Insufisiensi Aorta (kebocoran katup aorta)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Definisi

Apa itu insufisiensi aorta?

Insufisiensi aorta atau kebocoran katup aorta adalah kondisi di mana katup aorta tidak dapat menutup rapat. Hal ini memungkinkan darah mengalir dari aorta (pembuluh darah besar) ke ventrikel kiri (ruang jantung). Insufisiensi aorta menyebabkan suplai darah ke seluruh tubuh berkurang.

Seberapa umum insufisiensi aorta?

Insufisiensi aorta saat ini telah terjadi pada 10.000 orang berusia 30 hingga 60 tahun. Pria lebih berisiko dibandingkan wanita. Meski begitu, penyakit ini dapat menyerang siapa pun pada usia berapa pun.

Tentu saja penyakit ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala insufisiensi aorta?

Sering kali penyakit ini tidak menunjukkan gejala selama bertahun-tahun. Gejala bisa datang perlahan-lahan atau tiba-tiba yang meliputi:

  • Kelelahan
  • Sakit dada
  • Sulit bernapas (terutama saat berbaring)
  • Batuk
  • Sesak napas
  • Pingsan
  • Palpitasi (sensasi jantung yang berdetak)
  • Pembengkakan pada kaki atau perut
  • Mudah lelah apalagi saat Anda melakukan aktivitas.

Kemungkinan terdapat tanda-tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda mempunyai kekhawatiran tertentu mengenai gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda. Tubuh setiap orang berbeda-beda. selalu diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi situasi Anda saat ini.

Penyebab

Apa penyebab insufisiensi aorta?

Penyebab insufisiensi aorta adalah katup aorta yang rusak atau membesar pada bagian bawah aorta. Infeksi seperti demam rematik (biasanya dari infeksi streptokokus) dan endokarditis (infeksi bakteri di dalam jantung) juga dapat mempengaruhi katup. Penyebab lainnya adalah kelainan kongenital misalnya pada katup bikuspid (dua bagian katup, bukan ketiganya).

Cedera yang disebabkan oleh benda tumpul (contohnya dada menubruk setir mobil saat kecelakaan), gangguan jaringan ikat seperti penyakit Marfan, serta hipertensi juga dapat menyebabkan aorta membesar dan insufisiensi aorta pada tahap selanjutnya.

Faktor-faktor risiko

Apa yang dapat meningkatkan risiko saya terkena insufisiensi aorta?

Ada banyak faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko terserang insufisiensi aorta, seperti:

  • Katup aorta rusak: endokarditis, demam rematik, atau stenosis katup aorta juga dapat menyebabkan darah mengalir kembali dari aorta ke jantung.
  • Hipertensi dapat menyebabkan pembesaran bagian bawah aorta.
  • Kelainan kongenital.
  • Penyakit lain: Penyakit Marfan atau ankylosing spondylitis
  • Umur: orang lanjut usia berusia memiliki risiko yang lebih tinggi.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti saran medis. SELALU konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk insufisiensi aorta?

Anda mungkin tidak memerlukan pengobatan jika Anda tidak memiliki gejala atau hanya gejala ringan. Namun, Anda perlu menemui penyedia layanan kesehatan untuk menjalani tes ekokardiogram secara rutin.

Jika tekanan darah Anda cukup tinggi, Anda perlu meminum obat penurun tekanan darah untuk membantu menghambat proses penggummplan pada aorta.

Obat inhibitor ACE dan diuretik (pil air) dapat digunakan untuk mengatasi gejala sedang hingga parah.

Kemungkinan dokter juga akan merekomendasikan rujukan bedah toraks untuk mengantisipasi operasi di kemudian hari.

Tes apakah yang biasa dilakukan untuk insufisiensi aorta?

Selain pemeriksaan fisik, dokter juga dapat melakukan tes-tes berikut untuk mendiagnosis stenosis aorta adalah:

  • EKG
  • Tes treadmill
  • Kateterisasi kardio bagian kiri
  • MRI jantung
  • Transesopagheal Echocardiogram (TEE)

Pengobatan di rumah

Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang bagaimanakah yang dapat membantu mengatasi insufisiensi aorta?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumah dapat membantu Anda mengatasi insufisiensi aorta.

  • Menjalani tes echocardiography secara rutin untuk memantau kondisi Anda.
  • Jika Anda memiliki cacat bawaan atau riwayat operasi, Anda harus meminum antibiotik berdasarkan resep sebelum melakukan prosedur bedah atau perawatan gigi.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, ataupun perawatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Sindrom Metabolik

    Sindrom Metabolik adalah kondisi yang menyebabkan risiko penyakit. Berikut gejala, penyebab, diagnosis, dan pengobatan penyakit ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 2 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Anatomi Tubuh Manusia: Mengenal Sistem-Sistem Organ Manusia

    Anatomi tubuh manusia tersusun atas sel, jaringan, organ, dan sistem organ. Sistem organ manusia terdiri dari kumpulan beberapa organ.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Kesehatan, Informasi Kesehatan 28 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

    Tahukah Anda bahwa mentega dan margarin tidaklah sama? Salah satunya ternyata berisiko bagi jantung, kolesterol, dan berat badan Anda. Yang mana?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Fakta Gizi, Nutrisi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Penyakit Degeneratif

    Penyakit degeneratif adalah penyakit kronis yang memengaruhi pembuluh darah hingga tulang lansia. Yuk, kenali penyakit ini lebih lanjut.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Lansia, Masalah Kesehatan pada Lansia 18 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kelainan jantung langka

    Kelainan Jantung Ada di Sebelah Kanan (Dekstrokardia), Apa Bahayanya?

    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
    gemar makan ikan

    Benarkah Rutin Makan Ikan Turunkan Risiko Stroke dan Gagal Jantung?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
    obat sesak napas

    Obat Sesak Napas yang Mudah Ditemukan di Apotek

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
    penyakit mata pada psoriasis

    Stroke Mata, Ketahui Mulai dari Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit