home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kulit Jadi Bergelambir Setelah Diet? Atasi dengan 8 Cara Ini

Kulit Jadi Bergelambir Setelah Diet? Atasi dengan 8 Cara Ini

Meskipun berat badan Anda sudah turun setelah diet, perjalanan Anda belum selesai. Hilangnya massa lemak selama diet dapat membuat kulit dan badan menjadi bergelambir. Jadi, PR Anda selanjutnya ialah mencari cara mengencangkan tubuh dan kulit seperti sedia kala.

Nahasnya, kulit yang kendur tidak sekadar mengganggu penampilan atau menurunkan kepercayaan diri beberapa orang. Kondisi ini juga dapat menyebabkan masalah baru, seperti ruam atau iritasi kulit akibat gesekan antara lipatan kulit.

Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Mengapa kulit jadi kendur setelah diet?

menghilangkan gelambir

Kulit manusia dapat diibaratkan seperti balon. Pada kondisi aslinya, tekstur karet balon kencang dan elastis sehingga balon bisa terus mengembang ketika diisi udara. Ketika kempis, karet balon akan mengendur dan tidak kembali ke ukuran semulanya.

Begitu pula dengan kulit manusia. Seiring bertambahnya berat badan, kulit akan terus meregang untuk mengimbangi massa lemak yang bertambah. Namun, kelenturan kulit dan jaringan ikat di sekitarnya akan melemah karena terus dipaksa meregang.

Ketika timbunan lemak tubuh berhasil disingkirkan, kulit tidak mampu merapat kembali. Semakin lama kulit meregang, semakin kecil kemungkinannya untuk kembali seperti semula. Ini sebabnya banyak orang mencari cara mengencangkan tubuh setelah diet.

Akan tetapi, bukan berarti kulit tidak bisa memulihkan dirinya sama sekali. Kemampuan kulit untuk meregang dan mengencang kembali setelah kehilangan berat badan sangat tergantung pada banyak faktor, di antaranya:

  • usia,
  • kondisi genetik,
  • paparan sinar matahari,
  • seberapa banyak bobot badan yang hilang, dan
  • kebiasaan merokok.

Cara mengencangkan tubuh setelah diet

Tidak ada cara mudah untuk mengembalikan kondisi kulit yang kendur seperti semula. Sampai saat ini, tidak ada krim pengencang kulit, obat minum, korset, ataupun kain “ajaib” yang dililit di perut yang bisa secara cepat mengencangkan kulit.

Meski begitu, berbagai cara berikut mungkin dapat membantu Anda.

1. Minum air putih yang cukup

Kebiasaan minum air memang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk untuk kulit. Apabila lapisan terluar kulit kekurangan air, kulit akan menjadi kering, kasar, dan sulit memulihkan diri karena kehilangan kelenturannya.

Maka dari itu, cukupi kebutuhan cairan Anda dengan mengonsumsi minimum dua liter air setiap hari. Minum air putih yang cukup tidak hanya membuat kulit lembap, tapi juga kencang, halus, dan lebih bercahaya.

2. Berolahraga untuk membentuk otot

Cara terbaik untuk mengencangkan tubuh setelah diet yakni dengan berolahraga. Diet dapat mengurangi massa otot sehingga badan tampak kendur. Dengan berolahraga, Anda bisa membentuk otot untuk mengisi kulit yang kendur setelah kehilangan lemak.

Otot yang terbentuk akan menciptakan tampilan fisik yang lebih sehat, bukannya “kurus tapi gemuk” atau skinny fat. Guna mencapai tujuan ini, lakukan olahraga kekuatan otot seperti sit up, crunches, dan squat selama 30 menit setiap hari.

3. Mengonsumsi zat gizi penting

Lapisan terdalam kulit Anda terdiri dari protein, termasuk kolagen dan elastin. Kolagen berperan penting dalam memelihara struktur, tekstur, dan kekuatan kulit. Sementara itu, elastis menjaga kulit agar tetap kencang dan lentur.

Anda dapat mengencangkan tubuh setelah diet dengan cara mengonsumsi makanan sumber kolagen. Namun, jangan lupakan komponen lain yang meningkatkan kolagen dalam tubuh, khususnya vitamin C, asam lemak omega-3, dan air.

4. Melembapkan kulit

Pelembap untuk Kulit Berminyak

Kulit yang kering biasanya tampak lebih kendur. Untuk mengatasinya, pakailah produk pelembap yang mengandung vitamin E. Selain menjaga kelembapan kulit, kandungan vitamin E pada produk ini juga mendukung pertumbuhan sel kulit baru.

