backup og meta
Kategori

2

Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi
Konten

Vertigo Saat Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Riska Herliafifah · Tanggal diperbarui 27/07/2023

Vertigo Saat Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasinya

Vertigo adalah sensasi tubuh goyah, kepala kliyengan, pusing, hingga merasa pandangan di sekitarnya berputar atau melayang-layang. Vertigo dapat dialami oleh siapa saja, termasuk ibu hamil. Mengapa kondisi ini bisa terjadi? Berikut penjelasan lengkap seputar vertigo saat hamil, mulai dari gejala sampai obat untuk mengatasinya.

Apa bahayanya vertigo pada ibu hamil?

Vertigo merupakan kondisi kesehatan yang umum pada ibu hamil.

Biasanya, ibu hamil akan mengalaminya pada trimester pertama dan masih ada kemungkinan bisa terjadi sepanjang fase kehamilan. 

Vertigo tidak berdampak pada perkembangan janin di dalam kandungan. Akan tetapi, kondisi bisa mengganggu keseimbangan ibu hamil sehingga rentan terjatuh dan pingsan. 

Bagaimana gejala vertigo saat hamil?

mimpi buruk saat hamil

Ada beberapa tanda dan gejala yang mungkin dialami ibu saat mengalami vertigo, sebagaimana dikutip dari NHS.

  • Pandangan berputar.
  • Kepala keliyengan.
  • Merasa kelelahan.
  • Telinga berdenging.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit kepala.

Vertigo biasanya bisa menyerang selama beberapa detik sampai hitungan jam. 

Bila Anda sudah memiliki vertigo sebelum hamil dan sering kambuh, kondisi ini bisa menyerang seharian bahkan bulanan.

Apa penyebab vertigo saat hamil?

Vertigo merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami selama masa kehamilanPenyebab timbulnya vertigo yaitu sebagai berikut.

1. Perubahan posisi secara mendadak

Vertigo saat hamil bisa terjadi karena mengubah posisi secara mendadak, seperti berikut ini.

  • Mengubah posisi kepala dari tegak menjadi menunduk secara mendadak.
  • Bangun dari tidur tiba-tiba.
  • Bergerak mendongakkan kepala dengan cepat.

Saat melakukan gerakan kepala, bagian telinga dalam akan memberi tahu di mana posisi kepala Anda berada lalu mengirimkan sinyal ke otak untuk menjaga keseimbangan.

Namun, jika telinga dalam mengalami gangguan, ibu hamil akan merasakan sakit dan pusing.

Di dalam telinga bagian tengah, terdapat kristal karbonat yang berfungsi untuk menciptakan ilusi gerak. 

Ketika perubahan posisi kepala terjadi tiba-tiba, kristal-kristal ini akan masuk ke dalam telinga yang berisi cairan keseimbangan.

Masuknya kristal-kristal tersebut merangsang gerakan cairan yang tidak normal. 

Hal ini yang membuat ibu hamil menjadi tidak seimbang dan lingkungan di sekitarnya terasa berputar-putar. 

Kondisi ini biasanya langsung terjadi ketika Anda mengubah posisi secara tiba-tiba.

2. Perubahan hormon

Selama kehamilan, tubuh akan mengalami perubahan hormon, termasuk peningkatan hormon progesteron

Mengutip dari Cleveland Clinic, tingkat progesteron yang tinggi juga bisa membuat pembuluh darah ibu hamil melebar dan meningkatkan aliran darah ke bayi.

Pada saat yang sama, aliran darah juga bisa jadi melambat sehingga tekanan darah ibu hamil berkurang. 

Akibatnya, aliran darah ke otak menurun. Inilah yang kemudian membuat kepala seolah berputar-putar.

Kondisi ini semakin menjadi ketika ibu hamil berdiri terlalu lama atau melakukan gerakan secara tiba-tiba.

Perubahan hormon memang menjadi faktor pemicu vertigo saat hamil. Namun, bila Anda memiliki riwayat migrain, Anda akan lebih rentan dengan kondisi kepala keliyengan ini.

3. Tekanan darah rendah

Vertigo pada ibu hamil bisa disebabkan oleh tekanan darah atau tensi rendah selama kehamilan.

