Makan Kurma Saat Hamil Tua Dapat Memperlancar Persalinan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Buah kurma merupakan sumber kalium bagi tubuh dan mengandung nutrisi penting lainnya, seperti magnesium, tembaga, dan mangan. Nah, menurut sebuah penelitian dari Jordan University of Science and Technology terbitan Journal of Obstetrics and Gynaecology, perempuan yang rutin makan kurma selama hamil tua dilaporkan menjalani proses persalinan normal yang lebih lancar tanpa perlu bergantung dengan induksi medis dari dokter. Berikut penjelasan lebih lanjut seputar manfaat kurma bagi ibu hamil dan persalinan.

Manfaat kurma bagi ibu hamil menjelang persalinan

Berikut beberapa manfaat kurma bagi ibu hamil menjelang persalinan.

1. Menyuplai oksitosin alami sehingga mempercepat kontraksi

Kurma menghasilkan hormon oksitosin yang berfungsi merangsang kontraksi rahim dan mempermudah proses persalinan. Ketika persalinan, kontraksi yang lemah biasanya akan diberi tambahan oksitosin lewat jarum suntik untuk kembali menguatkan kontraksi rahimnya. Pada masa pasca persalinan hormon ini akan dikeluarkan ketika bayi sedang menyusui. Peningkatan hormon ini pada masa pasca persalinan akan mempercepat proses penghentian perdarahan serta proses pemulihan anatomi dan fungsi rahim.

Pada penelitian tersebut, kelompok ibu hamil yang mengonsumsi buah kurma di akhir masa kehamilan membutuhkan penggunaan oksitosin yang lebih rendah daripada kelompok yang tidak rutin mengonsumsi kurma.

2. Proses bukaan yang lebih cepat

Rahim akan mengalami dilatasi atau pembukaan untuk memulai proses persalinan. Pembukaan rahim biasanya berlangsung dari awal pembukaan hingga pembukaan penuh (selebar 10 cm).

Pada penelitian di atas, kelompok ibu hamil yang mengonsumsi buah kurma di akhir masa kehamilannya dilaporkan mengalami pembukaan yang lebih progresif begitu sampai ke rumah sakit.

3. Ketuban tidak mudah pecah

Ketuban adalah selaput berisi cairan yang menyelimuti seluruh tubuh bayi di dalam kandungan. Kantung ketuban akan pecah sebelum bayi lahir. Namun ada juga kemungkinan bahwa ketuban pecah sebelum waktunya. Ketuban yang pecah sebelum waktunya dapat mengundang sejumlah komplikasi, antara lain infeksi dan peradangan selaput amnion.

Pada penelitian tersebut, kelompok ibu hamil yang mengonsumsi buah kurma memiliki selaput ketuban yang lebih kuat dan tidak mudah pecah sampai sebelum waktunya persalinan tiba dibandingkan dengan kelompok ibu hamil yang tidak mengonsumsi kurma.

4. Jalannya persalinan lebih lancar

Pada penelitian tersebut, 96% dari kelompok ibu hamil yang mengonsumsi kurma mengalami persalinan normal yang lebih lancar. Sedangkan pada ibu hamil yang tidak mengonsumsi buah kurma secara teratur, tingkat kelahiran normal hanya mencapai 79 persen.

Untuk mendapatkan manfaat kurma, penelitian tersebut menyarankan ibu hamil untuk mengonsumsi enam buah kurma per hari selama empat minggu sebelum perkiraan tanggal kelahiran.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Mendengar detak jantung janin merupakan hal berkesan bagi calon orangtua. Tapi seperti apa perkembangan jantung janin dalam kandungan? Intip di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Induksi Persalinan: Kapan dan Bagaimana Dilakukannya?

Induksi persalinan adalah hal langkah penting saat persalinan dirasa membahayakan nyawa ibu dan bayi. Sebelum menjalaninya,berikut hal yang perlu diketahui.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 16 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
hamil tua tapi belum kontraksi

Sudah Masuk Usia Hamil Tua, Tapi Kok Belum Kontraksi? Apakah Perlu Cemas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit