Panduan Melatih Kekuatan Otot Lewat Olahraga TRX Bagi Pemula

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Dari sekian banyak jenis olahraga yang sedang populer saat ini, olahraga TRX mungkin bisa Anda jadi pilihan untuk melatih kekuatan otot. Berikut semua informasi lengkap seputar jenis olahraga yang dipopulerkan oleh banyak selebritis di sosial media.

Apa itu olahraga TRX?

TRX merupakan kepanjangan dari total body resistance exercise. Olahraga TRX pada awalnya dirancang untuk tentara militer Amerika Serikat yang membutuhkan olahraga dalam ruangan sempit. Dengan rejime olahraga ini, Anda hanya memanfaatkan berat tubuh Anda sendiri untuk membangun otot. Yang hanya Anda butuhkan untuk membantu sesi latihan Anda adalah seutas tali khusus.

Manfaat olahraga TRX untuk kesehatan

Salah satu manfaat olahraga TRX telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang melibatkan sebanyak 16 orang peserta. Dalam penelitian ini, para peserta diminta untuk melakukan sesi TRX sebanyak 3 kali dalam seminggu, selama 8 minggu berturut-turut. Di akhir penelitian diketahui bahwa rata-rata peserta mengalami penurunan kadar lemak tubuh dan punya massa otot yang lebih berat.

Para ahli juga menyatakan bahwa selama satu jam melakukan TRX, Anda bisa membakar kalori kurang lebih 350-550 kalori, tergantung dengan masing-masing performa olahraga. Jadi, olahraga TRX cukup bisa membantu menurunkan berat badan. Bahkan, dalam penelitian yang telah disebutkan sebelumnya, olahraga ini terbukti mampu mengecilkan ukuran lingkar pinggang.

Panduan melakukan olahraga TRX bagi pemula

Semua orang dapat melakukan olahraga TRX, bahkan bagi Anda yang masih pemula sekalipun. Pasalnya, gerakan-gerakan yang dilakukan ketika melakukan TRX bukan gerakan high impact. Olahraga berfokus untuk melatih semua otot tubuh Anda bergerak, namun dalam waktu yang perlahan.

Lantas, gerakan apa saja yang bisa dilakukan jika ingin mencoba TRX? Berikut gerakan yang bisa Anda coba.

1. Jump squat

sumber: www.shape.com

Bukan squat biasa, namun Anda harus melakukan lompatan di akhir gerakan. Jadi pertama-tama, tarik tali dan kemudian lakukan squat. Pastikan tali tidak kendur. Kemudian, dorong tumit Anda dan lakukan loncatan. Lakukan gerakan ini beberapa kali.

2. Single leg lunge

sumber: www.shape.com

Tarik tali dan sejajarkan pada dada. Selanjutnya, tekuk salah satu kaki dan bawa tubuh ke bawah. Sementara itu, kaki yang satunya luruskan ketika tubuh berada di bawah. Kemudan, angkat tubuh dan lakuka gerakan itu kembali.

3. Melatih otot bisep

sumber: www.shape.com

Buka kaki selebar bahu, kemudian tarik tali hingga meregang. Lalu, maju satu langkah. Ketika maju satu langkah, tangan menekuk ke arah atas sambil memegang tali. Kemudian, luruskan tangan dan kembali tekuk tangan. Lakukan hal tersebut beberapa kali.

4. Push up

xumber: www.shape.com

Push up dengan tali TRX tidak jauh berbeda, kali ini pegang tali lurus ke arah bawah. Selanjutnya mundur satu langkah dan tekuk tangan Anda. lakukan gerakan ini seperti sedang push up.

Ingat, jika Anda pemula, sebaiknya lakukan bersama personal trainer untuk menghindari cedera.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit