home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Susu Protein Kasein, Benarkah Efektif untuk Membesarkan Otot?

Susu Protein Kasein, Benarkah Efektif untuk Membesarkan Otot?

Anda mungkin sudah tahu bahwa tubuh sangat memerlukan asupan protein apabila ingin membentuk dan memperkuat otot. Ternyata ada banyak jenis protein yang bermanfaat, salah satunya adalah protein kasein. Pada artikel berikut ini, Anda bisa simak lebih jelas sebenarnya apa manfaat kasein untuk otot dan dari mana saja sumber protein ini Anda dapatkan.

Apa itu protein kasein?

Kasein adalah salah satu jenis protein yang terdapat dalam produk-produk olahan susu, seperti susu, yogurt, es krim, keju, dan beberapa makanan olahan lainnya. Bahkan, protein ini jadi kandungan protein terbanyak dalam susu, yang mana jumlahnya kira-kira sebanyak 80 persen dan terdapat dalam dadih susu.

Seperti halnya whey protein, protein dominan ini juga bisa menghasilkan peptida bioaktif. Peptida bioaktif adalah kumpulan asam amino yang berfungsi untuk menjaga kesehatan sistem peredaran darah, saraf, pencernaan, dan kekebalan tubuh.

Berbagai manfaat kasein untuk membentuk otot

susu kedelai untuk meningkatkan massa otot

Berolahraga, misalnya latihan kekuatan otot umumnya Anda lakukan untuk membangun massa otot. Selain latihan fisik, tentu Anda jangan lupa memperhatikan asupan nutrisi. Salah satunya, Anda juga bisa menambah asupan protein kasein jika menginginkan bentuk tubuh atletis dan berotot yang lebih maksimal.

Pasalnya, ada beragam manfaat kasein bagi otot yang sayang untuk Anda lewatkan. Berikut adalah beberapa khasiat terpenting yang berguna untuk membentuk otot tubuh Anda.

1. Lebih lambat dicerna tubuh

Bila whey protein sangat cepat dicerna oleh tubuh, berbeda halnya dengan kasein. Tubuh Anda akan mencerna nutrisi ini secara perlahan, bahkan hingga tujuh jam lamanya. Proses pencernaan yang lambat ini sangat berguna untuk memperbaiki kerusakan sel dan jaringan otot.

Kasein juga sekaligus menyediakan nutrisi yang cukup untuk memulihkan kekuatan otot setelah lelah bekerja seharian. Proses pencernaan yang lebih lama pun juga bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Alhasil, protein kasein sebaiknya Anda konsumsi bukan sebelum atau saat berolahraga, melainkan setelah olahraga. Beberapa orang juga memilih untuk mengonsumsinya sebelum tidur, sekaligus menjaga perut Anda tidak keroncongan sepanjang malam.

2. Membangun massa otot lebih besar

Selain memperbaiki kerusakan otot, manfaat kasein juga penting untuk membentuk massa otot. Sebuah penelitian dalam Journal of Strength and Conditioning Research membuktikan bahwa mengonsumsi kasein selama sepuluh minggu bisa membantu pembentukan massa otot.

Tentunya, untuk mendapatkan hasil maksimal Anda juga perlu membarengi konsumsi protein dengan aktivitas olahraga, seperti latihan ketahanan (resistance training) secara rutin.

3. Menambah kekuatan otot

Kebanyakan kalangan saat ini mengonsumsi whey protein untuk membantu meningkatkan kekuatan otot mereka. Padahal, sebuah penelitian dalam jurnal Annals of Nutrition and Metabolism juga mencatat manfaat kasein untuk menambah kekuatan otot.

Penelitian tersebut mencatat peserta yang mengonsumsi protein kasein ternyata menunjukkan peningkatan kekuatan kaki, dada, serta bahu mereka nyaris hingga dua kali lipat daripada peserta yang hanya mengonsumsi whey protein.

Para peneliti mempercayai kalau protein ini memiliki efek antikatabolik, yakni bisa mencegah kerusakan, membangun, dan memelihara jaringan otot. Khasiat ini tentu sayang jika tidak Anda barengi dengan latihan, seperti ketahanan otot atau intensitas berat.

4. Meningkatkan laju metabolisme tubuh

Selain berolahraga untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot, Anda mungkin juga memiliki target untuk menghilangkan lemak dan membakar kalori tubuh. Mengonsumsi kasein terbukti bisa meningkatkan metabolisme tubuh untuk membantu menurunkan berat badan Anda.

Peningkatan asupan kasein dalam asupan makanan harian dapat mengontrol berat badan dan memperbaiki komposisi tubuh. Hal ini sekaligus juga meningkatkan pengeluaran energi, tetapi dengan kondisi perut yang kenyang lebih lama.

Perlukan mengonsumsi suplemen kasein?

Kasein bisa Anda temukan dalam macam-macam sumber pangan alami dari susu, misalnya susu sapi, yogurt, es krim, keju, dan mentega. Sayangnya, Anda mungkin tidak bisa terlalu banyak mengonsumsi produk turunan susu dalam sehari karena berisiko meningkatkan asupan kalori dan lemak.

Tak perlu khawatir, saat ini sudah banyak produk suplemen yang tersedia sehingga Anda tidak perlu mengonsumsi terlalu banyak susu atau keju. Suplemen tersebut biasanya berbentuk bubuk dan harus Anda larutkan dalam air, seperti membuat susu bubuk.

Anda bisa mengonsumsi suplemen ini beberapa jam sebelum atau setelah berolahraga, sebagai camilan, dan juga malam hari sebelum tidur. Namun, selalu perhatikan label kemasan untuk mengetahui berapa dosis yang dianjurkan.

Jika Anda memiliki alergi terhadap protein susu, sebaiknya hindari konsumsi suplemen kasein. Konsultasikan ke dokter untuk menemukan alternatif suplemen sesuai kebutuhan Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Casein Protein Guide: Types, Benefits, Dosages, & FAQ. Muscle & Strength. Retrieved 11 July 2017, from https://www.muscleandstrength.com/expert-guides/casein-protein

De Medeiros, J. Benefits of casein protein. Men’s Journal. Retrieved 11 July 2017, from https://www.mensjournal.com/food-drink/5-benefits-of-casein-protein/.

Samuels, M. (2021). Casein Protein Benefits. Livestrong.com. Retrieved 11 July 2017, from https://www.livestrong.com/article/86604-casein-protein-benefits/.

Boldt, A., & Tremblay, S. Less Obvious Foods That Contain the Protein Casein. Livestrong.com. Retrieved 11 July 2017, from https://www.livestrong.com/article/84595-foods-contain-casein-protein/

Kerksick, C. M., Rasmussen, C. J., Lancaster, S. L., Magu, B., Smith, P., Melton, C., Greenwood, M., Almada, A. L., Earnest, C. P., & Kreider, R. B. (2006). The effects of protein and amino acid supplementation on performance and training adaptations during ten weeks of resistance training. Journal of strength and conditioning research, 20(3), 643–653. https://doi.org/10.1519/R-17695.1 

Demling, R. H., & DeSanti, L. (2000). Effect of a hypocaloric diet, increased protein intake and resistance training on lean mass gains and fat mass loss in overweight police officers. Annals of nutrition & metabolism, 44(1), 21–29. https://doi.org/10.1159/000012817

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Tanggal diperbarui 21/07/2017
x