10 Cara Mengatasi Rasa Takut Setelah Diagnosis Kanker Payudara

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/03/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Berikut adalah 10 cara untuk mengatasi rasa takut setelah diagnosis kanker payudara selama kehamilan:

  1. Kenali dokter-dokter dalam tim medis Anda dan berusahalah untuk menemuinya secara langsung. Anggaplah dokter yang telah Anda temui sebagai sumber yang terpercaya. Orang inilah yang telah Anda pekerjakan untuk membantu Anda menghadapi kanker payudara. Anda akan menemukan siapa yang paling membuat Anda nyaman, yang dapat menjawab pertanyaan Anda dan dapat membantu Anda saat Anda membutuhkannya.
  2. Carilah dokter yang menurut Anda paling nyaman diajak berkomunikasi, dokter yang dapat menjawab pertanyaan dan menanggapi urusan Anda dengan serius, dan dokter yang memberikan informasi seminim mungkin sehingga Anda akan merasa lebih nyaman pada waktu tersebut.
  3. Cari tahu apa yang perlu Anda harapkan dari hasil tes, prosedur, dan pengobatan. Tanya dokter dan suster Anda tentang detail lebih lanjut sehingga dapat meminimalkan rasa kaget. Ikuti komunitas online dan berbicaralah dengan orang yang mengalami diagnosis dan pengobatan yang sama dengan Anda.
  4. Buatlah rencana dengan dokter Anda tentang bagaimana menerima hasil tes lebih cepat. Jika memungkinkan, coba atur tes penting di awal minggu sehingga Anda tidak perlu menunggu akhir pekan di mana kinerja lab melambat atau dokter tidak berkomunikasi satu sama lain.
  5. Coba cari pusat mammografi di mana radiolog dapat membicarakan hasil tes dengan Anda sebelum Anda pulang sehingga Anda tidak perlu menunggu surat atau panggilan dari dokter Anda.
  6. Ketika Anda akan menghadapi minggu yang berat (ketika akan menghadapi mammogram atau sedang dalam proses kemoterapi), jangan jadwalkan hal yang dapat meningkatkan kadar stress Anda (seperti meeting penting di kantor, menggelar acara makan malam untuk 20 orang, atau mengorganisir hal penting lain). Gunakan orang-orang di sekitar Anda untuk membantu Anda melewati masa yang menantang ini.
  7. Lindungi diri Anda sendiri dari cerita negatif. Jika beberapa orang bermaksud baik dengan menceritakan cerita tentang orang yang berjuang melawan kanker, hentikan dan katakan, “Saya hanya maumendengar cerita dengan akhir yang bahagia!”
  8. Perhatikan emosi Anda. Jika Anda sampai pada titik di mana emosi negatif menghampiri Anda dan mengontrol Anda, bicaralah pada dokter tentang peran medisyang  mungkin dapat membantu meredakan gelisah, depresi, atau masalah tidur. Bergabunglah dengan komunitas atau forum diskusi online—tempat di mana Anda dapat membagikan pengalaman kanker payudara kepada orang yang mengerti.
  9. Jika Anda orang yang aktif, carilah komunitas olahraga yang berhubungan dengan kanker, organisasi yang mengadakan program edukasi kanker payudara, atau grup aktivis yang mengumpulkan dana penelitian kanker atau mammogram gratis. Lakukan apapun yang Anda rasa dapat menghubungkan Anda dengan orang lain yang terjangkit kanker payudara dengan cara yang positif.
  10. Lakukanlah hal-hal yang membuat Anda merasa hidup Anda positif. Cobalah untuk mencari  pengalaman berharga yang dapat memperkaya hidup, menerima diri Anda sendiri, dan menghabiskan waktu dengan orang positif yang dapat menguatkan diri Anda sendiri dan membantu Anda menentukan pilihan terbaik terkait penyakit ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Pembesaran Prostat Jinak (BPH)

    Pembesaran prostat jinak adalah kondisi di mana kelenjar prostat pria membesar tetapi bukan karena kanker. Bagaimana mengatasi kondisi ini?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 11 menit

    Tes Kesehatan untuk Menegakkan Diagnosis Kanker Ovarium

    Penegakkan diagnosis kanker ovarium harus melalui tes kesehatan yang sesuai. Lantas, tes apa saja yang digunakan sebagai cara mendeteksi kanker ovarium?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Kanker Ovarium 27/07/2020 . Waktu baca 6 menit

    Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

    Anda sering tidur dalam keadaan terang benderang dan lampu menyala? Mungkin ini saatnya mulai belajar tidur dalam gelap.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    Komplikasi yang Dapat Terjadi Akibat Penyakit dan Pengobatan Kanker Ovarium

    Komplikasi kanker ovarium bisa terjadi akibat penyakit maupun pengobatan yang dilakukan. Apa saja komplikasinya? Simak ulasannya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Kanker Ovarium 23/07/2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pencegahan cara mencegah kanker ovarium

    Hal-hal yang Dapat Dilakukan untuk Mencegah Kanker Ovarium

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    makanan buah dan sayur yang baik dan bagus untuk pasien kanker ovarium

    Aturan dan Jenis Makanan yang Disarankan untuk Pasien Kanker Ovarium

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 5 menit
    sering buang air kecil

    8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    prostatitis

    Prostatitis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 10 menit