Sering Olahraga Tak Pakai Pemanasan? Ini 3 Risiko yang Mungkin Terjadi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Suka olahraga? Jangan lupa untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Banyak orang mengatakan bahwa pemanasan sebelum olahraga sangat penting dilakukan. Jika tidak, Anda lebih berisiko mengalami cedera saat olahraga. Selain itu, pemanasan sebelum olahraga juga bermanfaat untuk meningkatkan performa Anda saat olahraga.

Memang, sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh Anda saat pemanasan? Mengapa begitu penting?

Apa itu pemanasan?

Sesuai dengan namanya, pemanasan adalah kegiatan yang dilakukan sebelum olahraga untuk membantu meningkatkan suhu tubuh Anda. Hal ini membantu mempersiapkan tubuh atau membuat tubuh beradaptasi dengan kegiatan olahraga yang akan Anda lakukan, sehingga tubuh tidak ‘kaget’ saat olahraga.

Pemanasan dapat membantu mempercepat detak jantung dan pernapasan Anda, sehingga aliran darah yang kaya nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan otot-otot Anda saat berolahraga dapat mengalir dengan lancar. Sesi pemanasan yang baik berlangsung dalam waktu 5-10 menit

Aktivitas yang dilakukan saat pemanasan adalah yang membuat semua kelompok otot utama bergerak, seperti latihan kardiovaskular yang dikombinasikan dengan peregangan. Latihan kardiovaskular dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan suhu tubuh, dan meningkatkan detak jantung. Sedangkan, latihan peregangan dilakukan untuk mempersiapkan otot sebelum berolahraga. Anda bisa melakukan gerakan jalan di tempat sambil mengayunkan lengan sebagai pemanasan sederhana.

Apa efeknya kalau tidak melakukan pemanasan sebelum olahraga?

Tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga dapat menyebabkan Anda mengalami cedera. Cedera ini bisa terjadi dalam tingkat yang ringan sampai tingkat yang parah. Tak hanya itu, tidak melakukan pemanasan sebelum olahraga juga dapat mengakibatkan hal-hal lain yang merugikan Anda, seperti berikut ini.

1. Meningkatkan risiko cedera

Bagaimana cedera bisa terjadi? Cedera pada otot bisa terjadi ketika otot mendapatkan terlalu banyak tekanan, biasanya saat diregangkan di bawah tekanan seperti saat menurunkan beban berat. Cedera bisa terjadi karena otot tidak menghasilkan kekuatan yang cukup untuk menopang dirinya sendiri atau karena otot tidak berkontraksi pada waktu yang tepat untuk melakukan gerakan tertentu.

Ini bisa diakibatkan karena darah yang mengalir ke otot kurang menyediakan energi bagi otot untuk melakukan aktivitasnya. Mengapa begitu? Tidak cukup melakukan pemanasan sebelum olahraga dapat mengakibatkan aliran darah kurang banyak menuju otot, sehingga otot kurang siap dalam menyediakan energi untuk melakukan gerakan-gerakan saat Anda olahraga.

2. Menurunkan performa

Pemanasan dapat membantu menyiapkan tubuh Anda secara perlahan sebelum olahraga. Ini secara bertahap dapat meningkatkan sirkulasi darah dan detak jantung, sehingga sendi-sendi melonggar dan aliran darah yang diterima otot menjadi meningkat. Hal ini membuat tubuh Anda lebih siap dalam melakukan olahraga, cadangan energi di otot pun lebih tersedia untuk menunjang otot saat berolahraga. Sehingga performa Anda saat melakukan olahraga dapat lebih terjaga.

Beda halnya jika Anda tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga. Anda mungkin akan lebih cepat merasa lelah sehingga menurunkan performa Anda saat berolahraga.

3. Anda kurang siap dalam melakukan olahraga

Dalam segi mental, orang yang tidak melakukan pemanasan biasanya kurang siap dalam melakukan olahraga, terlebih olahraga yang berat atau yang dilakukan dalam waktu lama. Pemanasan merupakan kesempatan baik bagi Anda untuk mempersiapkan diri secara mental sebelum pertandingan olahraga. Di samping meningkatkan aliran darah ke otot dan sendi, pemanasan juga meningkatkan aliran darah ke otak, yang membantu dalam meningkatkan fokus dan kewaspadaan saat berolahraga.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Sit Up Tidak Bisa Menghilangkan Lemak Perut?

Sudah rajin sit up tapi perut masih buncit? Wajar saja, karena kita tidak bisa hanya menghilangkan lemak di bagian tertentu saja. Jadi harus bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Ini Bahayanya Jika Anda Berolahraga di Siang Hari Saat Panas Terik

Katanya, olahraga di siang hari bisa membakar kalori lebih banyak sehingga efektif untuk menurunkan berat badan. Padahal, justru bisa berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Olahraga Lainnya, Kebugaran 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Ingin Membentuk Otot? Jangan Latihan Keras Setiap Hari

Agar otot lebih kuat, tak perlu olahraga mati-matian. Penelitian membuktikan kalau Anda perlu meluangkan waktu satu hari untuk "rest day" dan tidak ngegym.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Apakah Sehat Jika Wanita Berotot Kekar Bak Pria Binaragawan?

Otot kekar identik dengan pria yang sehat dan bugar. Bagaimana kalau wanita yang punya otot kekar? Apakah bisa? Apakah hal ini sehat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 19 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tips olahraga hiv

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga kardio dan angkat berat untuk menurunkan berat badan

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit