Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Apakah Aman, Menggunakan Aromaterapi untuk Ibu Hamil?

Apakah Aman, Menggunakan Aromaterapi untuk Ibu Hamil?

Menikmati aromaterapi pada masa kehamilan mungkin menjadi pilihan sebagian ibu untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks dan terasa nyaman. Akan tetapi, apakah sebenarnya boleh dan aman menggunakan aromaterapi untuk ibu hamil? Apa saja manfaat hal lainnya yang perlu Anda perhatikan? Simak penjelasan lengkap dalam artikel ini.

Apakah aromaterapi aman untuk ibu hamil?

aromaterapi untuk ibu hamil

Mengutip dari John Hopkins Medicine, aromaterapi adalah suatu jenis terapi yang menggunakan minyak esensial untuk meningkatkan kesehatan.

Perlu Anda ketahui pula bahwa minyak esensial atau atsiri adalah ekstrak tumbuhan yang menghasilkan wewangian.

Tak hanya wangi, penggunaan minyak esensial dalam aromaterapi bermanfaat untuk menstimulasi sistem saraf pusat, meningkatkan kesehatan, serta mengubah suasana hati.

Hal ini karena molekul dari minyak esensial bergerak dari saraf penciuman hingga ke otak. Maka dari itu, tak jarang Anda menggunakan aromaterapi untuk membantu mengatasi keluhan saat hamil.

Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan aromaterapi untuk ibu hamil, di antaranya adalah:

  • meringankan gejala pusing, mual, dan muntah,
  • meredakan kegelisahan dan kecemasan,
  • mengurangi rasa lelah,
  • meningkatkan suasana hati, hingga
  • memperbaiki kualitas tidur.

Sebenarnya, aman dan boleh saja menggunakan aromaterapi untuk ibu hamil. Akan tetapi, ada kekhawatiran dalam minyak esensial yang digunakan berubah menjadi senyawa beracun.

Hal ini lah yang menjadi perhatian aromaterapi untuk ibu hamil bisa menjadi penyebab komplikasi kehamilan hingga merusak sistem saraf.

Maka dari itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter serta perhatikan keamanan seperti menggunakan dosis yang sesuai.

Kapan boleh menggunakan aromaterapi?

Ada yang mengatakan bahwa sebaiknya hindari terlebih dahulu penggunaan aromaterapi untuk ibu pada trimester awal kehamilan.

Bagi sebagian wanita, trimester pertama adalah kondisi yang rentan serta lebih berisiko terpapar zat beracun baik pada ibu maupun janin.

Namun, kondisi ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut sehingga Anda sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter mengenai penggunaan aromaterapi.

Termasuk, saat ibu mempunyai kondisi kesehatan tertentu seperti di bawah ini, yaitu:

Penggunaan aromaterapi yang aman untuk ibu hamil

aromaterapi untuk ibu hamil

Ada beberapa metode penggunaan aromaterapi yang bisa ibu hamil coba. Metode apa pun yang Anda pilih, hindari mengoles langsung pada kulit.

Perhatikan bagaimana cara menggunakan aromaterapi yang aman untuk ibu hamil di bawah ini, seperti:

1. Gunakan alat diffuser

Cara yang paling mudah dan lebih terasa khasiatnya adalah dengan menggunakan diffuser, yaitu mencampurkan minyak esensial dengan air di dalam alat.

Alat diffuser adalah perangkat yang dapat mengeluarkan uap atau partikel minyak ke seluruh ruangan sehingga Anda bisa langsung menghirupnya.

Apabila tidak memungkinkan untuk menyalakan alat diffuser, cukup dengan menghirup aromaterapi saat membuka botolnya.

2. Melarutkan minyak esensial

Boleh saja menggunakan aromaterapi dari minyak esensial dengan cara mengoleskannya secara langsung pada kulit ibu hamil.

Akan tetapi, jangan lupa untuk mencampurkannya terlebih dahulu dengan jenis minyak pelarut seperti minyak kelapa, jojoba, atau zaitun agar tidak mengiritasi kulit.

Ketahui terlebih dahulu takaran yang tepat untuk mencampur minyak esensial dengan berkonsultasi kepada dokter.

3. Tidak mengonsumsi secara langsung

Walaupun ada sebagian orang yang menggunakan aromaterapi sebagai tambahan untuk minuman atau langsung meneteskannya pada lidah, ibu hamil sebaiknya menghindarinya.

Kondisi ini juga berlaku pada orang yang tidak sedang hamil karena mengonsumsinya secara langsung dapat memicu keracunan hingga membakar lapisan mukosa dalam mulut.

4. Hindari kandungan pewangi

Pastikan pula aromaterapi yang ibu hamil gunakan berasal dari 100% minyak murni dan tidak mempunyai kandungan tambahan pewangi dari bahan kimia.

Kandungan pewangi dari bahan kimia biasanya terdiri dari paraben atau bahan lainnya yang bisa memicu iritasi serta merusak sistem saraf.

Wangi aromaterapi yang aman untuk ibu hamil

Terdapat beberapa jenis minyak esensial untuk aromaterapi yang bermanfaat pada masa kehamilan maupun saat proses persalinan.

Varian minyak esensial yang aman Anda gunakan saat masa kehamilan hingga persalinan adalah:

  • Lavender oil, untuk meningkatkan kualitas tidur serta menenangkan rasa cemas.
  • Tea tree oil, menyembuhkan luka serta masalah jerawat.
  • Peppermint oil, meringankan sakit perut, sakit kepala, hingga masuk angin.
  • Lemon oil, meningkatkan suasana hati
  • Minyak Kayu putih, meringankan gejala flu serta mengatasi hidung tersumbat.

Aromaterapi yang sebaiknya dihindari

Ternyata, tidak semua minyak atsiri atau esensial aman untuk digunakan sebagai aromaterapi pada ibu hamil karena dapat memicu alergi hingga beracun, seperti contohnya:

  • rosemary,
  • basil,
  • sereh,
  • cengkeh,
  • citronella,
  • mugwort,
  • dan lain-lain.

Setiap ibu hamil akan mengalami efek samping aromaterapi yang berbeda-beda. Ini bergantung pula dengan tingkat sensitivitas penciuman Anda.

Jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter sebagai salah satu bentuk pencegahan ibu mengalami risiko tertentu.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days
Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Essential oils and pregnancy. (2016). Retrieved 27 May 2021, from https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/essential-oils-and-pregnancy

Aromatherapy: Do Essential Oils Really Work?. (2021). Retrieved 27 May 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/aromatherapy-do-essential-oils-really-work

Essential Oils 101: Do They Work + How Do You Use Them?. (2020). Retrieved 27 May 2021, from https://health.clevelandclinic.org/essential-oils-101-do-they-work-how-do-you-use-them/

Essential oils: A pain management alternative for labor and delivery | Your Pregnancy Matters | UT Southwestern Medical Center. (2021). Retrieved 27 May 2021, from https://utswmed.org/medblog/essential-oils-pregnancy/

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 11/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita