Informasi Lengkap Mengenai Limfoma Hodgkin, Mulai dari Gejala Hingga Cara Mengobati

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Limfoma atau kanker getah bening adalah jenis kanker darah yang berkembang di sistem limfatik atau getah bening. Penyakit kanker ini memiliki beragam jenis yang dikelompokkan ke dalam dua kategori besar, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Dari dua jenis tersebut, limfoma Hodgkin adalah kanker kelenjar getah bening yang jarang terjadi, tetapi kondisi ini bisa berbahaya bagi tubuh bila tidak diobati.

Lantas, apa itu lymphoma atau limfoma Hodgkin? Apa penyebab, gejala, dan cara mengobatinya?

Apa itu limfoma Hodgkin?

Limfoma Hodgkin adalah jenis kanker yang terjadi ketika sel limfosit (salah satu jenis sel darah putih) berkembang secara abnormal dan tidak terkendali. Sel limfosit ini tersebar di dalam sistem limfatik yang berada di seluruh tubuh.

Adapun sistem limfatik itu sendiri meliputi kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, kelenjar timus, adenoid dan amandel, pembuluh limfa, dan saluran pencernaan. Sistem ini berperan besar dalam sistem kekebalan tubuh yang membantu melawan infeksi dan penyakit lain.

Pada jenis limfoma Hodgkin, sel abnormal yang muncul umumnya berkembang dari sel limfosit B. Sel limfosit B berperan dalam membuat protein, yang disebut antibodi, untuk membantu melindungi tubuh dari kuman (bakteri dan virus).

Limfoma Hodgkin bisa berawal dari sistem limfatik di manapun. Namun, kondisi ini lebih sering dimulai di kelenjar getah bening bagian atas tubuh, seperti dada, leher, atau bawah lengan. Jenis limfoma ini pun paling sering menyebar dari satu kelenjar getah bening ke getah bening lainnya.

Dalam kasus yang jarang, kanker Hodgkin bisa menyerang aliran darah dan menyebar ke area lain dari tubuh, seperti hati, paru-paru, dan/atau sumsum tulang.

Kanker getah bening Hodgkin dapat terjadi usia berapa pun. Namun, kasus ini lebih sering ditemukan pada dewasa muda sekitar usia 20 tahun dan lansia di atas usia 55 tahun.

Apa saja jenis limfoma Hodgkin?

Kanker limfoma Hodgkin terbagi ke dalam beberapa jenis. Setiap jenis berkembang dan menyebar dengan cara yang berbeda, sehingga pengobatan yang dibutuhkan pun berbeda. Beberapa jenis kanker limfoma Hodgkin adalah:

1. Classic Hodgkin lymphoma

Dilansir dari American Cancer Society, sembilan dari sepuluh kasus limfoma Hodgkin adalah berjenis classic Hodgkin lymphoma. Jenis limfoma ini mengandung jenis sel yang disebut Reed-Sternberg.

Sel Reed-Sternberg adalah sel limfosit B yang abnormal dan menjadi sel kanker. Sel ini memiliki bentuk yang lebih besar dari sel limfosit pada umumnya ketika dilihat di bawah mikroskop. Classic Hodgkin lymphoma terbagi lagi ke dalam beberapa subtipe, yaitu:

  • Nodular sclerosis Hodgkin lymphoma (NSCHL). Subtipe ini umumnya dimulai dari kelenjar getah bening di leher atau dada. Ini merupakan jenis kanker Hodgkin yang paling sering terjadi.
  • Mixed cellularity Hodgkin lymphoma (MCCHL). Subtipe ini umumnya ditemukan pada seseorang yang memiliki riwayat infeksi HIV, anak-anak, atau lansia. Kanker ini dapat bermula dari kelenjar getah bening manapun, tetapi lebih sering terjadi di tubuh bagian atas.
  • Lymphocyte-rich Hodgkin lymphoma. Subtipe ini tidak umum terjadi. Kanker Hodgkin ini biasanya terjadi di bagian atas tubuh dan jarang ditemukan di lebih atau beberapa kelenjar getah bening.
  • Lymphocyte-depleted Hodgkin lymphoma. Subtipe ini sangat jarang terjadi. Seringnya ditemukan pada pasien lansia atau yang mengalami infeksi HIV. Subtipe ini pun lebih agresif dari jenis kanker Hodgkin lainnya, dan paling sering ditemukan di kelenjar getah bening di perut dan limpa, serta di hati dan sumsum tulang.

2. Nodular lymphocyte-predominant Hodgkin lymphoma (NLPHL)

Jenis NLPHL terjadi sebanyak 5 persen dari total kasus limfoma Hodgkin. Pada jenis ini, sel yang ditemukan disebut sel popcorn karena memiliki bentuk yang seperti popcorn. Jenis sel ini pun memiliki bentuk yang besar dan merupakan varian lain dari sel Reed-Sternberg.

NLPHL biasanya dimulai dari kelenjar getah bening di leher dan bawah lengan. Jenis limfoma ini bisa terjadi pada usia berapapun, baik laki-laki maupun perempuan. Tipe kanker Hodgkin ini berkembang secara lambat sehingga pengobatan yang diberikan pun berbeda dengan jenis classic Hodgkin lymphoma. 

Apa gejala kanker limfoma Hodgkin?

Gejala kanker limfoma Hodgkin yang paling umum adalah adanya benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan. Benjolan ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, meski beberapa orang mungkin merasa sakit. Pembengkakan ini pun bisa terasa nyeri atau sakit setelah mengonsumsi minuman beralkohol.

Namun, pembengkakan kelenjar getah bening ini tidak selalu disebabkan oleh limfoma. Kondisi ini pun bisa disebabkan oleh infeksi lainnya. Oleh karena itu, bila ini terjadi pada Anda, sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter untuk memastikan penyebab dari gejala tersebut, terutama bila Anda merasakan gejala limfoma Hodgkin lainnya, seperti:

  • Kelelahan secara terus menerus.
  • Demam.
  • Berkeringat pada malam hari.
  • Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan.
  • Gatal-gatal.
  • Batuk yang tidak kunjung sembuh atau sesak napas.
  • Sakit di bagian perut atau muntah setelah mengonsumsi minuman beralkohol.

Apa penyebab kanker limfoma Hodgkin?

Dokter dan para ahli sebenarnya tidak yakin apa penyebab dari limfoma jenis Hodgkin ini. Namun, penyakit ini bisa terjadi ketika sel limfosit mengalami perubahan atau mutasi genetik.

Mutasi genetik ini menyebabkan sel limfosit berkembang lebih cepat, abnormal, dan tidak terkendali. Sel limfosit abnormal ini kemudian menumpuk di sistem limfatik dan menyebabkan gejala limfoma.

Meskipun penyebab kanker limfoma Hodgkin ini tidak diketahui, beberapa faktor disebut dapat meningkatkan risiko penyakit ini. Faktor-faktor tersebut, yaitu:

  • Berusia antara 15-30 tahun dan di atas 55 tahun.
  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit limfoma, baik Hodgkin maupun non-Hodgkin.
  • Berjenis kelamin laki-laki.
  • Memiliki kondisi medis yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.
  • Pernah terinfeksi virus Epstein-Barr.

Bagaimana cara mengobati limfoma Hodgkin?

Pengobatan limfoma Hodgkin diberikan tergantung pada jenis dan stadium kanker yang dimiliki, usia, dan kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh. Tujuan dari pengobatan ini, yaitu membunuh sel kanker sebanyak mungkin hingga mencapai fase remisi, yaitu ketika gejala tidak lagi muncul dan sel kanker tidak ditemukan kembali.

Adapun beberapa jenis atau cara pengobatan yang umumnya direkomendasikan dokter untuk mengobati limfoma Hodgkin adalah:

  • Kemoterapi

Kemoterapi untuk limfoma Hodgkin biasanya dikombinasikan dengan radioterapi, terutama pada pasien dengan stadium kanker awal. Namun, jenis pengobatan ini juga bisa dilakukan sendiri tanpa dengan radioterapi. Kemoterapi pun biasa dilakukan sebelum transplantasi sumsum tulang.

  • Radioterapi

Radioterapi biasanya dilakukan setelah kemoterapi pada pasien dengan jenis classic Hodgkin lymphoma. Sementara pada pasien nodular lymphocyte-predominant Hodgkin lymphoma stadium awal, radioterapi biasanya dilakukan sendiri.

  •  Transplantasi sumsum tulang

Transplantasi sumsum tulang atau stem cell (sel induk) dilakukan dengan mengganti sel induk sumsum tulang yang sakit dengan sel induk yang sehat. Sebelum prosedur ini dijalankan, umumnya pasien perlu melakukan kemoterapi dan/atau radioterapi terlebih dahulu.

  • Terapi target

Terapi target merupakan pemberian obat yang secara spesifik membunuh sel kanker. Pada terapi target, obat-obatan imunoterapi juga mungkin diberikan, yang bertujuan untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh agar dapat membunuh sel kanker.

Dengan berbagai pengobatan ini, sekitar 85 persen pasien kanker getah bening Hodgkin dapat bertahan hidup hingga lima tahun. Bahkan, sebagian besar dari mereka dapat sembuh. Meski demikian, ada risiko atau efek samping yang mungkin timbul dari pengobatan ini, seperti infertilitas atau terjadinya jenis kanker lain pada masa depan.

Konsultasikan selalu dengan dokter mengenai jenis pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda, termasuk kelebihan dan kekurangan yang mungkin ditimbulkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ragam Obat dan Jenis Pengobatan untuk Mengatasi Leukemia

Leukemia merupakan kanker darah bermula di sumsum tulang, kemudian menyerang darah. Ketahui obat dan jenis pengobatan leukimia selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Darah 4 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Berbagai Cara Pencegahan Leukemia yang Perlu Diterapkan Sejak Dini

Leukemia termasuk salah satu jenis kanker darah yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, penting melakukan pencegahan leukemia sedini mungkin.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Darah 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenali Penyebab dan Berbagai Faktor Risiko Leukemia

Leukemia bisa terjadi pada siapapun. Namun, faktor tertentu dapat meningkatkan risiko terkena leukemia. Ketahui penyebab leukemia di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Darah 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Gejala-gejala Leukemia pada Orang Dewasa yang Perlu Diwaspadai

Gejala leukemia pada orang dewasa kerap mirip dengan tanda penyakit lainnya. Ketahui gejala dan ciri-ciri leukemia melalui artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Darah 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

limfosit tinggi

Apa yang Terjadi Bila Kadar Limfosit Tinggi?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 5 menit
praleukimia myelodysplastic syndrome (sindrom mielodisplasia)

Myelodysplastic Syndrome (Praleukemia)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 6 menit
penyebab hemoglobin hb rendah

4 Penyebab Hemoglobin (Hb) Rendah, dari Anemia Hingga Kanker

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
obat dan pengobatan kanker kelenjar getah bening

Berbagai Obat dan Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening (Limfoma)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 7 menit