Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Walaupun dikenal sangat lezat, durian memiliki beberapa risiko bagi kesehatan termasuk di masa kehamilan. Ada yang mengatakan bahwa durian untuk ibu hamil bisa membahayakan bayi di dalam kandungan. Sebenarnya, ibu hamil boleh makan durian atau tidak? Simak penjelasannya di bawah ini.

Ibu hamil boleh makan durian atau tidak?

hamil makan durian

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan ibu hamil di setiap trimester kehamilan. Salah satunya adalah memperhatikan nutrisi serta gizi agar si kecil berkembang dengan baik.

Namun, bagaimana kalau Anda mengalami ngidam dan menginginkan yang tidak diperbolehkan banyak orang seperti durian?

Dikutip dari Mayo Clinic, memperhatikan makanan sehat untuk ibu hamil akan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan janin.

Hal yang perlu dilakukan ibu adalah memahami nutrisi mana yang paling Anda butuhkan.

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa hanya ada dampak negatif durian untuk ibu hamil.

Namun, ini juga bukan berarti bumil bisa menikmati makan durian hingga sepuasnya.

Ibu hamil memang tidak dilarang untuk makan atau mengonsumsi durian, tapi perhatikan porsinya.

Dikutip dari Universiti Teknologi Malaysia, Dr. Patrick Chia, ahli perinatology mengatakan bahwa ibu hamil boleh makan durian tetapi tidak boleh berlebihan.

Akan tetapi, ibu hamil dengan kondisi diabetes gestasional harus menghindarinya karena kandungan gula yang tinggi.

Lalu, sebaiknya hindari konsumsi durian untuk ibu hamil di trimester ketiga karena dapat mengakibatkan obesitas pada janin.

Manfaat durian untuk ibu hamil

Jika tidak dikonsumsi secara berlebihan, durian justru mempunyai beberapa manfaat untuk ibu hamil.

Hal ini karena durian kaya akan kandungan vitamin C, vitamin B, serta kandungan mineral seperti iron, magnesium, potasium, fosfor, zinc, hingga kalsium.

Kandungan folat di dalamnya bermanfaat untuk perkembangan janin seperti melindungi otak dan juga tulang belakang.

Tidak hanya itu saja, kandugan vitamin dan mineral seperti iron pada durian juga diklaim dapat menyeimbangkan produksi hemoglobin yang mencegah anemia.

Maka dari itu, ibu hamil juga dapat terhindar dari kelelahan, sakit kepala, insomnia, hingga kelainan pada janin.

Durian juga mengandung organo-sulfur dan triptofan yang dapat membantu melawan infeksi bakteri dan jamur.

Apa saja risiko jika saat hamil makan durian?

Jika bumil atau ibu hamil makan durian dalam porsi yang terlalu banyak, ada beberapa efek samping yang mengancam kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan.

Perhatikan informasi berikut ini untuk memahami apa saja pengaruh mengonsumsi terlalu banyak durian untuk ibu hamil.

1. Meningkatkan gula darah

Baik durian dengan rasa yang sedikit manis atau sangat manis, buah ini menyimpan kadar gula yang sangat tinggi.

Menurut sebuah penelitian dalam British Journal of Obstetrics and Gynaecology, mengonsumsi makanan dan minuman yang tinggi kadar gulanya akan meningkatkan risiko bayi lahir terlalu besar.

Tidak hanya itu saja, hal ini juga bisa mengakibatkan obesitas di masa perkembangan bayi hingga perkembangan anak.

Begitu juga jika bumil atau ibu hamil memiliki diabetes gestasional atau ada sejarah diabetes dalam keluarga, sebaiknya hindari dulu makan durian.

2. Kelebihan berat badan atau obesitas

Kalori dan karbohidrat yang terkandung dalam durian ini tergolong cukup tinggi. Dalam satu buah durian atau 243 gram, jumlah kalorinya adalah sekitar 357.