Jika Anda lebih menyukai bahan-bahan alami, Anda pun bisa menggunakan minyak kelapa atau minyak zaitun. Oleskan beberapa tetes minyak pada bagian kulit yang tampak kendur. Kandungan vitaminnya akan bekerja seperti produk pelembap.

5. Hindari paparan sinar matahari langsung

Cara yang satu ini mungkin tidak secara langsung mengencangkan tubuh setelah diet. Namun, dengan melindungi kulit dari matahari, Anda turut mencegah kendurnya kulit. Diiringi perawatan kulit yang tepat, hal ini dapat meningkatkan penampilan.

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak sel kulit dan membuat kulit menjadi kering. Jadi, jangan lupa gunakan tabir surya dengan SPF sebelum beraktivitas dan gunakan pakaian yang bisa melindungi kulit Anda.

6. Mengonsumsi buah dan sayuran

Setelah mendapatkan berat badan ideal, bukan berarti Anda melupakan kebiasaan diet dengan mudah. Tetap jaga pola makan dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral.

Cara ini akan membantu Anda mengencangkan tubuh dari dalam, khususnya setelah Anda menjalani diet ketat. Selain itu, konsumsi buah dan sayur juga membantu Anda menjaga berat badan agar stabil.

7. Melakukan perawatan kulit di dokter

dokter spesialis kulit dermatolog

Apabila kulit yang kendur dan bergelambir hanya tampak pada beberapa bagian tubuh, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter kulit. Dokter kulit mungkin dapat menawarkan beberapa perawatan untuk mengencangkan kulit secara permanen.

Jenis perawatan akan disesuaikan dengan kondisi kulit dan hasil yang Anda harapkan. Dokter mungkin akan menggunakan perangkat pengencang kulit yang menggunakan energi frekuensi inframerah atau ultrasound untuk memperbaiki masalah kulit Anda.

8. Melakukan operasi kontur tubuh (body contouring)

Jika berbagai cara sebelumnya tidak membuahkan hasil, Anda mungkin bisa mencoba operasi kontur tubuh (body contouring) setelah diet. Pada prosedur ini, dokter akan membuat sayatan besar pada tubuh untuk mengeluarkan kelebihan kulit dan lemak.

Operasi kontur tubuh biasanya ditargetkan pada area-area tubuh yang berlemak dan rentan bergelambir, seperti perut, pinggul, dan lengan atas. Akan tetapi, prosedur ini tidaklah umum dan Anda harus berkonsultasi kepada dokter terlebih dulu.

Hilangnya massa lemak saat diet bisa membuat tubuh tampak kendur dan bergelambir. Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya, mulai dari mengubah pola makan hingga menjalani perawatan di dokter kulit.

Namun, perlu diingat bahwa kulit membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Tingkat kelenturan kulit juga ditentukan oleh banyak faktor. Dalam beberapa kasus, kulit mungkin tidak bisa kembali lentur seperti semula.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How to hydrate your skin. (2021). Retrieved 2 July 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/expert-answers/hydrated-skin/faq-20058067

Non-Surgical Skin Tightening | The American Board of Cosmetic Surgery. (2021). Retrieved 2 July 2021, from https://www.americanboardcosmeticsurgery.org/procedure-learning-center/non-surgical-procedures/skin-tightening/

Many ways to firm sagging skin – AAD. (2021). Retrieved 2 July 2021, from https://www.aad.org/public/cosmetic/younger-looking/firm-sagging-skin

Skin Removal Surgery Post Weight Loss | ABCS. (2021). Retrieved 2 July 2021, from https://www.americanboardcosmeticsurgery.org/procedure-learning-center/body-procedures/skin-removal-after-weight-loss/

Asserin, J., Lati, E., Shioya, T., & Prawitt, J. (2015). The effect of oral collagen peptide supplementation on skin moisture and the dermal collagen network: evidence from an ex vivo model and randomized, placebo‐controlled clinical trials. Journal Of Cosmetic Dermatology, 14(4), 291-301. doi: 10.1111/jocd.12174

Baumann L. and Zelickson, B. (2016). Evaluation of micro-focused ultrasound for lifting and tightening neck laxity. Journal of Drugs in Dermatology, 15(5), 607-614.

Hasanbegovic, E., & Sørensen, J. (2014). Complications following body contouring surgery after massive weight loss: A meta-analysis. Journal Of Plastic, Reconstructive & Aesthetic Surgery, 67(3), 295-301. doi: 10.1016/j.bjps.2013.10.031

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 02/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x