home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Catat! Ini 5 Gejala Kanker Kantung Empedu yang Perlu Anda Waspadai

Catat! Ini 5 Gejala Kanker Kantung Empedu yang Perlu Anda Waspadai

Kantung empedu berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan cairan empedu. Cairan ini diperlukan oleh tubuh untuk memecah lemak sehingga bisa diubah menjadi energi. Sel kanker bisa menyerang salah satu bagian organ pencernaan ini dan menimbulkan kanker kantung empedu. Seperti apa gejala kanker kantung empedu?

Gejala kanker kantung empedu yang tidak boleh diabaikan

Kanker kantung empedu biasanya baru menimbulkan gejala ketika sel kanker sudah masuk ke tahap stadium lanjut. Artinya, gejala terasa saat kanker sudah menyebar atau ketika tumor sudah membesar dan menekan jaringan atau organ di sekitarnya. Namun tidak menutup kemungkinan gejala dapat muncul lebih awal.

Deteksi dini kanker dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Jika penyakit ini diketahui sejak tahap awal, pengobatan akan bekerja lebih baik. Hal tersebut tentu berdampat terhadap kualitas hidup pasien yang juga akan lebih baik.

Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengedukasi diri mengenai tanda dan gejala kanker. Menurut American Cancer Society, berikut adalah gejala kanker kantung empedu yang umumnya terjadi.

1. Sakit perut

gejala radang panggul

Banyak masalah kesehatan yang menimbulkan gejala sakit perut. Namun untuk kasus kanker kantung empedu, rasa sakit akan muncul di sebelah kanan atas. Sebab kantung empedu berada di bawah hati, yakni sisi kanan perut Anda.

Rasa sakit perut biasa akan membaik dengan sendirinya. Namun rasa sakit perut sebagai tanda adanya kanker, baik dari segi frekuensi maupun rasa nyeri, malah akan meningkat seiring waktu. Anda juga kadang tak memahami penyebab pasti timbulnya rasa nyeri tersebut.

Munculnya rasa nyeri bisa jadi pertanda bahwa tumor memberikan tekanan berlebihan pada saraf di sekitar, sehingga tubuh mengirimkan sinyal berupa rasa sakit.

2. Mual dan muntah

Sel kanker bersifat abnormal yang pertumbuhannya tidak dapat dikendalikan. Sel akan terus membelah dan tidak mati, sehingga menyebabkan penumpukan dan membentuk tumor ganas.

Ukuran tumor juga akan terus membesar seiring waktu. Pertumbuhan tumor inidapat mempersempit ruang di perut sehingga menimbulkan gejala mual dan muntah.

Sama seperti sakit perut, gejala kanker kantung empedu ini juga sering kali disepelekan karena kondisinya yang cukup umum dan kadang membaik dengan sendirinya.

3. Jaundice

Tumor yang terus membesar bisa memblokir saluran empedu. Akibatnya, cairan empedu dari hati tidak dapat mengalir ke usus. Kondisi ini menyebabkan kadar bilirubin, zat hasil penguraian sel darah merah yang memberi warna kuning pada tinja dan urine, dalam empedu menumpuk di dalam darah dan mengendap.

Orang yang mengalami kondisi ini akan menimbulkan gejala putih mata dan kulit yang berwarna kuning. Kondisi ini Anda kenal sebagai jaundice. Munculnya jaundice menjadi peringatan bagi Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

4. Perut bengkak

Saluran empedu yang tersumbat membuat kantong empedu juga membengkak. Perubahan ini menimbulkan adanya benjolan di perut sebelah kanan.

Gejala kanker kantung empedu ini kadang terasa bila disentuh. Guna mengetahui penyebab benjolan, dokter akan meminta Anda untuk menjalani tes pencitraan seperti USG.

5. Gejala kanker kantung empedu lainnya

Selain gejala di atas, beberapa penderitanya mungkin juga mengalami gejala di bawah ini.

  • Kehilangan selera makan. Kondisi terjadi karena pasien mengalami ketidaknyamanan pada perut, seperti mual dan muntah yang akhirnya membuat Anda tidak nafsu makan.
  • Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas. Nafsu makan yang memburuk disertai dengan sensasi perut yang penuh, membuat pasien makan lebih sedikit daripada seharusnya. Dalam kurun waktu tertentu, berat badan bisa menurun drastis.
  • Demam yang terjadi terus-menerus. Demam biasanya menjadi pertanda infeksi. Akan tetapi pada pasien kanker, kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa tumor di dalam tubuh berkembang lebih besar.
  • Kulit gatal. Pasien kanker yang mengalami jaundice biasanya juga merasakan gatal pada kulit. Rasa gatal terus saja muncul tanpa penyebab yang jelas. Kondisi ini yang berkaitan dengan penumpukan bilirubin.
  • Urine berwarna gelap dan feses berwarna terang atau berminyak. Adanya kanker pada sistem pencernaan sangat mungkin mempengaruhi kondisi urin dan feses Anda. Jadi, jika Anda mengalami gejala sebelumnya, perhatikan juga perubahan pada feses dan urin.

Bisakah kanker kantung empedu terdeteksi lebih awal?

Sebagian besar kasus kanker kantung empedu baru diketahui ketika tumor ganas sudah membesar dan mulai menyebar. Ada beberapa alasan kenapa penyakit ini sering kali lambat terdeteksi. Pertama, kantung empedu berada jauh di dalam tubuh, sehingga tumor yang kecil tidak bisa dirasakan keberadaannya.

Kedua, hingga kini belum ada tes darah atau tes yang andal untuk mendeteksi kanker kandung empedu lebih awal sebagai tes skrining kanker. Pada kebanyakan kasus, kondisinya diketahui ketika dilakukan pemeriksaan untuk masalah kesehatan lain, contohnya batu empedu.

Kapan saya harus ke dokter?

pencegahan kanker tiroid

Jika Anda merasakan gejala kanker kantung empedu seperti yang dipaparkan sebelumnya, segera periksa ke dokter. Jenis kanker ini terbilang cukup langka, sehingga kebanyakan gejala yang muncul kemungkinan besar disebabkan oleh kondisi lain, seperti batu empedu dan penyakit hati.

Namun, bukan berarti Anda menyepelekan gejala kanker kantung empedu yang muncul. Apalagi jika Anda pernah mengalami penyakit batu empedu atau peradangan pada empedu (kolangitis). Kedua kondisi tersebut menempatkan diri Anda pada risiko kanker kantung empedu yang semakin tinggi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Signs of gallbladder cancer: Symptoms of gallbladder cancer. (n.d.). Retrieved July 28, 2021, from https://www.cancer.org/cancer/gallbladder-cancer/detection-diagnosis-staging/signs-and-symptoms.html.

Can gallbladder cancer be found early? (n.d.). Retrieved July 28, 2021, from https://www.cancer.org/cancer/gallbladder-cancer/detection-diagnosis-staging/detection.html

Gallbladder cancer. (2020, December 02). Retrieved July 28, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gallbladder-cancer/symptoms-causes/syc-20353370

Gallbladder. (n.d.). Retrieved July 28, 2021, from https://muschealth.org/medical-services/ddc/patients/digestive-organs/gallbladder

Fever. (n.d.). Retrieved July 28, 2021, from https://www.cancer.org/treatment/treatments-and-side-effects/physical-side-effects/low-blood-counts/fever.html

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 14/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.