Maka, ibu hamil yang terlalu banyak makan durian bisa mengakibatkan kelebihan kalori. Apalagi, kalau Anda mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Hal ini bisa memicu kondisi kesehatan lainnya seperti diabetes gestasional, preeklamsia, kelahiran prematur, dan infeksi saluran kemih.

Pada beberapa kasus, kelebihan berat badan juga berisiko mengganggu kerja bius epidural saat proses persalinan normal.

Jadi, sebaiknya Anda memerhatikan porsi durian yang dikonsumsi selama hamil, jangan sampai kalap dan melebihi batas yang wajar.

Mitos seputar bahaya ibu hamil makan durian

Mungkin Anda pernah mendengar berbagai mitos seputar bahaya durian bagi ibu hamil.

Namun, hal ini biasanya berasal dari mulut ke mulut atau secara turun-temurun. Bukan dari penelitian ilmiah atau saran medis.

Berikut adalah mitos-mitos bahaya bumil makan durian yang banyak dipercaya masyarakat sekaligus fakta penjelasannya.

1. Janin akan kepanasan

Banyak orang percaya bahwa durian akan membuat tubuh kepanasan sehingga jika ibu hamil mengonsumsinya, janin pun akan kepanasan.

Mitos ini awalnya menyebar dari kepercayaan kuno bangsa Tionghoa yang dibawa ke Asia Tenggara.

Namun, belum ada bukti ilmiah atau contoh kasus terjadinya komplikasi janin kepanasan yang telah diketahui.

Kenyataannya, kalau ibu hamil makan durian dalam jumlah wajar justru akan mendapatkan manfaat durian yang baik bagi kehamilan.

2. Kadar kolesterol yang tinggi

Durian sering sekali disebut-sebut sebagai buah dengan kadar kolesterol yang sangat tinggi. Mengonsumsi durian bisa meningkatkan tekanan darah, terutama bagi ibu hamil.

Mitos ini tidak benar sama sekali karena faktanya, buah ini tidak mengandung kolesterol jahat untuk tubuh.

Kolesterol biasanya ditemukan pada makanan yang mengandung lemak jenuh seperti daging merah, produk turunan susu, atau makanan laut.

Durian justru mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk mengurangi tingkat kolesterol jahat dalam tubuh.

Maka, ibu hamil yang memiliki kadar kolesterol tinggi tak perlu khawatir lagi untuk makan durian dengan porsi yang sesuai.

Dari pembahasan di atas, maka dapat dikatakan bahwa secara umum durian bukanlah buah yang berbahaya untuk ibu hamil.

Namun, tentunya Anda harus berhati-hati apabila memiliki keluhan saat hamil atau kondisi kesehatan tertentu.

Sebaiknya, konsultasikanlah dengan dokter kandungan Anda mengenai apa saja yang sebaiknya dikonsumsi selama kehamilan.

Dokter akan memberikan saran mengenai pola makan yang sebaiknya dilakukan dan terbaik untuk Anda serta bayi.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Informasi Seputar Cat Kuku dan Dampaknya untuk Kesehatan

Bau cat kuku gel yang menyengat kerap membuat ibu hamil merasa tak nyaman. Lantas, bagaimana penggunaan dari segi keamanannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 24 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Kenali 5 Tanda-Tanda Bayi Akan Lahir Dalam Waktu Dekat

Sekitar 1-4 minggu sebelum persalinan, Anda akan mulai merasakan sejumlah perubahan tubuh yang menjadi tanda bayi akan lahir dalam waktu dekat. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Persiapan Melahirkan, Melahirkan, Kehamilan 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memakai Test Pack

Tes kehamilan bisa dilakukan di rumah menggunakan test pack. Namun, perhatikan petunjuk penggunaan karena bisa saja Anda salah menggunakan test pack.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 21 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Apa bedanya bercak darah dari tanda hamil atau menstruasi? Pasalnya, keduanya cukup mirip. Temukan ciri dan perbedaan flek darah yang terjadi pada Anda!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
bayi tumbuh gigi

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
tanda hamil ciri hamil

20 Tanda-Tanda Hamil yang Harus Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
perbedaan mentega dan margarin

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit