Terbukti, Ketahanan Otot Wanita Ternyata Dua Kali Lebih Kuat dari Pria

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika mendengar kata “atletis”, sosok seperti apa yang muncul dalam bayangan Anda? Kebanyakan pasti membayangkan sosok laki-laki gagah dan berotot. Sejak zaman prasejarah, laki-laki dianggap sebagai sosok yang lebih kuat dan berotot daripada perempuan pada umumnya. Namun, penelitian di zaman modern menawarkan sudut pandang yang berbeda soal ketahanan otot wanita dan pria.

Jadi otot siapa yang ketahanannya lebih kuat, wanita atau pria? Simak jawabannya berikut ini!

Apa yang dimaksud dengan ketahanan otot?

Ketahanan otot adalah kemampuan otot untuk berkontraksi dalam periode waktu yang cukup lama. Misalnya ketika Anda melakukan latihan plank. Anda harus menahan seluruh beban tubuh Anda menggunakan otot-otot lengan dan perut dalam waktu yang cukup lama. Semakin kuat ketahanan otot Anda, semakin lama pula Anda bisa menahan posisi tersebut.  

Ketahanan otot wanita ternyata lebih kuat

Sejumlah penelitian membuktikan kalau laki-laki memang memiliki massa otot yang lebih besar daripada perempuan. Akan tetapi, massa otot besar tidak menjamin otot Anda punya ketahanan yang kuat.

Sebuah penelitian yang dilaksanakan oleh tim ahli dari University of Colorado menunjukkan bahwa wanita ternyata memiliki ketahanan hingga dua kali lipat lebih besar daripada pria. Penelitian lain dalam The Indian Journal of Medical Research juga mengungkapkan hal yang serupa, bahwa wanita ototnya lebih mampu menahan tekanan dibanding pria.

Dalam berbagai studi tersebut, para pakar kesehatan dan olahraga menemukan bahwa ketika berolahraga, otot yang kuat dan besar justru memiliki ketahanan yang lebih rendah. Pria yang ototnya besar dan kuat biasanya tak sanggup menahan beban berat dalam waktu yang lama. Padahal pria mampu menahan beban yang sangat berat.

Sedangkan wanita yang tergabung dalam penelitian yang telah disebutkan tadi pada umumnya tak mampu menahan beban yang terlalu berat. Akan tetapi, para wanita tersebut sangup menahan beban dalam waktu yang sangat lama.

Berbagai faktor yang memengaruhi ketahanan otot

Selain karena perbedaan massa otot, ada beberapa faktor lain yang memengaruhi ketahanan otot pria dan wanita. Berikut ini adalah berbagai faktornya.

1. Perbedaan kadar hormon

Wanita memiliki kadar hormon estrogen yang lebih tinggi daripada pria. Estrogen berperan penting dalam menjaga otot-otot tubuh. Dengan begitu, otot jadi lebih tahan terhadap tekanan dan kontraksi dalam waktu lebih lama.

Sedangkan pria memiliki kadar hormon testosteron lebih tinggi daripada wanita. Hormon inilah yang bertanggung jawab untuk membangun massa dan kekuatan otot pada pria dan wanita. Namun, karena hormon testosteron yang tinggi, pria jadi cenderung berolahraga dengan latihan yang lebih keras dan beban yang lebih berat. Karena itu, otot-otot pria jadi mudah lelah dan tidak bisa menahan kontraksi terlalu lama.

2. Beda jenis latihan

Baik wanita maupun pria sama-sama kerap menjalani latihan ketahanan fisik. Namun, laki-laki umumnya memilih olahraga dengan intensitas yang berat tapi waktunya lebih singkat. Ini karena banyak laki-laki ingin membentuk otot dengan cepat.

Sementara itu, kebanyakan wanita mungkin berolahraga dengan tujuan menurunkan berat badan. Maka, mereka cenderung memilih olahraga dengan intensitas sedang namun waktunya lebih lama. Karena perbedaan jenis latihan ini, wanita pun jadi lebih terbiasa menahan kontraksi otot tubuh lebih lama dari pria.

3. Aliran darah wanita lebih deras

Sebuah penelitian oleh tim yang dipimpin pakar ilmu olahraga Sandra K. Hunter dalam Journal of Applied Physiology mengungkapkan bahwa wanita memiliki aliran darah yang lebih deras menuju otot dibanding pria. Hal ini membuat otot-otot wanita jadi lebih tahan tekanan dan kontraksi. Namun, para ahli menyatakan bahwa penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mendukung hasil temuan ini.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tanda Pasangan Anda Sedang Memendam Rasa Dengan Orang Lain

Pasangan Anda berubah? Bisa saja ia sedang selingkuh hati. Bagaimana ciri-ciri orang yang sedang selingkuh pakai hati? Simak tanda-tandanya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tanpa Disadari, Hal-Hal Ini Bisa Menyebabkan Bulu Mata Rontok

Bulu mata membantu membangun karakter wajah seseorang. Tidak heran jika bulu mata rontok bisa bikin Anda minder. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Tangan atau tubuh tiba-tiba gemetar setelah minum kopi? Hati-hati, mungkin Anda sudah mengalami overdosis kafein. Apa saja gejala lainnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat mimisan alami

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
olahraga mengecilkan perut

6 Gerakan Olahraga yang Manjur Mengecilkan Perut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
bercak putih di puting

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
payudara sakit tanda hamil

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit