Cara Meringankan Sesak Napas Saat Hamil

Oleh

Ketika hamil, tubuh Anda akan mengalami perubahan untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang meningkat. Meningkatnya hormon, terutama progesteron, berdampak langsung terhadap kinerja paru-paru. Paru-paru merangsang pusat pernapasan di otak, sementara jumlah napas yang diambil per menit sedikit berubah selama kehamilan. Akibatnya, jumlah udara yang dihirup dan dihembuskan tiap bernapas meningkat secara signifikan.

Seiring bertambahnya usia kandungan, rahim yang semakin membesar akan menekan diafragma sehingga pernapasan akan terganggu, terutama bagi ibu yang mengandung anak kembar atau memiliki cairan ketuban yang berlebih.

Sesak napas pada ibu hamil merupakan gejala umum yang tergolong tidak berbahaya. Namun, sebaiknya ibu melakukan aktivitas perlahan dan tidak memaksakan diri untuk bergerak terlalu aktif selama hamil.

Apa yang harus dilakukan ketika sesak napas datang?

  • Bergeraklah perlahan. Pasalnya, tubuh memerlukan waktu untuk sepenuhnya beradaptasi.
  • Usahakan berdiri setegak mungkin setiap kali gejala ini datang. Postur tubuh yang tepat akan memberikan lebih banyak ruang pada paru-paru untuk bernapas.
  • Baringkan badan ke sisi kiri setiap tidur.

Selain langkah-langkah di atas, anda dapat mencoba dua jenis latihan ringan di bawah ini untuk menangani sesak napas.

Rib Cage Lift

Rib cage lift merupakan latihan mengangkat tulang rusuk untuk mengurangi tekanan di bawah tulang rusuk sehingga napas menjadi lebih mudah.

  1. Lengkungkan salah satu lengan di atas kepala setinggi mungkin. Ambil napas dalam-dalam.
  2. Ulangi langkah pertama pada lengan lain.

Putar bahu

  1. Lemaskan lengan dan angkat bahu ke arah telinga.
  2. Putar bahu ke belakang semampunya.
  3. Lemaskan bahu dan kembali ke posisi awal.

Ingat! Meskipun keluhan sesak napas biasa terjadi pada ibu hamil, tetap konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan menyeluruh.

BACA JUGA:

Share now :

Direview tanggal: Agustus 22, 2016 | Terakhir Diedit: September 30, 2019

Yang juga perlu Anda baca