Mengutip dari Nationwide Children’s, kondisi rahim yang terus membesar membuat janin menghalangi dan menekan pembuluh darah untuk mengalirkan darah ke jantung. 

Ini membuat suplai darah ke otak berkurang dan membuat kepala mengalami sensasi berputar. 

Bagaimana cara mengatasi vertigo saat hamil?

minum air hangat saat hamil

Untuk mengatasi vertigo pada ibu hamil, Anda tidak disarankan minum obat tanpa pengawasan dokter.

Sebenarnya, obat vertigo untuk ibu hamil yang tepat adalah melakukan perubahan gaya hidup dan kebiasaan di rumah.

Bila mengalami vertigo pada masa kehamilan, jaga napas agar tetap teratur. Selain itu, berikut cara-cara yang bisa dilakukan ketika vertigo kambuh saat hamil.

1. Berbaring saat pandangan terasa berputar

Jika saat bangun dari duduk atau tidur merasa tubuh bergoyang, segera duduk atau berbaring lagi untuk menghindari jatuh atau cedera.

Saat proses menuju duduk atau berbaring, usahakan berpegangan pada sesuatu yang kuat seperti tiang atau seseorang agar bisa istirahat secara perlahan. 

2. Biasakan bangun perlahan

Mengingat vertigo saat hamil dipicu oleh gerakan yang tiba-tiba, sebaiknya Anda bergerak secara perlahan.

Sebagai contoh, membiasakan diri bangun perlahan dari kursi atau tempat tidur saat hamil meski sedang terburu-buru. 

3. Gunakan lampu tidur yang redup

Saat tidur, usahakan untuk menggunakan lampu tidur dengan pencahayaan yang lembut dan redup. Namun, bukan berarti membiarkan kamar gelap gulita saat tidur. 

Cara ini dilakukan agar bila vertigo tiba-tiba kambuh pada malam hari, Anda masih bisa melihat keadaan sekitar dan mencari pertolongan.

4. Perbaiki posisi tidur

Pada trimester tiga kehamilan, hindari posisi tidur telentang. 

Hal ini karena rahim terus membesar dan menekan pembuluh darah vena, sehingga menutup aliran darah menuju jantung. 

Menutupnya aliran darah menuju jantung tersebut membuat tubuh lebih mudah lelah dan ibu hamil rentan mengalami vertigo. 

Posisi tidur yang disarankan

Posisi tidur saat hamil yang disarankan, yaitu berbaring miring dan kepala yang lebih tinggi dari tubuh. Hal ini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah.

5. Minum banyak air

Kebutuhan cairan ibu hamil sebanyak 1.500—2.300 ml atau setara dengan 8—12 gelas setiap harinya.

Untuk mengurangi dan mencegah datangnya vertigo pada masa kehamilan, Anda bisa minum air putih lebih sering agar tidak kekurangan cairan dan oksigen. 

Kekurangan cairan atau dehidrasi saat hamil bisa mengganggu keseimbangan tubuh dan memicu timbulnya vertigo.

Jika vertigo saat hamil berlangsung lama dan cukup sering kambuh, segera hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

6. Minum teh jahe

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan Journal of Acupuncture and Tuina Science, jahe berguna sebagai obat alami dalam mengatasi vertigo saat hamil.

Anda bisa mengonsumsinya dengan cara merendam akar jahe di dalam air mendidih selama 5 menit. 

Tambahkan madu sebagai pereda rasa pahit, lalu minum dua kali sehari untuk mengatasi pusing, mual, dan gejala vertigo lain.

7. Melakukan yoga

Bila merasa mudah lelah dan keseimbangan tubuh berkurang, Anda bisa melakukan olahraga saat hamil, seperti yoga. 

Berdasarkan jurnal The Effects of Yoga on Anxiety, yoga dan taichi mampu mengurangi stres dan meningkatkan keseimbangan ibu hamil.

Yoga juga berguna sebagai terapi fisik yang melatih otak untuk mengurangi vertigo selama hamil.

Bila berbagai cara alami diatas tidak dapat mengatasi keluhan vertigo Anda, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter untuk mencari tahu penyebab dan penanganan yang tepat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Riska Herliafifah · Tanggal diperbarui 27/07/2023

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan