home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Cara Mengencangkan Kulit Kendur Setelah Berat Badan Turun

4 Cara Mengencangkan Kulit Kendur Setelah Berat Badan Turun

Selamat! Segala kerja keras dan peluh keringat yang Anda korbankan selama ini akhirnya berbuah manis. Sukses menurunkan berat badan adalah prestasi mengesankan yang belum tentu semua orang bisa capai dengan mulus. Namun, memiliki berat badan ideal setelah memangkas beberapa digit angka di timbangan terkadang menimbulkan satu efek samping yang cukup bikin keki: kulit kendur. Naasnya, kulit kendur bukan hanya sekadar menciutkan kepercayaan diri, namun juga dapat memengaruhi kesehatan Anda. Kulit yang bergelambir dapat menyebabkan ruam dan infeksi

Bagaimana cara mengencangkan kulit kendur dan bergelambir setelah sukses turun berat badan? Simak di sini tipsnya.

Kenapa kulit jadi kendur dan bergelambir setelah berat badan turun?

Kulit manusia dapat dianalogikan seperti balon. Di kondisi aslinya, tekstur karet balon kencang dan elastis, yang akan terus mengembang ketika diisi udara. Ketika kempis, balon tidak akan kembali ke ukuran semulanya. Karet balon malah akan melar dan mengendur. Begitu juga kulit manusia. Kulit akan meregangkan diri untuk mengakomodasi setiap tambahan berat badan yang didapat oleh tubuh.

Seiring waktu, elastisitas kulit dan jaringan ikatnya melemah karena terus-terusan dipaksa meregang. Oleh karena itu, ketika timbunan lemak berhasil disingkirkan, kulit tak lagi mampu untuk merapat kembali. Semakin lama kulit ditarik, semakin kecil kemungkinannya untuk kembali seperti semula.

Akan tetapi, bukan sama sekali mustahil bagi kulit untuk pulih dan memperbaiki dirinya. Kemampuan kulit untuk meregang dan mengencang kembali setelah kehilangan berat badan akan bergantung pada banyak faktor, seperti kualitas komponennya (seberapa banyak kolagen dan elastin yang dimiliki kulit), usia, genetik, sinar matahari, seberapa banyak berat badan yang hilang, dan apakah Anda merokok atau tidak.

Bagaimana cara mengencangkan kulit bergelambir setelah berat badan turun?

Tidak ada cara mudah untuk mengembalikan penampilan kulit yang kendur seperti semula setelah berat badan turun drastis. Sampai saat ini tidak ada krim pengencang kulit, obat minum, korset, atau kain “ajaib” yang dililit di perut yang bisa secara cepat mengencangkan kulit. Hanya ada empat cara yang terpercaya efektif untuk mengembalikan kulit kencang Anda, yaitu:

1. Membentuk otot

Selain memangkas lemak, diet ketat jangka panjang seringnya juga menghilangkan massa otot yang ada. Massa otot yang hilang akan semakin memperluas “kekosongan” di antara kulit dan jaringan di bawahnya.

Nah, membentuk otot adalah solusi utama dari masalah kulit ini karena otot akan hadir menggantikan posisi lemak untuk mengisi kelonggaran di kulit. Tubuh ideal yang berotot kemudian menciptakan tampilan fisik yang lebih sehat dan bugar, bukannya “kurus tapi gemuk” alias skinny fat yang banyak ditemui di luar sana.

Fokuskan rutinitas olahraga Anda dengan latihan kekuatan otot, seperti angkat beban, pushup, atau squat untuk membantu membangun massa otot.

2. Perbanyak beberapa jenis nutrisi penting

Lapisan terdalam kulit terdiri dari protein, termasuk kolagen dan elastin. Kolagen membentuk hampir 80% struktur kulit, untuk memberikan teksturnya yang kenyal dan kuat. Elastin berperan menjaga kulit tetap kencang dan elastis.

Banyak yang tidak menyadari bahwa ketersediaan dua agen pemelihara kesehatan kulit ini sedikit banyak dipengaruhi oleh makanan yang Anda makan. Nutrisi tertentu penting untuk produksi kolagen dan komponen kulit sehat lainnya, seperti protein, vitamin C, asam lemak omega-3, dan air. Beberapa jenis nutrisi tersebut dapat Anda dapatkan di sayuran hijau, tomat, jeruk dan salmon

3. Kencangkan kulit di dokter

Jika kulit yang kendur dan bergelambir hanya ada di beberapa tempat, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kulit Anda. Dokter mungkin akan menggunakan perangkat pengencang kulit yang menggunakan energi frekuensi inframerah atau ultrasound untuk memperbaiki masalah kulit Anda.

4. Operasi body contouring

Ketika jumlah berat badan yang turun amat sangat besar, bahkan hingga puluhan kilo, hanya dengan membentuk otot dan makan teratur saja tidaklah cukup. Dua cara ini saja tidak akan bisa mengisi kekosongan yang begitu besar. Treatment pengencangan kulit di dokter juga mungkin tidak memadai. Satu-satunya cara perawatan kulit yang efektif untuk kasus ini adalah dengan operasi kontur tubuh (body contouring).

Ketika melakukan operasi ini, dokter akan membuat sayatan besar di area tubuh yang bermasalah untuk mengeluarkan sisa kelebihan kulit dan lemak. Sayatan kemudian dijahit kembali. Operasi kontur tubuh biasanya ditargetkan pada area-area tubuh yang berlemak dan rentan kulit bergelambir, seperti perut, pantat, pinggul, paha, punggung, wajah, dan lengan atas.

Tapi cara ini termasuk jarang untuk dilakukan. Hanya sekitar 20% orang eks-obesitas yang menjalani operasi kontur tubuh, kata John Morton, MD, presiden American Society for Metabolic and Bariatric Surgery, dilansir dari WebMD.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal diperbarui 29/07/2017
x