat pepaya seringkali diabaikan oleh ibu hamil. Pasalnya, banyak anggapan yang mengatakan bahwa buah yang satu ini dapat membahayakan janin. Benarkah makan pepaya saat hamil berbahaya? Cari tahu jawabannya di sini.

Berbagai manfaat buah pepaya untuk ibu hamil

buah untuk asam lambung

Buah-buahan adalah salah satu sumber nutrisi yang penting untuk ibu hamil. Hal ini karena buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, serat, hingga folat tak terkecuali buah pepaya.

Berikut ini beberapa manfaat makan buah pepaya untuk ibu hamil yang penting untuk Anda ketahui.

1. Menjaga kesehatan pencernaan

Mengonsumsi pepaya yang sudah matang efektif untuk menjaga kesehatan pencernaan, terutama bagi ibu hamil.

Berdasarkan penelitian yang terbit dalam Neuro Endocrinology Letters, pepaya dapat mencegah berbagai masalah pencernaan seperti sembelit, kembung, dan maag.

Selain itu, pepaya juga banyak mengandung serat dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu mencerna makanan dengan baik.

2. Mencegah morning sickness

Selanjutnya, manfaat makan buah pepaya saat hamil adalah membantu mencegah morning sickness atau rasa mual dan muntah yang seringkali dialami oleh ibu hamil.

Hal ini karena kandungan kalium yang dimiliki oleh buah tersebut.

Morning sickness biasanya sangat mengganggu aktivitas ibu, terutama saat hamil trimester pertama. Mengonsumsi pepaya yang sudah matang terbukti dapat mengatasi hal tersebut.

3. Memelihara sistem kekebalan tubuh

Vitamin dan antioksidan adalah kandungan yang terdapat dalam buah pepaya yang sangat penting bagi tubuh.

Dilansir dari The British Journal of Nutrition, antioksidan karotenoid dalam pepaya lebih tinggi daripada buah-buahan lainnya.

Karotenoid ampuh meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus mencegah penyakit akibat infeksi virus dan radikal bebas.

4. Meningkatkan kadar hemoglobin

Manfaat makan pepaya untuk ibu hamil selanjutnya adalah membantu meningkatkan hemoglobin dalam darah.

Hemoglobin sangat berperan dalam membantu penyebaran sari-sari makanan ke seluruh tubuh. Jika jumlahnya rendah, ibu hamil dapat mengalami anemia.

Sumber: Dr Fitness

5. Mencegah dehidrasi

Pepaya adalah buah yang mengandung banyak air. Makan pepaya dapat membantu pemenuhan cairan bagi ibu hamil sehingga dapat mencegah dehidrasi.

Saat hamil, ibu membutuhkan asupan air yang lebih banyak dari biasanya. Selain untuk ibu, air juga diperlukan oleh janin dalam kandungan untuk tumbuh kembangnya.

6. Membantu menyuplai energi

Manfaat buah pepaya saat hamil adalah sebagai sumber energi. Energi diperoleh dari kandungan gula dan kalori yang terdapat di dalam buah tersebut.

Kecukupan energi adalah faktor penting untuk mencegah kelelahan pada ibu hamil.

7. Mengurangi risiko komplikasi kehamilan

Komplikasi kehamilan tentu menjadi hal yang menakutkan bagi ibu hamil. Hal ini dapat dicegah dengan mengonsumsi pepaya yang sudah matang.

Pasalnya, pepaya mengandung antioksidan yang bantu mencegah hal tersebut.

Beberapa jenis komplikasi yang sering terjadi saat hamil adalah preeklampsia (tekanan darah tinggi saat hamil), diabetes gestasional (gula darah tinggi saat hamil), keguguran, dan bayi lahir prematur.

Hindari mengonsumsi pepaya muda untuk ibu hamil

pepaya muda untuk ibu hamil

Jika ada pertanyaan, bolehkah ibu hamil makan pepaya? Jawabannya, tergantung pada tingkat kematangan pepaya.

Sebagaimana buah pada umumnya, pepaya memerlukan waktu hingga benar-benar matang dan layak dikonsumsi.

Pepaya matang berwarna jingga kekuningan, sedangkan pepaya muda memiliki daging yang berwarna putih gading dengan kulit yang berwarna hijau tua.

Pepaya matang merupakan sumber kolin, beta-karoten, folat, serat, kalium serta berbagai macam vitamin yang dibutuhkan ibu hamil.

Beragam kandungan ini tidak terdapat pada pepaya yang belum matang.

Kandungan terbanyak pada pepaya muda adalah getah dan enzim papain yang dapat memecah protein menjadi peptida serta asam amino.

Larangan makan pepaya saat hamil tidak berlaku pada buah yang sudah matang. Namun, pepaya muda untuk ibu hamil perlu dihindari.

Ini disebabkan karena getah pepaya muda dapat menimbulkan efek berikut.

  • Merangsang kontraksi otot dinding rahim sehingga mengakibatkan persalinan dini.
  • Memicu reaksi alergi yang berbahaya pada ibu hamil.
  • Tubuh Anda bisa keliru mengenali enzim papain sebagai hormon prostaglandin yang merangsang persalinan.
  • Getah pepaya dapat melemahkan lapisan membran pelindung janin.

Sebuah penelitian lain The British Journal of Nutrition menunjukkan bahwa enzim papain dalam jumlah besar disinyalir dapat menyebabkan keracunan pada janin dan kecacatan bayi saat lahir.

Meski demikian, penelitian tersebut baru dilakukan terhadap hewan dan masih perlu dikaji lebih lanjut.

Anda boleh saja makan pepaya saat hamil asalkan pepaya tersebut benar-benar matang dan tidak lagi banyak mengandung getah.

Namun, berhati-hatilah saat mengonsumsi pepaya bila Anda sebelumnya pernah mengalami keguguran atau persalinan prematur. Jangan pula mengosumsinya secara berlebihan.

Bila Anda memiliki kekhawatiran terkait bahan makanan tertentu selama masa kehamilan, jangan ragu untuk bertanya pada dokter.

Konsultasikan pula masalah kesehatan yang Anda alami setelah mengonsumsi buah-buahan maupun makanan lainnya.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days
Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Schweiggert, R. M. (2014, February). Carotenoids are more bioavailable from papaya than from tomato and carrot in humans: A randomised cross-over study. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23931131/. Accessed March 3, 2021.

Muss, C. (2013). Papaya preparation (Caricol®) in digestive disorders. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23524622/. Accessed March 3, 2021.

Aravind, G. (2013). Traditional and Medicinal Uses of Carica papaya. Journal of Medicinal Plants Studies, 1(1), 7 to 15. https://www.academia.edu/15372625/Traditional_and_Medicinal_Uses_of_Carica_papaya. Accessed March 3, 2021.

Sumanth, M., & Ugendra, K. (2013). EFFECT OF UNRIPE CARICA PAPAYA ON UTERUS. International journal of research in ayurveda and pharmacy, 4, 345-348. Accessed March 3, 2021.

Adebiyi, A. (2002, August). Papaya (Carica papaya) consumption is unsafe in pregnancy: fact or fable? Scientific evaluation of a common belief in some parts of Asia using a rat model. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12144723/. Accessed March 3, 2021.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 16/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita