Langkah Mudah Memeriksa Payudara Sendiri dengan SADARI

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/01/2020 . 6 mins read
Bagikan sekarang

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) adalah cara termudah untuk mendeteksi kelainan pada bentuk, ukuran, serta tekstur payudara. Pemeriksaan ini juga bisa membantu memprediksi kemungkinan kanker payudara maupun penyakit lainnya sedini mungkin.

Kapan harus mulai melakukan SADARI?

penyebab kista payudara

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) bisa dilakukan rutin di rumah tanpa memerlukan bantuan alat apa pun. Lantas, di usia berapa dan kapan sudah bisa mulai memeriksa payudara sendiri (SADARI)?

Setiap wanita yang sudah lewat masa puber harus menyadari adanya perubahan pada payudara mereka. Untuk pemeriksaan payudara sendiri, Anda dianjurkan rutin melakukannya sejak usia 20 tahun-an.

Waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) adalah seminggu sebelum dan/atau setelah menstruasi. Rentang waktu ini dibuat bukan tanpa alasan. Kondisi payudara Anda pada masa ini masih dalam keadaan normal.

Payudara Anda belum mengalami perubahan ukuran, bentuk, maupun kepadatan, akibat pengaruh hormon khas menstruasiMaka itu, Anda dianjurkan untuk melakukan SADARI ketika tidak sedang menstruasi.

Cara memeriksa payudara sendiri dengan SADARI

bentuk payudara

Cara memeriksa payudara dengan teknik SADARI terbilang sederhana sehingga bisa dilakukan rutin di rumah. SADARI biasanya juga dilakukan sebagai pemeriksaan tahap pertama sebelum memastikannya dengan teknik mammografi yang melibatkan penggunaan alat canggih di rumah sakit.

Untuk memeriksa payudara sendiri, ada tiga cara utama SADARI yang bisa dilakukan, yaitu:

SADARI di kamar mandi

Saat mandi coba periksa payudara Anda dengan meraba seluruh areanya dari atas hingga ke bawah. Anda bisa menggunakan tiga jari utama yaitu telunjuk, tengah, dan jari manis.

Agar lebih mudah dan tidak terasa sakit, lakukan SADARI dengan memeriksa payudara Anda dalam keadaan licin atau sedang disabuni. Kemudian, rabalah payudara dengan gerakan melingkar mulai dari luar dekat ketiak hingga ke tengah puting. Rasakan apakah ada benjolan atau perubahan tekstur pada payudara yang sebelumnya tak pernah ada.

Selain area payudara, jangan lupa untuk memeriksa area ketiak dan atas tulang selangka. Pasalnya, area ini juga sering kali ditumbuhi sel kanker.

SADARI sambil bercermin

Pastikan Anda telah melepas semua pakaian bagian atas, kemudian berdiri di depan cermin dengan posisi kedua tangan di samping tubuh. Sekarang, Anda siap untuk mulai memeriksa payudara sendiri.

Amati dengan saksama dan perlahan mengenai beberapa poin berikut ini:

  • Perubahan pada bentuk, ukuran, serta posisi kedua payudara simetris atau tidak
  • Adanya lekukan
  • Kondisi puting masuk atau keluar
  • Kerutan pada payudara
  • Adanya benjolan abnormal pada payudara

Mulai dengan mengangkat salah satu tangan ke atas pada bagian payudara yang ingin diperiksa, kemudian tangan yang satunya bertugas untuk meraba seluruh bagian payudara dan menilai beberapa tanda penting. Lakukan hal ini secara bergantian pada kedua payudara.

Periksa bagian puting dengan membentuk gerakan memutar, dilanjutkan dengan menelusuri bagian atas payudara tepat di dekat tulang selangka, kemudian di area tulang dada, hingga ke sisi dekat ketiak. Terakhir, remas perlahan bagian puting guna memeriksa jika keluar suatu cairan abnormal dari puting.

SADARI sambil berbaring

Saat berbaring, jaringan payudara akan menyebar merata di sepanjang dinding dada sehingga memudahkan Anda melihat kejanggalan yang mungkin ada.

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk melakukan pemeriksaan ini sambil berbaring adalah meletakkan bantal di bawah bahu kanan dengan tangan di belakang kepala.

Dengan menggunakan tangan kiri Anda, gerakkan tiga jari utama, yaitu jari telunjuk, jari tengah, dan manis. Gerakkan jari-jari ini ke area payudara dengan lembut dengan gerakan melingkar kecil yang menutupi seluruh area payudara dan ketiak.

Gunakan tekanan ringan, sedang, dan kuat saat menekan area payudara. Cubit puting susu perlahan kemudian periksa apakah ada cairan yang keluar atau benjolan. Ulangi langkah yang sama untuk payudara satunya.

Anda juga bisa menggerakkan jari-jari ke atas dan ke bawah secara vertikal seperti sedang mengurutnya. Biasanya cara ini mampu menyisir semua jaringan payudara dari depan ke belakang.

Jangan lupa selain area payudara, periksa juga area atas dada yaitu tulang selangka dan dekat ketiak.

Rutin SADARI satu bulan sekali

areola adalah

Sekitar 40% kanker payudara yang resmi didiagnosis dokter sebetulnya sudah lebih dulu terdeteksi oleh wanita saat memeriksa payudara mereka sendiri atau SADARI.

Dilansir dari laman National Breast Cancer Foundation, John Hopkins Medical Center States menyarankan untuk melakukan SADARI minimal sebulan sekali.

Dengan rutin SADARI, Anda akan tahu persis seperti apa kondisi, tekstur, dan tampilan payudara sehat Anda. Anda juga dapat membedakan antara kondisi payudara saat haid dan tidak.

Oleh karena itu, penting untuk rutin SADARI satu bulan sekali demi mencegah kanker menyebar dan keparahan penyakit.

Jika ada perubahan tekstur, warna, atau tampilan, catat dalam buku khusus. Tuliskan secara detail waktu benjolan pertama kali terasa dan letak persisnya. Benjolan mungkin kerap muncul di waktu tertentu dalam sebulan tetapi bisa hilang setelahnya. Hal ini wajar karena tubuh berubah seiring dengan siklus menstruasi.

Meski prosedur lain seperti mamografi bisa membantu mendeteksi kanker sebelum merasakan gejala kanker payudara, SADARI tetap penting dilakukan. Pasalnya, prosedur ini bisa menjadi pengingat untuk Anda saat ada perubahan pada payudara.

Apa yang harus dilakukan jika menemukan benjolan pada payudara?

merawat implan payudara

Jangan panik saat merasakan adanya benjolan di payudara untuk pertama kalinya. Anda mungkin langsung berpikir yang tidak-tidak, tetapi ingatlah bahwa tidak semua benjolan di payudara pertanda kanker.

Dalam kondisi tertentu,benjolan di payudara mungkin sebatas gumpalan non-kanker yang disebabkan oleh kadar hormon tidak seimbang, tumor jinak, atau cedera.

Jangan ragu untuk menghubungi dokter jika Anda melihat atau merasakan adanya benjolan. Apalagi jika ternyata benjolan tak kunjung hilang dan membesar selama lebih dari satu siklus haid.

Biasanya dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik pada payudara.

Kemudian tes pencitraan seperti ultrasonografi (USG) payudara kerap direkomendasikan untuk memeriksa benjolan payudara untuk wanita di bawah usia 30 tahun. Sementara untuk wanita yang berusia di atas 30 tahun, dokter akan merekomendasikan mammogram dan MRI payudara.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Siapa Saja yang Perlu Melakukan Mammografi?

Meski pemeriksaan mammografi bertujuan untuk skrining kanker payudara, prosedur ini tidak untuk semua orang. Berikut kelompok orang yang dianjurkan.

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kanker Payudara, Health Centers 04/11/2019 . 4 mins read

Selain Perubahan Hormonal, Ini 4 Penyebab Payudara Terasa Gatal Saat Hamil

Rasa gatal di payudara saat hamil, pasti menimbulkan kekehawatiran. Namun, apa saja penyebabnya? Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 30/10/2019 . 4 mins read

7 Tips Perawatan Payudara Penting Bagi Ibu Menyusui

Perawatan payudara harus dilakukan bagi ibu menyusui guna melancarkan pemberian ASI. Tidak sulit, kok! Begini cara merawat payudara saat menyusui.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 19/10/2019 . 8 mins read

Berbagai Pemeriksaan di Dokter untuk Mendiagnosis Kanker Payudara

Kanker payudara baru bisa dipastikan keberadaannya setelah Anda melakukan berbagai pemeriksaan atau tes. Ini pilihan tes yang biasa dokter rekomendasikan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker Payudara, Kanker 12/09/2019 . 10 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

kenapa pria suka payudara

Ini Alasan Ilmiah Kenapa Pria Suka Melirik Payudara Wanita

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . 4 mins read
seberapa sering tes mamografi

Seberapa Sering Wanita Perlu Melakukan Tes Mamografi?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 07/04/2020 . 4 mins read
kanker payudara ciri-ciri gejala penyebab obat

Kanker Payudara

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 11/11/2019 . 13 mins read
SADARI kanker payudara

Alasan SADARI Saja Tak Cukup untuk Mendeteksi Kanker Payudara

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 04/11/2019 . 4 mins read